Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG PERKAWINAN USIA DINI (Studi di Desa Pendem, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara)

Edu Geography · Vol. 8 No. 2 (2020) · hlm. 107–112

ISSN
2549-0346, 2252-6684
Terbit
2020-09-25
Penerbit
Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Earlymarriage is a problem that exists in Indonesia. One of five teenagers get married inchildhood. Pendem Village becam the highest village of earl marriage in Jepara Regency during2015-2018 with 19 early marriage. This study aims to determine the knowledge and attitudes ofadoslescents about early marriage and the efforts of the goverment (stakeholders) in prevention ofearly marriage.the population in this study consisted of 625 Pendem Village adolescents with asample of 86 adolescents and 7 stakeholders in Jepara Regency. Data collections is done by tests,questionnaires, interview and documentation. Data analysis uses descriptive percentages withquantitative and qualitative approaches. The results showed that adolescents in Pendem Villagehad knowledge of early marriage of 67.4% or included in the high category. The attitude ofPendem Village adolescents about early marriage is included in the good category with a yield of75.74%. Perkawinan Usia dini merupakan permasalahan yang ada di Indonesia. Satu dari limaremaja muda menikah di masa kecil. Desa Pendem menjadi desa tertinggi perkawinandini di Kabupaten Jepara selama tahun 2015-2018 dengan 19 perkawinan dini.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan sikap remaja tentangperkawinan usia dini serta upaya pemerintah (stakeholder) dalam pencegahanperkawinan usia dini. Populasi dalam penelitian ini aterdiri dari 625 remaja DesaPendem dengan sampel 86 remaja dan 7 stakholder di Kabupaten Jepara. Pengumpulandata dilakukan dengan tes, kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Analisis datamenggukan deskriptif persentase dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa remaja di Desa Pendem memiliki pengetahuan tentangperkawinan dini sebesar 67,4% atau termasuk dalam kategori tinggi. Sikap remaja DesaPendem tentang perkawinan usia dini termasuk dalam kategori baik dengan hasil75,47%.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 120 tautan kepenulisan bersama · 2 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • University of Brawijaya
  • Sebelas Maret University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Puji HardatiAfiliasi tidak diketahui6
Sriyono SriyonoAfiliasi tidak diketahui6
Andi Irwan BenardiAfiliasi tidak diketahui5
Hariyanto HariyantoAfiliasi tidak diketahui5
SriyantoAfiliasi tidak diketahui3
Sriyanto SriyantoAfiliasi tidak diketahui2
Tukidi TukidiAfiliasi tidak diketahui2
Wahyu SetyaningsihAfiliasi tidak diketahui2
Apik Budi SantosoAfiliasi tidak diketahui2
Ananto AjiAfiliasi tidak diketahui2
Viera WardhaniUniversity of Brawijaya1
Siswanto SiswantoSebelas Maret University1
Muh. SholehAfiliasi tidak diketahui1
Deby Luriawati NaryatmojoAfiliasi tidak diketahui1
Andri Sumihar SimbolonAfiliasi tidak diketahui1
Nur FauziyahAfiliasi tidak diketahui1
Andina Ahya PrameswariAfiliasi tidak diketahui1
Tjaturahono Budi SanjotoAfiliasi tidak diketahui1
Dwi JatmikoAfiliasi tidak diketahui1
Juhadi JuhadiAfiliasi tidak diketahui1
Novia Retno NingsihAfiliasi tidak diketahui1
Hartini HartiniAfiliasi tidak diketahui1
Sutardji SutardjiAfiliasi tidak diketahui1
Anisa RistiyaniAfiliasi tidak diketahui1
Dina Widya EristaAfiliasi tidak diketahui1
Kukuh IndartoAfiliasi tidak diketahui1
Ariyani IndrayatiAfiliasi tidak diketahui1
Dea Halimatus SyadiahAfiliasi tidak diketahui1
Arsi Surya PrasantaAfiliasi tidak diketahui1
Moch. ArifienAfiliasi tidak diketahui1
Annis FaridaAfiliasi tidak diketahui1
Nafi’atul UliaAfiliasi tidak diketahui1
Evanita MaharaniAfiliasi tidak diketahui1
Nadya Riski PrasetyaAfiliasi tidak diketahui1
Shinta RomantikaAfiliasi tidak diketahui1
Susetyo Hadi PurnomoAfiliasi tidak diketahui1
Susetya Wicaksono SatwikaAfiliasi tidak diketahui1
Kukuh Imam CahyadiAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG PERKAWINAN USIA DINI (Studi di Desa Pendem, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara)</dc:title>
	<dc:creator>Dewi, Fransiska Novita</dc:creator>
	<dc:creator>Putro, Saptono</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Earlymarriage is a problem that exists in Indonesia. One of five teenagers get married inchildhood. Pendem Village becam the highest village of earl marriage in Jepara Regency during2015-2018 with 19 early marriage. This study aims to determine the knowledge and attitudes ofadoslescents about early marriage and the efforts of the goverment (stakeholders) in prevention ofearly marriage.the population in this study consisted of 625 Pendem Village adolescents with asample of 86 adolescents and 7 stakeholders in Jepara Regency. Data collections is done by tests,questionnaires, interview and documentation. Data analysis uses descriptive percentages withquantitative and qualitative approaches. The results showed that adolescents in Pendem Villagehad knowledge of early marriage of 67.4% or included in the high category. The attitude ofPendem Village adolescents about early marriage is included in the good category with a yield of75.74%.
Perkawinan Usia dini merupakan permasalahan yang ada di Indonesia. Satu dari limaremaja muda menikah di masa kecil. Desa Pendem menjadi desa tertinggi perkawinandini di Kabupaten Jepara selama tahun 2015-2018 dengan 19 perkawinan dini.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan sikap remaja tentangperkawinan usia dini serta upaya pemerintah (stakeholder) dalam pencegahanperkawinan usia dini. Populasi dalam penelitian ini aterdiri dari 625 remaja DesaPendem dengan sampel 86 remaja dan 7 stakholder di Kabupaten Jepara. Pengumpulandata dilakukan dengan tes, kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Analisis datamenggukan deskriptif persentase dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa remaja di Desa Pendem memiliki pengetahuan tentangperkawinan dini sebesar 67,4% atau termasuk dalam kategori tinggi. Sikap remaja DesaPendem tentang perkawinan usia dini termasuk dalam kategori baik dengan hasil75,47%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2020-09-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/edugeo/article/view/41167</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Edu Geography; Vol 8 No 2 (2020): Vol 8 No 2 (2020); 107-112</dc:source>
	<dc:source>2549-0346</dc:source>
	<dc:source>2252-6684</dc:source>
	<dc:source>10.15294/edugeo.v8i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/edugeo/article/view/41167/16947</dc:relation>
</oai_dc:dc>