Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

HUBUNGAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA DALAM MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI DI SMA N 12 SEMARANG

Edu Geography · Vol. 4 No. 3 (2017) · hlm. 29–34

ISSN
2549-0346, 2252-6684
Terbit
2017-03-28
Penerbit
Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat aktivitas belajar siswa dalam model pembelajaran kooperatif dan untuk mengetahui seberapa besar hubungan aktivitas belajar siswa dalam model pembelajaran kooperatif dengan hasil belajar geografi. Pengambilan data diperoleh dengan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa dalam model kooperatif tergolong tinggi. Dikatakan tinggi karena mayoritas siswa bertanggung jawab pada tugas yang diberikan dan kerja sama antar siswa yang terjalin. Selain itu, hasil uji korelasi product moment menunjukkan bahwa hubungannya tinggi antara aktivitas belajar siswa dalam model pembelajaran kooperatif dengan hasil belajar. Dengan demikian, dalam kegiatan pembelajaran siswa yang mempunyai aktivitas belajar dalam model pembelajaran kooperatif yang tinggi maka akan mendapatkan hasil belajar yang tinggi pula. Saran, pada aktivitas siswa yang masih tergolong rendah perlu adanya perbaikan, yaitu siswa terus berlatih berkomunikasi dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar, dan menerima pendapat siswa lainnya. This study aims to know how much the improvement of students learning activity using cooperative learning model and to know how much the correlation of learning activities in cooperative learning with learning outcomes geography. The data collection gained by the observation and documentation. The use of statistical analyses of the product moment correlation and descriptive statistical. The results of the study shows that students learning activity in cooperative model is in high category. It can be said because the majority of students are responsible for the task given and cooperation among students of being interwoven. In addition, the results of the product moment correlation showed that the impact high between the activity of student learning in the model of cooperative learning towards learning outcomes. Thus, in students learning activity who have learning activities in high cooperative, they will get learning outcomes which also high. The suggestion, in the students activity which is still relatively low need to be improved, that students need to practice to communicate using good and right Indonesian language, and accept the opinion from other students.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 152 tautan kepenulisan bersama · 1 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • University of Brawijaya
  • Diponegoro University
  • Universitas Islam Negeri Salatiga
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Sriyono SriyonoAfiliasi tidak diketahui5
Erni SuhariniAfiliasi tidak diketahui4
Hariyanto HariyantoAfiliasi tidak diketahui4
Wahyu SetyaningsihAfiliasi tidak diketahui4
Heri TjahjonoAfiliasi tidak diketahui4
Juhadi JuhadiAfiliasi tidak diketahui3
Dewi Liesnoor SetyowatiState University of Semarang3
Andi Irwan BenardiAfiliasi tidak diketahui3
Muhammad Dwi Utomo AjiAfiliasi tidak diketahui3
Apik Budi SantosoAfiliasi tidak diketahui3
Sriyanto SriyantoAfiliasi tidak diketahui3
Puji HardatiAfiliasi tidak diketahui3
Tjaturahono Budi SanjotoAfiliasi tidak diketahui3
Rahma HayatiAfiliasi tidak diketahui2
Dwi Ayu LestariAfiliasi tidak diketahui2
Ariyani IndrayatiAfiliasi tidak diketahui2
Saptono PutroUniversity of Brawijaya2
Yassirli AmriAfiliasi tidak diketahui2
Fahrudin HanafiAfiliasi tidak diketahui2
Lina HerlinaDiponegoro University1
Nana Kariada Tri MartutiState University of Semarang1
Lutfian NazarAfiliasi tidak diketahui1
Mochamad Zanuar Imam FaizinAfiliasi tidak diketahui1
Bayu ArdhiansyahAfiliasi tidak diketahui1
Muh. SholehAfiliasi tidak diketahui1
Bella Zulfia Aisyatul WahidahAfiliasi tidak diketahui1
Lucky Hikmatun Nazal FurqonAfiliasi tidak diketahui1
Indah Nur SyafiraAfiliasi tidak diketahui1
Heri TjahonoAfiliasi tidak diketahui1
Muhamad FadliAfiliasi tidak diketahui1
agus wahit rohmanAfiliasi tidak diketahui1
Agus PurnomoUniversitas Islam Negeri Salatiga1
Tukidi TukidiAfiliasi tidak diketahui1
Bregas Widya PratamaAfiliasi tidak diketahui1
Dini Yuniar SafitriAfiliasi tidak diketahui1
Edi PranotoAfiliasi tidak diketahui1
Nurul SafaridaAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA DALAM MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI DI SMA N 12 SEMARANG</dc:title>
	<dc:creator>Prayogo, Doni</dc:creator>
	<dc:creator>Aji, Ananto</dc:creator>
	<dc:creator>Suroso, Suroso</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat aktivitas belajar siswa dalam model pembelajaran kooperatif dan untuk mengetahui seberapa besar hubungan aktivitas belajar siswa dalam model pembelajaran kooperatif dengan hasil belajar geografi. Pengambilan data diperoleh dengan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa dalam model kooperatif tergolong tinggi. Dikatakan tinggi karena mayoritas siswa bertanggung jawab pada tugas yang diberikan dan kerja sama antar siswa yang terjalin. Selain itu, hasil uji korelasi product moment menunjukkan bahwa hubungannya tinggi antara aktivitas belajar siswa dalam model pembelajaran kooperatif dengan hasil belajar. Dengan demikian, dalam kegiatan pembelajaran siswa yang mempunyai aktivitas belajar dalam model pembelajaran kooperatif yang tinggi maka akan mendapatkan hasil belajar yang tinggi pula. Saran, pada aktivitas siswa yang masih tergolong rendah perlu adanya perbaikan, yaitu siswa terus berlatih berkomunikasi dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar, dan menerima pendapat siswa lainnya.
This study aims to know how much the improvement of students learning activity using cooperative learning model and to know how much the correlation of learning activities in cooperative learning with learning outcomes geography. The data collection gained by the observation and documentation. The use of statistical analyses of the product moment correlation and descriptive statistical. The results of the study shows that students learning activity in cooperative model is in high category. It can be said because the majority of students are responsible for the task given and cooperation among students of being interwoven. In addition, the results of the product moment correlation showed that the impact high between the activity of student learning in the model of cooperative learning towards learning outcomes. Thus, in students learning activity who have learning activities in high cooperative, they will get learning outcomes which also high. The suggestion, in the students activity which is still relatively low need to be improved, that students need to practice to communicate using good and right Indonesian language, and accept the opinion from other students.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2017-03-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/edugeo/article/view/13749</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Edu Geography; Vol 4 No 3 (2016); 29-34</dc:source>
	<dc:source>2549-0346</dc:source>
	<dc:source>2252-6684</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/edugeo/article/view/13749/7528</dc:relation>
</oai_dc:dc>