Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengembangan E-Modul Berbasis Kebudayaan Pandalungan Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Pada Pembelajaran Geografi di SMA

Edu Geography · Vol. 11 No. 3 (2024) · hlm. 35–46

DOI
10.15294/edugeo.v11i2.73968
ISSN
2549-0346, 2252-6684
Terbit
2024-01-30
Penerbit
Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengkaji kevalidan pengembangan e-modul berbasis kebudayaan pandalungan terhadap kemampuan berpikir kreatif pada pembelajaran geografi di SMA, dan (2) mengkaji respon siswa terhadap pengembangan e-modul berbasis kebudayaan pandalungan terhadap kemampuan berpikir kreatif pada pembelajaran geografi di SMA. Pengelitian pengembangan ini mengacu pada model pengembangan ADDIE. Tahap-tahap pengembangan meliputi tahap analyze (analisis), design (desain), development(pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Sampel uji coba lapangan sebanyak 33 orang siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 4 Jember. pengumpulan data menggunakan lembar validasi, angket respon, dan tes kemampuan berpikir kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul berbasis kebudayaan pandalungan terhadap kemampuan berpikir kreatif pada pembelajaran geografi di SMA menurut ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa dinyatakan sangat valid dengan nilai rata-rata 90.91%. Penerapan dan penggunaan e-modul mendapat respon baik dengan nilai persentase sebesar 74.55%. Kemampuan berpikir kreatif siswa dikategorikan baik dengan nilai persentase sebesar 78.64%.

Jaringan kolaborasi para penulis

10 penulis · 25 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Jember
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Fahmi Arif KurniantoUniversitas Jember3
Elan Artono NurdinUniversitas Jember3
Fahrudi Ahwan IkhsanUniversitas Jember1
Yushardi YushardiAfiliasi tidak diketahui1
Aprilia Wulan Iza Tul’UlumAfiliasi tidak diketahui1
Andini Inka YuwonoAfiliasi tidak diketahui1
Era Iswara PangastutiAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 8 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengembangan E-Modul Berbasis Kebudayaan Pandalungan Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Pada Pembelajaran Geografi di SMA</dc:title>
	<dc:creator>Lestari, Ana Wahyu</dc:creator>
	<dc:creator>Astutik, Sri</dc:creator>
	<dc:creator>Apriyanto, Bejo</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengkaji kevalidan pengembangan e-modul berbasis kebudayaan pandalungan terhadap kemampuan berpikir kreatif pada pembelajaran geografi di SMA, dan (2) mengkaji respon siswa terhadap pengembangan e-modul berbasis kebudayaan pandalungan terhadap kemampuan berpikir kreatif pada pembelajaran geografi di SMA. Pengelitian pengembangan ini mengacu pada model pengembangan ADDIE. Tahap-tahap pengembangan meliputi tahap analyze (analisis), design (desain), development(pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Sampel uji coba lapangan sebanyak 33 orang siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 4 Jember. pengumpulan data menggunakan lembar validasi, angket respon, dan tes kemampuan berpikir kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul berbasis kebudayaan pandalungan terhadap kemampuan berpikir kreatif pada pembelajaran geografi di SMA menurut ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa dinyatakan sangat valid dengan nilai rata-rata 90.91%. Penerapan dan penggunaan e-modul mendapat respon baik dengan nilai persentase sebesar 74.55%. Kemampuan berpikir kreatif siswa dikategorikan baik dengan nilai persentase sebesar 78.64%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2024-01-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/edugeo/article/view/73968</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/edugeo.v11i2.73968</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Edu Geography; Vol 11 No 3 (2023): Vol 11 No 3 (2023); 35-46</dc:source>
	<dc:source>2549-0346</dc:source>
	<dc:source>2252-6684</dc:source>
	<dc:source>10.15294/edugeo.v11i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/edugeo/article/view/73968/26383</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Edu Geography</dc:rights>
</oai_dc:dc>