Jurnal
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION (GI) UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN MENGELOLA KOMPETENSI PERSONAL DI SMK NEGERI 1 KUDUS
Economic Education Analysis Journal · Vol. 1 No. 1 (2012)
- ISSN
- 2502-356X, 2252-6544
- Terbit
- 2012-06-22
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Peran aktif siswa pada pembelajaran adalah hal yang penting agar hasil belajar tercapai dengan optimal. Dari data awal yang diperoleh menunjukkan bahwa di kelas X Pemasaran 3 ada 20 siswa (56%) dari 36 siswa yang belum tuntas pada nilai menerapkan prinsip profesional kerja. Dari hasil observasi yang dilakukan dalam pembelajaran menerapkan prinsip profesional kerja di SMK Negeri 1 Kudus hasil tersebut belum optimal karena perhatian siswa kurang, partisipasi anak kurang menyeluruh, saat pembelajaran berlangsung guru masih menggunakan model konvensional (ceramah) dimana pembelajaran didominasi oleh guru sehingga siswa tidak tertarik. Hal ini menyebabkan keaktifan siswa kurang dan berdampak pada hasil belajar siswa yang rendah. Dengan adanya kondisi tersebut guru diharapkan dapat menggunakan metode pembelajaran yang tepat sehingga siswa terlibat aktif dalam proses belajar-mengajar dan tujuan pembelajaran dapat tercapai. Hasil baik pada siklus I, siklus II maupun siklus III terlihat bahwa nilai rata-rata hasil belajar kognitif siswa meningkat yaitu dari data awal yaitu sebesar 71 menjadi 74 pada siklus I, 75 pada siklus II dan 82 pada siklus III. Sedangkan untuk ketuntasan klasikal mengalami peningkatan dari data awal sebesar 44% menjadi 59% pada siklus I, 74% pada siklus II dan 88% pada siklus III. Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif Group Investigation (GI) lebih efektif dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional (ceramah).The students active role in learning process is important in order to achieve optimal learning output. From beginning data which is gotten indicate that in the X grade of Marketing 3, there were 20 students (55%) of the 36 students who have failed in the value of applying the professional working principle. The results of the study of applying the professional working principle in the SMK Negeri 1 Kudus are not optimal because of lack of student attention, less participation of children, the conventional (speech) models which are used in the learning process and not interested that can make the less of students’ liveliness and low learning output. Furthermore, the teachers are expected to apply the appropriate learning methods in order to make the students become more active in teaching-learning process and the goal of the learning can be achieved. Good results in cycle I, cycle II and cycle III show that the average of students’ cognitive learning output increased from the initial score from an average of 71 to 74 early in the cycle I, 75 in the cycle II and 82 in cycle III. Whereas completeness of the classical 44% to 59% in cycle I, 74% in the cycle II and 88% in cycle III. Based on the results above it can be concluded that learning by applying the model Group Investigation (GI) better than just applying teachered learning center.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 72 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember
- Universitas Halu Oleo
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Fahrur Rozi | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 4 |
| Ahmad Nurkhin | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| S Martono | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Indrawati - Indrawati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Kusumantoro Kusumantoro | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Hasan Mukhibad | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Kardoyo Kardoyo | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Agus Wahyudin | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Agusrinal Agusrinal | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| L.O.A Parman Rudia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nur Insani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sitti Wirdhana Ahmad Bakkareng | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Achmad Akbar Bafaddal | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Jamili Jamili | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nafilah Nafilah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Analuddin Analuddin | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Izal Izal | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sitti Wirdhana Ahmad Bakkaraeng | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Putra Prabowo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sitti Wirdhana Ahmad | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rati Cahyati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| N. T. Dewi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| A. Karya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Siti Zulekha | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sessa Anata Salam | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nur Budi Setiawan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Lilik Elisah Milyani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fanry Julius Sopacua | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| DYP Sugiharto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Joko Sutarto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sasongko Irham Mubarok | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Joko Widodo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Karyadi Karyadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Syamsu Hadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rut Ervianna Kurnia Sari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ismiyati Ismiyati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hasni Rahmawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.