Jurnal
Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana Kebakaran di Kampung Pelangi Kota Semarang Tahun 2020
Edu Geography · Vol. 9 No. 1 (2021) · hlm. 57–65
- ISSN
- 2549-0346, 2252-6684
- Terbit
- 2021-06-08
- Penerbit
- Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Kampung Pelangi is one of the populated areas in the city of Semarang. Populated areas are more risky fire disasters. This research aims to know the level of preparedness of Kampung Pelangi community, the level of preparedness of society according to education and to know the factors that inhibit community preparedness. This research was conducted in Kampung Pelangi Kota Semarang with sample 84 head of family. This research variable is preparedness with 5 parameters namely knowledge, Attitude, emergency response plan, early warning system, and resource mobilization. Results of the level of community preparedness showed that the 79 prepareness index was less prepared. These results were obtained from the knowledge parameter that got an index of 83 in the ready category, the attitude parameter got an index of 81 in the ready category, the parameters for emergency response plans got an index of 82 in the ready category, the parameters for the early warning system got an index of 76 in the less ready category, the parameters for resource mobilization got an index. 73 in the less ready category. Wilayah Kampung Pelangi merupakan salah satu kawasan padat penduduk di Kota Semarang. Kawasan padat penduduk lebih berisiko terjadi bencana kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan masyarakat Kampung Pelangi dan untuk mengetahui faktor-faktor yang menghambat kesiapsiagaan masyarakat. Penelitian ini dilakukan di Kampung Pelangi Kota Semarang dengan sampel 84 Kepala Keluarga. Variabel penelitian ini yaitu Kesiapsiagaan dengan 5 parameter yaitu pengetahuan, sikap, rencana tanggap darurat, sistem peringatan dini, dan mobilisasi sumber daya. Hasil tingkat kesiapsiagaan masyarakat menunjukkan indeks kesiapsiagaan 79 yang masukdalam kategori kurang siap. Hasil ini diperoleh dari parameter pengetahuan yang mendapat indeks 83 dengan kategori siap, parameter sikap mendapat indeks 81dengan kategori siap, parameter rencana tanggap darurat mendapat indeks 82 dengan kategori siap, parameter sistem peringatan dini mendapat indeks 76 dengan kategori kurang siap, parameter mobilisasi sumberdaya mendapat indeks 73 dengan kategori kurang siap.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 112 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Hariyanto Hariyanto | Afiliasi tidak diketahui | 6 |
| Eva Banowati | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Aprillia Findayani | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Dewi Liesnoor Setyowati | State University of Semarang | 3 |
| Sriyono Sriyono | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Suroso Suroso | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Apik Budi Santoso | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Rahma Hayati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Andi Irwan Benardi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Wahyu Setyaningsih | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Puji Hardati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Dwi Ayu Lestari | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Heri Tjahjono | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Alfian Cahyo Prasetyo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sriyono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Risma Martiyani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ummi 'Isyaturadhiyyah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dwi Anna Hastuti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Purwadi Suhandini | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sutardji Sutardji | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Kahfiani Irdoka | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Asriati Asriati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Desi Inayati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dwi Novi Susanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ahmad Hutama Adhi Nugraha | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mas Aditia Nugroho | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhamad Roudhotul Ulum | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Lana Shofiatun Nisa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mugi Lestari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rian Ardiyanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Waid Agus Purwanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Moch. Arifien | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ariesta Dwi Wulandari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Budi Imam Santoso | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Iin Marlina | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hanum Fintya Kusuma | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Moch Nasrul Baharsyah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| M Eka Rizkianto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.