Jurnal
KENDALA SISWA DALAM PELAKSANAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI MADRASAH ALIYAH NEGERI BATANG TAHUN PELAJARAN 2015/2016
Edu Geography · Vol. 5 No. 1 (2017) · hlm. 57–62
- ISSN
- 2549-0346, 2252-6684
- Terbit
- 2017-03-28
- Penerbit
- Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Berdasarkanpelaksanaan modelpembelajaran kooperatif dalam mata pelajaran geografi memiliki nilai ketuntasan yang bervariasikhususnyapada model Make a Match nilaiketuntasanlebih rendah dibandingkan modelNumber Heads TogetherdanExample Non Example. Diindikasikan terdapat kendala dalam pelaksanaanmodel kooperatifpadamatapelajarangeografi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala yang dialami siswa dalam modelpembelajaran kooperatif pada matapelajarangeografi di MadrasahAliyah Negeri Batang. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Dalam pelaksanaan model kooperatifpada mata pelajaran Geografi di MadrasahAliyah Negeri Batang mempunyai kategori yang cukup terkendala, ditinjau dari empat aspek karakteristik yaitu dalam kesiapanmateri meliputi pencarian dan pemanfaatan sumber belajar pada siswa belum maksimal,padaaspekpemahamankonsepyaitusiswatidakdapatmerumuskan danmendeskripsikanjawaban, selanjutnya dalam memadukan konsep siswa hanya mampu mengenali, mengelompokan dan menghubungkan fakta berdasarkan satu buku sajakemudianpada saat mengkontraskan dan mengevaluasi konsepbarurata-rata siswa masih kesulitan, pada tahap pengembangankonsep siswa menjelaskan konsep baru dengan bahasa yang kurang bisa dipahami, siswa tidak mampu dalam mengemukakan ide (pasif).Diajukan saran agar siswa sering dilatih membaca berbagai referensi sumber belajarsepertijurnalmaupunreferensilainnyadari internet. The implementation of cooperative learning model in the geography subject has a variety of minimum standard mastery that is Make a Match model has lower minimum standard mastery than Number Heads Together and Example Non-Example model. It was indicated that there are constraints in the implementation of the cooperative learning model in geography subject. This study aims to determine the constraints experienced by the students in cooperative learning model in the geography subject at State Islamic Senior High School Batang. This study is designed in quantitative descriptive approach. In the implementation of cooperative model in geography subjects at State Islamic Senior High School Batang has this quite constrained categories, first, in terms of the four aspects characteristics, namely in the preparation of material including the search and use of learning resources for students has not yet maximized, second, in the aspect of understanding the concept that students are not able to define and describe the answer, then in combining the concepts students were only able to identify, categorize and connect the facts based on one book, then when contrasting and evaluating the new concept of the average student is still struggling, at the stage of concept development of students explains new concepts with less understandable language, students are not capable of expressing ideas (passive). Submitted suggestions that the students are often trained to read various references of learning resources such as journals and other reference from the internet.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 113 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Universitas Islam Negeri Salatiga
- University of August 17, 1945 Banyuwangi
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Dewi Liesnoor Setyowati | State University of Semarang | 3 |
| Erni Suharini | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Sriyanto Sriyanto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Ananto Aji | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Hariyanto Hariyanto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Heri Tjahjono | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Dwi Ayu Lestari | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Wahyu Setyaningsih | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Apik Budi Santoso | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| agus wahit rohman | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Agus Purnomo | Universitas Islam Negeri Salatiga | 1 |
| Tukidi Tukidi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Bregas Widya Pratama | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dini Yuniar Safitri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tjaturahono Budi Sanjoto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Edi Pranoto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Doni Prayogo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Puji Hardati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Adhitya Natakusuma | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ganes Nalisa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Laras Sih Sugiarti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mohammad Nur suprapto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wiwid Bangun Mulyadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dwi Widawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sriyono Sriyono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tika Mauliya Agustin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Haryanto Haryanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Khairul Ismi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Arum Uktiani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Endhar Gilang Pradipta | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Samrotul Rizqiyah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sunarko Sunarko | University of August 17, 1945 Banyuwangi | 1 |
| Denny Zebyan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wisnu Kurniawan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Putra Muhammad Rifqi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Qonitath Bella Islami | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nugraha Rangga Abdi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Aji Ananto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.