Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PARTISIPASI PETANI KENTANG DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA DI DATARAN TINGGI DIENG (Studi Kasus di Desa Sembungan Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo)

Edu Geography · Vol. 4 No. 3 (2017) · hlm. 35–41

ISSN
2549-0346, 2252-6684
Terbit
2017-03-28
Penerbit
Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi pariwisata sebelum pengembangan pariwisata, mengetahui kondisi pariwisata sesudah pengembangan pariwisata dan mengetahui partisipasi petani kentang dalam pengembangan pariwisata. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani kentang yang ada di Desa Sembungan dengan jumlah 652 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling, dengan perhitungan rumus Solvin dapat diambil sampel dengan jumlah 87 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi lapangan, studi literatur, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif persentase. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa sebelum pengembangan pariwisata pengelola wisata terkendala dengan pendanaan serta masih kurangnya dukungan dari masyarakat maupun pemerintah. Setelah pengembangan pariwisata fasilitas tersedia dengan baik, serta mulai ada dukungan dari masyarakat maupun keterlibatan pemerintah maupun swasta. Partisipasi petani kentang dalam pengambilan keputusan pengembangan pariwisata masuk kedalam kriteria sedang dengan skor 64,59%, dalam pelaksanaan masuk kedalam kriteria sedang yaitu 66,14%, kemudian dalam pemantauan dan evaluasi 49,17% masuk kedalam kriteria rendah, dan dalam pemanfaatan masuk kedalam kriteria tinggi dengan skor 81,37%. This research aimed to analyze tourism condition before tourism development, knowing the tourism condition after the development and the participation of potatoe farmers in tourism development. Population in this research was the entire potatoe farmers existed in Sembungan field with total 652 people. Sampling technique used was Purposive Sampling, by using Solvin formula could be taken by 87 people. The data collecting technique used field observation, literary studies, interview, questionnaires, and documentation. The data analysis used was percentage descriptive. The result of this research known that before tourism development, the tourism organizer constraint by funding by funding and the lack of support from people and government. After tourism development the tourism facility was available, moreover support from people and government or private appeared. Potatoe farmers participation was about 64,59%, in implementation included in medium criterion was 66,14%, then in observation and evaluation 49,17% included in low criterion, and the profit included in high criterion was about 81,37%.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 147 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • University of August 17, 1945 Banyuwangi
  • State University of Semarang
  • Universitas Yudharta Pasuruan
  • Universitas Sumatera Utara
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Heri TjahjonoAfiliasi tidak diketahui5
Moch. ArifienAfiliasi tidak diketahui5
Apik Budi SantosoAfiliasi tidak diketahui4
Eva BanowatiAfiliasi tidak diketahui4
darwanta darwantaAfiliasi tidak diketahui3
Andi Irwan BenardiAfiliasi tidak diketahui3
Saptono PutroAfiliasi tidak diketahui3
Suroso SurosoAfiliasi tidak diketahui3
Sunarko SunarkoUniversity of August 17, 1945 Banyuwangi3
Wahyu SetyaningsihAfiliasi tidak diketahui3
Ananto AjiAfiliasi tidak diketahui3
Tukidi TukidiAfiliasi tidak diketahui2
Retno Salaras MahatiAfiliasi tidak diketahui2
Arifatun Rizka AmaliaAfiliasi tidak diketahui2
Vina Nurul HusnaAfiliasi tidak diketahui2
Juhadi JuhadiAfiliasi tidak diketahui2
Dewi Liesnoor SetyowatiState University of Semarang2
Hairumini HairuminiAfiliasi tidak diketahui2
Aprillia FindayaniAfiliasi tidak diketahui2
Suharno SuharnoAfiliasi tidak diketahui1
Maria L. SimonapendiAfiliasi tidak diketahui1
Puguh SujartaAfiliasi tidak diketahui1
Suriani Br SurbaktiAfiliasi tidak diketahui1
Farmawaty FarmawatyAfiliasi tidak diketahui1
November Ekber ManyeromAfiliasi tidak diketahui1
Suwito SuwitoAfiliasi tidak diketahui1
Frans A. AsmurufAfiliasi tidak diketahui1
Himawan HimawanAfiliasi tidak diketahui1
Alowisya FutwenbunAfiliasi tidak diketahui1
Naomi M SimamoraAfiliasi tidak diketahui1
Tika RomadhoniAfiliasi tidak diketahui1
Amir MahmudUniversitas Yudharta Pasuruan1
Satya Budi NugrahaAfiliasi tidak diketahui1
Ni'maturrodhiyah Ni'maturrodhiyahAfiliasi tidak diketahui1
Edi KurniawanUniversitas Sumatera Utara1
Tiesya Valvina PramayselaAfiliasi tidak diketahui1
Erin Dian WinarniAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PARTISIPASI PETANI KENTANG DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA DI DATARAN TINGGI DIENG  (Studi Kasus di Desa Sembungan Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo)</dc:title>
	<dc:creator>Saputro, Eko Adi</dc:creator>
	<dc:creator>Sanjoto, Tjaturahono Budi</dc:creator>
	<dc:creator>Sriyanto, Sriyanto</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi pariwisata sebelum pengembangan pariwisata, mengetahui kondisi pariwisata sesudah pengembangan pariwisata dan mengetahui partisipasi petani kentang dalam pengembangan pariwisata. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani kentang yang ada di Desa Sembungan dengan jumlah 652 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling, dengan perhitungan rumus Solvin dapat diambil sampel dengan jumlah 87 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi lapangan, studi literatur, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif persentase. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa sebelum pengembangan pariwisata pengelola wisata terkendala dengan pendanaan serta masih kurangnya dukungan dari masyarakat maupun pemerintah. Setelah pengembangan pariwisata fasilitas tersedia dengan baik, serta mulai ada dukungan dari masyarakat maupun keterlibatan pemerintah maupun swasta. Partisipasi petani kentang dalam pengambilan keputusan pengembangan pariwisata masuk kedalam kriteria sedang dengan skor 64,59%, dalam pelaksanaan masuk kedalam kriteria sedang yaitu 66,14%, kemudian dalam pemantauan dan evaluasi 49,17% masuk kedalam kriteria rendah, dan dalam pemanfaatan masuk kedalam kriteria tinggi dengan skor 81,37%.
This research aimed to analyze tourism condition before tourism development, knowing the tourism condition after the development and the participation of potatoe farmers in tourism development. Population in this research was the entire potatoe farmers existed in Sembungan field with total 652 people. Sampling technique used was Purposive Sampling, by using Solvin formula could be taken by 87 people. The data collecting technique used field observation, literary studies, interview, questionnaires, and documentation. The data analysis used was percentage descriptive. The result of this research known that before tourism development, the tourism organizer constraint by funding by funding and the lack of support from people and government. After tourism development the tourism facility was available, moreover support from people and government or private appeared. Potatoe farmers participation was about 64,59%, in implementation included in medium criterion was 66,14%, then in observation and evaluation 49,17% included in low criterion, and the profit included in high criterion was about 81,37%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2017-03-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/edugeo/article/view/13753</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Edu Geography; Vol 4 No 3 (2016); 35-41</dc:source>
	<dc:source>2549-0346</dc:source>
	<dc:source>2252-6684</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/edugeo/article/view/13753/7531</dc:relation>
</oai_dc:dc>