Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengaruh Pendidikan, Usia Kawin Pertama, dan Lama Penggunaan Alat Kontrasepsi Terhadap Fertilitas di Kecamatan Buayan Kabupaten Kebumen Tahun 2017

Edu Geography · Vol. 6 No. 1 (2018) · hlm. 16–23

ISSN
2549-0346, 2252-6684
Terbit
2018-06-10
Penerbit
Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

The aimed of this reasearch was to know about the education, the first age marriage of, the long time of women who got married use contraception, the fertility at Purbowangi and Semampir Village, to know the influence of education, first marriage age, and duration of use of contraceptives to fertility in Purbowangi Village and Semampir Village Buayan District Kebumen Regency. The popolation of this research at Purbowangi village was about 1961 people, at Semampir Village was about 450 people. The sample from Purbowangi Village was about 95 people, at Semampir was about 82 people. The methode was taken by random sampling. The data was collected by observation, questionaire, interview, analysed data was used General Fertility Rate, statistic deskription and double linier regression. The results of this research were the education of women fertility who have married at Purbowangi village was 9 years and Semampir Village was 8 years, the first age marriage of fertile women who have married at Purbowangi village was 19 years old and at Semampir village was 20 years old, the long time of fertile women who got married use contraception at Purbowangi village was 10 years and at Semampir village was 9 years, the mean fertility women who got married is 3 childs at Purbowangi village and Semampir village, the education variable and the variable of long time using contraception influenced the fertility at Purbowangi village, and the variable of time using contraception influenced the level of fertility at Semampir village. The conclusions of this research were the fertility at Semampir Village is more higher than Purbowangi village, the time of using contraseption influenced the fertility level of Purbowangi and Semampir village. The suggestions of this reaserch were the fertile women who got married should follow family planning program after childbirth Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pendidikan, mengetahui usia kawin pertama, mengetahui lama penggunaan alat kontrasepsi, mengetahui fertilitas wanita usia subur yang telah menikah di Desa Purbowangi dan Desa Semampir, mengetahui pengaruh pendidikan, usia kawin pertama, dan lama penggunaan alat kontrasepsi terhadap fertilitas di Desa Purbowangi dan Desa Semampir Kecamatan Buayan Kabupaten Kebumen. Populasi penelitian yaitu wanita usia suburdi Desa Purbowangi sebanyak 1961 orang, dan di Desa Semampir 450 orang. Sampel penelitian ini yaitu 95 orang di Desa Purbowangi dan 82 orang di Desa Semampir. Metode penelitian ini yaitu kuantitatif. Analisis data menggunakan teknik Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian ini yaitu pendidikan wanita usia subur yang telah menikah di Desa Purbowangi yaitu 9 tahun dan Desa Semampir yaitu 8 tahun, usia kawin pertama wanita usia subur di Desa Purbowangi yaitu19 tahun dan Desa Semampir yaitu 20 tahun,lama penggunaan alat kontrasepsi di Desa Semampir yaitu 10 tahun dan Desa Semampir yaitu 9 tahun, rata-rata fertilitas wanita uisa subur di Desa Purbowangi dan Desa Semampir yaitu 3 anak, variabel pendidikan dan lama penggunaan alatkontrasepsi mempengaruhi fertilitas wanita usia subur di Desa Semampir sedangkan usia kawin pertama dan lama penggunaan alat kontrasepsi mempengaruhi fertilitas wanita usia subur di Desa Semampir. Kesimpulan lama pendidikan wanita usia subur yang telah menikah di Desa Purbowangi lebih lama 1 tahun daripada di Desa Semampir, lama penggunaan alat kontrasepsi sama-sama mempengaruhi tingkat fertilitas di Desa Purbowangi dan di Desa Semampir. Sarannya yaitu wanita usia subur yang telah menikah segera mengikuti program KB setelah masa nifas berhenti

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 169 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • University of Brawijaya
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Hariyanto HariyantoAfiliasi tidak diketahui8
Sriyono SriyonoAfiliasi tidak diketahui6
Dewi Liesnoor SetyowatiState University of Semarang5
Andi Irwan BenardiAfiliasi tidak diketahui5
Eva BanowatiAfiliasi tidak diketahui4
Ariyani IndrayatiAfiliasi tidak diketahui4
Moch. ArifienAfiliasi tidak diketahui4
Satya Budi NugrahaAfiliasi tidak diketahui4
Ananto AjiAfiliasi tidak diketahui4
SriyantoAfiliasi tidak diketahui3
Wahyu SetyaningsihAfiliasi tidak diketahui3
Rahma HayatiAfiliasi tidak diketahui3
Sriyanto SriyantoAfiliasi tidak diketahui2
Tukidi TukidiAfiliasi tidak diketahui2
Erni SuhariniAfiliasi tidak diketahui2
Apik Budi SantosoAfiliasi tidak diketahui2
Tjaturahono Budi SanjotoAfiliasi tidak diketahui2
Juhadi JuhadiAfiliasi tidak diketahui2
Kukuh IndartoAfiliasi tidak diketahui2
Satyanta ParmanAfiliasi tidak diketahui2
Viera WardhaniUniversity of Brawijaya1
Siswanto SiswantoAfiliasi tidak diketahui1
Thriwaty ArsalAfiliasi tidak diketahui1
Muh. SholehAfiliasi tidak diketahui1
Deby Luriawati NaryatmojoAfiliasi tidak diketahui1
Andri Sumihar SimbolonAfiliasi tidak diketahui1
Nur FauziyahAfiliasi tidak diketahui1
Andina Ahya PrameswariAfiliasi tidak diketahui1
Dwi JatmikoAfiliasi tidak diketahui1
Novia Retno NingsihAfiliasi tidak diketahui1
Hartini HartiniAfiliasi tidak diketahui1
Sutardji SutardjiAfiliasi tidak diketahui1
Anisa RistiyaniAfiliasi tidak diketahui1
Niken NilapaksiAfiliasi tidak diketahui1
Dina Widya EristaAfiliasi tidak diketahui1
Danang SarjonoAfiliasi tidak diketahui1
Ika Yunita SariAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Pendidikan, Usia Kawin Pertama, dan Lama Penggunaan Alat Kontrasepsi Terhadap Fertilitas di Kecamatan Buayan Kabupaten Kebumen Tahun 2017</dc:title>
	<dc:creator>Maharani, Evanita</dc:creator>
	<dc:creator>Hardati, Puji</dc:creator>
	<dc:creator>Putro, Saptono</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">The aimed of this reasearch was to know about the education, the first age marriage of, the long time of women who got married use contraception, the fertility at Purbowangi and Semampir Village, to know the influence of education, first marriage age, and duration of use of contraceptives to fertility in Purbowangi Village and Semampir Village Buayan District Kebumen Regency. The popolation of this research at Purbowangi village was about 1961 people, at Semampir Village was about 450 people. The sample from Purbowangi Village was about 95 people, at Semampir was about 82 people. The methode was taken by random sampling. The data was collected by observation, questionaire, interview, analysed data was used General Fertility Rate, statistic deskription and double linier regression. The results of this research were the education of women fertility who have married at Purbowangi village was 9 years and Semampir Village was 8 years, the first age marriage of fertile women who have married at Purbowangi village was 19 years old and at Semampir village was 20 years old, the long time of fertile women who got married use contraception at Purbowangi village was 10 years and at Semampir village was 9 years, the mean fertility women who got married is 3 childs at Purbowangi village and Semampir village, the education variable and the variable of long time using contraception influenced the fertility at Purbowangi village, and the variable of time using contraception influenced the level of fertility at Semampir village. The conclusions of this research were the fertility at Semampir Village is more higher than Purbowangi village, the time of using contraseption influenced the fertility level of Purbowangi and Semampir village. The suggestions of this reaserch were the fertile women who got married should follow family planning program after childbirth
Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pendidikan, mengetahui usia kawin pertama, mengetahui lama penggunaan alat kontrasepsi, mengetahui fertilitas wanita usia subur yang telah menikah di Desa Purbowangi dan Desa Semampir, mengetahui pengaruh pendidikan, usia kawin pertama, dan lama penggunaan alat kontrasepsi terhadap fertilitas di Desa Purbowangi dan Desa Semampir Kecamatan Buayan Kabupaten Kebumen. Populasi penelitian yaitu wanita usia suburdi Desa Purbowangi sebanyak 1961 orang, dan di Desa Semampir 450 orang. Sampel penelitian ini yaitu 95 orang di Desa Purbowangi dan 82 orang di Desa Semampir. Metode penelitian ini yaitu kuantitatif. Analisis data menggunakan teknik Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian ini yaitu pendidikan wanita usia subur yang telah menikah di Desa Purbowangi yaitu 9 tahun dan Desa Semampir yaitu 8 tahun, usia kawin pertama wanita usia subur di Desa Purbowangi yaitu19 tahun dan Desa Semampir yaitu 20 tahun,lama penggunaan alat kontrasepsi di Desa Semampir yaitu 10 tahun dan Desa Semampir yaitu 9 tahun, rata-rata fertilitas wanita uisa subur di Desa Purbowangi dan Desa Semampir yaitu 3 anak, variabel pendidikan dan lama penggunaan alatkontrasepsi mempengaruhi fertilitas wanita usia subur di Desa Semampir sedangkan usia kawin pertama dan lama penggunaan alat kontrasepsi mempengaruhi fertilitas wanita usia subur di Desa Semampir. Kesimpulan lama pendidikan wanita usia subur yang telah menikah di Desa Purbowangi lebih lama 1 tahun daripada di Desa Semampir, lama penggunaan alat kontrasepsi sama-sama mempengaruhi tingkat fertilitas di Desa Purbowangi dan di Desa Semampir. Sarannya yaitu wanita usia subur yang telah menikah segera mengikuti program KB setelah masa nifas berhenti</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2018-06-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/edugeo/article/view/23588</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Edu Geography; Vol 6 No 1 (2018): Vol 6 No 1 (2018); 16-23</dc:source>
	<dc:source>2549-0346</dc:source>
	<dc:source>2252-6684</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/edugeo/article/view/23588/10992</dc:relation>
</oai_dc:dc>