Jurnal
KONTRIBUSI PENDAPATAN TENAGA KERJA INDUSTRI KERAJINAN RAMBUT TERHADAP TINGKAT PENDIDIKAN ANAK DI DESA KARANGBANJAR KECAMATAN BOJONGSARI KABUPATEN PURBALINGGA
Edu Geography · Vol. 1 No. 2 (2013)
- ISSN
- 2549-0346, 2252-6684
- Terbit
- 2013-06-14
- Penerbit
- Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Industri merupakan salah satu sektor ekonomi yang memegang peranan penting. Tingkat pendidikan diasumsikan dapat mewakili kualitas tenaga kerja, tetapi tingkat pendidikan masyarakatnya sebagian besar berpendidikan tamat SD/ Sederajat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi pendapatan tenaga kerja industri kerajinaan rambut terhadap tingkat pendidikan anak dan mengetahui persentase tiap tingkat pendidikan anak dari tenaga kerja industri kerajinan rambut di Desa Karangbanjar Kecamatan Bojongsari Kabupaten Purbalingga. Pengambilan sampel menggunakansimple random sampling, dengan sampel sebanyak 82 orang. Penelitian ini menggunakan metode kuntitatif. Data dikumpulkan dengan kuesioner, wawancara, observasi, dokumentasi, dianalisis dengan deskriptif persentase dan regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan pendapatan tenaga kerja industri kerajinaan rambut berkontribusi terhadap tingkat pendidikan anak sebesar kontribusi pendapatan tenaga kerja industri kerajinaan rambut terhadap tingkat pendidikan anak dengan kontribusi sebesar 32,7%. Besarnya persentase pendidikan yaitu anak tidak sekolah 3,40%, SD 23,80%, SMP 19,80%, SMA 38,30% dan Perguruan Tinggi 4,70%. Kesimpulan penelitian ini yaitu pendapatan tenaga kerja tinggi dan berkontribusi terhadap tingkat pendidikan anak. Saran yang diajukan yaitu sebaiknya tenaga kerja lebih meningkatkan keterampilan melalui pelatihan, dan pemerintah lebih memberikan perhatian untuk tenaga kerja dengan pelatihan dan penyuluhan untuk meningkatkan pendapatan sehingga biaya pendidikan dapat terpenuhi.Industry is one of the economic sectors that handling important role. The education levels are assumed can be represent the quality of the manpower, but the education levels of society largely educated elementary school/ same degree. The purpose of this research is to know the contribution of manpower incomes haircraft industry to the children’seducation levelsand to know percentage of children’s education levels of the manpower haircraft industry in the Karangbanjar village Bojongsari Purbalingga district. The removal sampling use simple random sampling, with samples as many as 82 people. This research use quantity method. The data was collected with questionnaires, interviews, observation, documentation, analyzed with descriptive percentages and regression analysis. The research showed thats the incomesof manpower haircraft industry contributes to the children’s education levelswith contribution to 32.7%. The percentage of education is children who are not schooling as much as 3.40%, elementary school 23.80%, junior high school 19.80%, senior high school 38.30% and high institution 4.70%.The conclusion of this research isincome of the manpower is high and contributed to the children’s education levels.Suggestions put forward is the manpower should more increase the skill with training and the government should give more attention to the manpower with providing training and information toincrease the incomes so cost of their children’s education can be fulfilled.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 152 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- University of Brawijaya
- State University of Semarang
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Erni Suharini | Afiliasi tidak diketahui | 8 |
| Saptono Putro | University of Brawijaya | 6 |
| Puji Hardati | Afiliasi tidak diketahui | 6 |
| Eva Banowati | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Dewi Liesnoor Setyowati | State University of Semarang | 4 |
| Sriyono Sriyono | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Sriyanto Sriyanto | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Juhadi Juhadi | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Ananto Aji | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Tjaturahono Budi Sanjoto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Suroso Suroso | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Arifatun Rizka Amalia | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Andi Irwan Benardi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Ferani Mulianingsih | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Muh. Sholeh | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Ariyani Indrayati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Supriyadi Supriyadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ervando Tommy Al-hanif | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mohammad Syifauddin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Herlambang Fadlan Sejati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Puneet Iyer | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Afkar Jihad Al-afghani Afkar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Bella Zulfia Aisyatul Wahidah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Heri Tjahjono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nina Rosiana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| R Sugiyanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| tahmid fitrianto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Agus Arifin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tukidi Tukidi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nurdianto Nurdianto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dewi Liesnoor Setyawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sudharmono Sudharmono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Meriena Mustikaning Kussusilo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| sri nata saputri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wahyu Setyaningsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Aji Setiyo Nugroho | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Delia Ekky Cahyani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.