Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 2

Rancang Bangun Manajemen Bandwidth Jaringan Pada Laboratorium Teknik Komputer dan Jaringan

Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi · Vol. 3 No. 2 (2023) · pp. 246–256

DOI
10.51454/decode.v3i2.177
ISSN
2775-1813, 2775-2984
Published
2023-06-20
Publisher
Universitas Muhammadiyah Kendari
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Teknologi jaringan komputer sudah diterapkan di beberapa sekolah, salah satunya SMK Negeri 4 Kendari. Untuk keperluan sharing informasi antar lab komputer yang digunakan oleh TKJ SMKN 4 Kendari, harus ada infrastruktur jaringan yang handal dan stabil. Setiap klien yang terhubung ke internet melalui jaringan yang tidak mengelola bandwidth akan menerima jumlah bandwidth yang berbeda dan membuat kemacetan di dalam jaringan yang dapat mengganggu lalu lintas data penting, sehingga transmisi data menjadi kurang efisien. Network Development Life Cycle juga dikenal sebagai NDLC, adalah model untuk menentukan proses pengembangan sistem komputer tertentu (seperti membangun, menerapkan, dan memelihara). Berikut merupakan tahapan dari metode NDLC yakni Analisis, Design, Simulasi Prototype, Implementasi, Monitoring, dan Management. Pengujian dengan manajemen bandwidth memiliki nilai rata-rata throughput sebesar 822.34kb/s lebih besar dari rata-rata throughput tanpa manajemen bandwidth. Pengujian dengan manajemen bandwidth memiliki nilai rata-rata packet loss sebesar 0.09% dibandingkan tanpa menggunakan manajemen bandwidth. Selanjutnya pengujian dengan manajemen bandwidth memiliki nilai rata-rata delay sebesar 6.21538 ms dibandingkan dengan tanpa menggunakan manajemen bandwidt. Hal ini menunjukkan bahwa manajemen bandwidth dalam penelitian ini berhasil memberikan pembagian bandwidth kepada client dapat dibagi secara merata sehingga penggunaan jaringan terhadap client dapat stabil di masing-masing client.

Collaboration network of the authors

10 authors · 14 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Muhammadiyah Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Hendra Nelva SaputraUniversitas Muhammadiyah Kendari3
HasnawatiAffiliation unknown1
AsrulAffiliation unknown1
La Ode Muh. Udin HaliuUniversitas Muhammadiyah Kendari1
Maulid RahmanAffiliation unknown1
Darman DarmanUniversitas Muhammadiyah Kendari1
Muhammad FardiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

This record comes from Crossref (what the publisher deposited), because the journal's own OAI-PMH endpoint could not be harvested.

Metadata source: Crossref API (cadangan, berdasarkan ISSN) https://api.crossref.org/journals/2775-1813/works, first harvested 26 Okt 2026, last seen 26 Okt 2026.
Metadata as oai_dc, converted from Crossref
<oai_dc:dc xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"><dc:title>Rancang Bangun Manajemen Bandwidth Jaringan Pada Laboratorium Teknik Komputer dan Jaringan</dc:title><dc:creator>Muhammad Akbar Al Maruf</dc:creator><dc:creator>Darman</dc:creator><dc:creator>Zila Razilu</dc:creator><dc:description>&lt;jats:p&gt;Teknologi jaringan komputer sudah diterapkan di beberapa sekolah, salah satunya SMK Negeri 4 Kendari. Untuk keperluan sharing informasi antar lab komputer yang digunakan oleh TKJ SMKN 4 Kendari, harus ada infrastruktur jaringan yang handal dan stabil. Setiap klien yang terhubung ke internet melalui jaringan yang tidak mengelola bandwidth akan menerima jumlah bandwidth yang berbeda dan membuat kemacetan di dalam jaringan yang dapat mengganggu lalu lintas data penting, sehingga transmisi data menjadi kurang efisien. Network Development Life Cycle juga dikenal sebagai NDLC, adalah model untuk menentukan proses pengembangan sistem komputer tertentu (seperti membangun, menerapkan, dan memelihara). Berikut merupakan tahapan dari metode NDLC yakni Analisis, Design, Simulasi Prototype, Implementasi, Monitoring, dan Management. Pengujian dengan manajemen bandwidth memiliki nilai rata-rata throughput sebesar 822.34kb/s lebih besar dari rata-rata throughput tanpa manajemen bandwidth. Pengujian dengan manajemen bandwidth memiliki nilai rata-rata packet loss sebesar 0.09% dibandingkan tanpa menggunakan manajemen bandwidth. Selanjutnya pengujian dengan manajemen bandwidth memiliki nilai rata-rata delay sebesar 6.21538 ms dibandingkan dengan tanpa menggunakan manajemen bandwidt. Hal ini menunjukkan bahwa manajemen bandwidth dalam penelitian ini berhasil memberikan pembagian bandwidth kepada client dapat dibagi secara merata sehingga penggunaan jaringan terhadap client dapat stabil di masing-masing client.&lt;/jats:p&gt;</dc:description><dc:publisher>Universitas Muhammadiyah Kendari</dc:publisher><dc:date>2023-06-20</dc:date><dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type><dc:format>application/pdf</dc:format><dc:identifier>https://doi.org/10.51454/decode.v3i2.177</dc:identifier><dc:identifier>10.51454/decode.v3i2.177</dc:identifier><dc:source>Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi; Vol 3 No 2 (2023); 246-256</dc:source><dc:source>2775-1813</dc:source><dc:source>2775-2984</dc:source><dc:relation>https://journal.umkendari.ac.id/index.php/decode/article/download/177/69</dc:relation><dc:rights>https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights></oai_dc:dc>