Jurnal
TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT MENGENAI ABRASI MELALUI EDUKASI DENGAN CITRA SATELIT MULTITEMPORAL DI DESA PANDANGAN KULON KABUPATEN REMBANG
Edu Geography · Vol. 11 No. 1 (2023) · hlm. 103–110
- ISSN
- 2549-0346, 2252-6684
- Terbit
- 2023-05-14
- Penerbit
- Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Penyempitan kawasan pantai dan kerusakan infrastruktur desa adalah bukti kerusakan akibat bencana abrasi. Pendidikan bencana dengan media edukasi sangat penting diberikan kepada masyarakat agar memiliki pengetahuan dan sikap peduli dengan lingkungan dan dapat meminimalisir dampak bencana. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat sebelum dan sesudah diberikan edukasi dengan citra satelit multitemporal mengenai abrasi (2) mengetahui sikap masyarakat sebelum dan sesudah diberikan edukasi dengan citra satelit multitemporal mengenai abrasi (3) mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat sebelum dan sesudah diberikan edukasi dengan citra satelit multitemporal mengenai abrasi. Penelitian ini dilaksanakan pada masyarakat Desa Pandangan Kulon Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif pre-eksperimental design dengan desain one group pretest posttest. Sampel diambil 46 responden secara purposive sampling. Variabel pada penelitian ini yaitu tingkat pengetahuan masyarakat mengenai abrasi dan sikap masyarakat dalam menghadapi abrasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi tes, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji paired sample t-test dan uji n-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap masyarakat mengenai abrasi mengalami peningkatan yang signifikan. Pengetahuan masyarakat sebelum diberi edukasi tergolong kurang dengan nilai sebesar 45,54% dan setelah diberi edukasi tergolong baik dengan nilai sebesar 83,91%. Sikap masyarakat sebelum diberi edukasi tergolong cukup dalam menghadapi abrasi yang memperoleh nilai sebesar 50,28% dan setelah diberikan edukasi tergolong kategori sangat baik dengan nilai sebesar 86,35%.Hasil uji perbedaan variabel pengetahuan masyarakat mengenai abrasi diperoleh nilai sebesar 0,842 masuk dalam kategori peningkatan tinggi dan variabel sikap masyarakat dalam menghadapi abrasi diperoleh nilai sebesar 0,725 masuk dalam kategori peningkatan tinggi. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pengetahuan dan sikap masyarakat setelah diberikan edukasi dengan citra satelit multitemporal mengalami peningkatan yang signifikan sehingga pada tingkat pengetahuan masuk dalam kategori baik dan sikap masuk dalam kategori sangat baik. Peningkatan yang terjadi didapatkan dari informasi yang telah diperoleh masyarakat melalui edukasi dengan citra satelit multitemporal. Perlunya edukasi sekaligus simulasi dalam menghadapi bencana agar masyarakat tanggap ketika bencana datang.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 97 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- University of August 17, 1945 Banyuwangi
- University of Brawijaya
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Fahrudin Hanafi | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Tjaturahono Budi Sanjoto | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Aprillia Findayani | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Ananto Aji | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Suroso Suroso | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sriyono Sriyono | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Erni Suharini | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Anifahtun | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tegar Iis Romadhon | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Edi Kurniawan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| R Sugiyanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Eka Anjar Sari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nina Rosiana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Moch. Arifien | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fandi Yusuf Maldini | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Apik Budi Santoso | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sisna Yuliana Diah Utami Putri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dwi Utami Putri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sunarko Sunarko | University of August 17, 1945 Banyuwangi | 1 |
| Elvita Safitri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mohammad Nur suprapto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ratna Dewi Anisa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nida Sayyidatul Izza | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ainun Hinggis Nur Wulansari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tri Indriyana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhdi Mahdavikya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Riza Arnellia Avonta | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mail Andriyanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Januar Wijaya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Damar Sianturrahman | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wahyu Setyaningsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fifi Prasetyo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Novi Ike Susantl | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Agus Siswanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Saptono Putro | University of Brawijaya | 1 |
| Wisnu Kurniawan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nuansa Chandra Lintang | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Otty Damayanti Utami | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.