Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

DETERMINAN KESIAPAN GURU EKONOMI SMA DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI KABUPATEN PURBALINGGA

Economic Education Analysis Journal · Vol. 4 No. 3 (2015)

ISSN
2502-356X, 2252-6544
Terbit
2015-11-12
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Berdasarkan observasi awal, diketahui bahwa 75% guru ekonomi SMA belum siap dalam mengimplementasikan kurikulum 2013. Selain itu, terdapat kendala dalam implementasi kurikulum 2013 yakni kurangnya fasilitas yang mendukung dan kurangnya pelatihan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh kompetensi guru, pelatihan, fasilitas sekolah, kepemimpinan kepala sekolah dan peran pengawas sekolah terhadap kesiapan guru ekonomi SMA dalam implementasi kurikulum 2013 di Kabupaten Purbalingga. Populasi penelitian ini adalah guru ekonomi SMA di Kabupaten Purbalingga yang berjumlah 36 guru. Penelitian ini termasuk dalam penelitian sensus dikarenakan jumlah populasi yang sedikit. Metode yang digunakan dalam pengambilan data adalah angket. Data variabel dianalisis dengan statistik deskriptif dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini secara statistik menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kompetensi guru, pelatihan, fasilitas sekolah, kepemimpinan kepala sekolah dan peran pengawas sekolah secara simultan sebesar 74,5%. Secara parsial kompetensi guru berpengaruh sebesar 14,82%, pelatihan berpengaruh sebesar 30,36%, fasilitas sekolah berpengaruh 15,13% dan kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh sebesar 12,74%, sedangkan peran pengawas sekolah tidak berpengaruh terhadap kesiapan guru ekonomi dalam implementasi kurikulum 2013. Based on the beginning observation, it is known that 75% of high school economics teacher is not ready to implement curriculum 2013. Besides, there were obstacles in implementing curriculum 2013 such as the lack of supporting facilities and training. This study investigates whether there are influences of teacher competence, training, school facilities, principal leadership and supervisory roles on senior high school economics teachers in implementing curriculum 2013 in Purbalingga regency. The population of this research was the senior high school economics teachers in Purbalingga regency consisted of 36 people. This study applied a census research because of the small number of population. The method used in collecting data was questionnaire. Variable data was analyzed by using descriptive statistics and multiple regression analyses. The result of this study statistically showed that there were influences of teacher competence, training, school facilities, principal leadership, and supervisory role in implementing curriculum 2013 in the percentage of 75%. Partially, teacher competence about 14,82%, training about 30,36%, school facilities about 15,13%, and principal leadership about 12,74%, while supervisory role did not influence economics teacher readiness in the implementation of curriculum 2013.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 85 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Zaenuri ZaenuriState University of Semarang3
Fathur RokhmanState University of Semarang3
Gunawan TjokroAfiliasi tidak diketahui3
Abdul RajagukgukAfiliasi tidak diketahui3
Rusdarti RusdartiAfiliasi tidak diketahui3
Dorojatun PrihandonoAfiliasi tidak diketahui3
Kardoyo KardoyoAfiliasi tidak diketahui2
Nina OktarinaAfiliasi tidak diketahui2
Widiyanto WidiyantoAfiliasi tidak diketahui2
Murwatiningsih MurwatiningsihAfiliasi tidak diketahui2
Fahrur RoziInstitut Teknologi Sepuluh Nopember2
Nanik WijayatiState University of Semarang1
Muhammad Asnawi SabilAfiliasi tidak diketahui1
Suwito Eko PramonoAfiliasi tidak diketahui1
Eva Nurul VitriyaniAfiliasi tidak diketahui1
Tiyas MarhaeniAfiliasi tidak diketahui1
Ilham MasrurunAfiliasi tidak diketahui1
Faidlol IlahAfiliasi tidak diketahui1
Prita EsitaAfiliasi tidak diketahui1
Mustaghfiroh MustaghfirohAfiliasi tidak diketahui1
Sri Wiwik AnggiyaniAfiliasi tidak diketahui1
Dita YuliartiAfiliasi tidak diketahui1
Nuke Monika KristiAfiliasi tidak diketahui1
Nurul HasanahAfiliasi tidak diketahui1
Amilia Widya PangestiAfiliasi tidak diketahui1
Shanty OktaviliaAfiliasi tidak diketahui1
Souad EzzeroualiAfiliasi tidak diketahui1
Fiki PorniadiAfiliasi tidak diketahui1
Agus WahyudinAfiliasi tidak diketahui1
Dony IrawanAfiliasi tidak diketahui1
Joko SutartoAfiliasi tidak diketahui1
Supriyati SupriyatiAfiliasi tidak diketahui1
Amin YusufAfiliasi tidak diketahui1
Erlina Dewi PuspitaningrumAfiliasi tidak diketahui1
Alfi Setyo WatiAfiliasi tidak diketahui1
Eko NurcahyonoAfiliasi tidak diketahui1
Arvany Dhin AzhariAfiliasi tidak diketahui1
Eka Aisyatul UlyaAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eeaj/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">DETERMINAN KESIAPAN GURU EKONOMI SMA DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI KABUPATEN PURBALINGGA</dc:title>
	<dc:creator>Astuti, Arina Tri</dc:creator>
	<dc:creator>Yanto, Heri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Berdasarkan observasi awal, diketahui bahwa 75% guru ekonomi SMA belum siap dalam mengimplementasikan kurikulum 2013. Selain itu, terdapat kendala dalam implementasi kurikulum 2013 yakni kurangnya fasilitas yang mendukung dan kurangnya pelatihan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh kompetensi guru, pelatihan, fasilitas sekolah, kepemimpinan kepala sekolah dan peran pengawas sekolah terhadap kesiapan guru ekonomi SMA dalam implementasi kurikulum 2013 di Kabupaten Purbalingga. Populasi penelitian ini adalah guru ekonomi SMA di Kabupaten Purbalingga yang berjumlah 36 guru. Penelitian ini termasuk dalam penelitian sensus dikarenakan jumlah populasi yang sedikit. Metode yang digunakan dalam pengambilan data adalah angket. Data variabel dianalisis dengan statistik deskriptif dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini secara statistik menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kompetensi guru, pelatihan, fasilitas sekolah, kepemimpinan kepala sekolah dan peran pengawas sekolah secara simultan sebesar 74,5%. Secara parsial kompetensi guru berpengaruh sebesar 14,82%, pelatihan berpengaruh sebesar 30,36%, fasilitas sekolah berpengaruh 15,13% dan kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh sebesar 12,74%, sedangkan peran pengawas sekolah tidak berpengaruh terhadap kesiapan guru ekonomi dalam implementasi kurikulum 2013. Based on the beginning observation, it is known that 75% of high school economics teacher is not ready to implement curriculum 2013. Besides, there were obstacles in implementing curriculum 2013 such as the lack of supporting facilities and training. This study investigates whether there are influences of teacher competence, training, school facilities, principal leadership and supervisory roles on senior high school economics teachers in implementing curriculum 2013 in Purbalingga regency. The population of this research was the senior high school economics teachers in Purbalingga regency consisted of 36 people. This study applied a census research because of the small number of population.  The method used in collecting data was questionnaire. Variable data was analyzed by using descriptive statistics and multiple regression analyses. The result of this study statistically showed that there were influences of teacher competence, training, school facilities, principal leadership, and supervisory role in implementing curriculum 2013 in the percentage of 75%. Partially, teacher competence about 14,82%, training about 30,36%, school facilities about 15,13%, and principal leadership about 12,74%, while supervisory role did not influence economics teacher readiness in the implementation of curriculum 2013.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2015-11-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/eeaj/article/view/8506</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Economic Education Analysis Journal; Vol 4 No 3 (2015): Economic Education Analysis Journal</dc:source>
	<dc:source>2502-356X</dc:source>
	<dc:source>2252-6544</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/eeaj/article/view/8506/5662</dc:relation>
</oai_dc:dc>