Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Peran Self Regulated Learning dalam Hubungan Motivasi Belajar, Prokrastinasi dan Kecurangan Akademik

Economic Education Analysis Journal · Vol. 8 No. 2 (2019) · hlm. 516–532

DOI
10.15294/eeaj.v8i2.31482
ISSN
2502-356X, 2252-6544
Terbit
2019-07-12
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Tujuan penelitian ini ingin mengetahui peran self-regulated learning dalam hubungan motivasi belajar, prokrastinasi, dan kecurangan akademik pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang Angkatan 2015. Populasi penelitian 372 mahasiswa Pendidikan Ekonomi Angkatan 2015 Universitas Negeri Semarang. Penentuan ukuran sampel menggunakan rumus Slovin dengan jumlah sampel 193 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis jalur.Hasil penelitian menunjukan bahwa motivasi belajar berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kecurangan akademik. Sedangkan secara parsial motivasi belajar (-23,2%) berpengaruh secara signifikan terhadap kecurangan akademik dan prokrastinasi (20%) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kecurangan akademik. Kesimpulan penelitian terdapat pengaruh signifikan motivasi belajar, prokrastinasi, dan self regulated learning terhadap kecurangan akademik. Motivasi belajar dan prokrastinasi berpengaruh terhadap kecurangan akademik melalui self regulated learning sebagai variabel intervening yang memediasi secara partial. Saran yang diberikan yaitu mahasiswa hendaknya tidak menunda-nunda tugas kuliah agar dapat mencegah terjadinya perilaku kecurangan akademik.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 56 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Yudharta Pasuruan
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Nurdian SusilowatiAfiliasi tidak diketahui8
Indah AnisykurlillahAfiliasi tidak diketahui2
Puji Novita SariAfiliasi tidak diketahui2
Nurul HayatiAfiliasi tidak diketahui2
Agus WahyudinAfiliasi tidak diketahui2
Miftakhu Nuril KhodijahUniversitas Yudharta Pasuruan1
Miftara Ainul MufidUniversitas Yudharta Pasuruan1
Wiwin Ainis RohtihUniversitas Yudharta Pasuruan1
Arif SantosoAfiliasi tidak diketahui1
Sari LestariAfiliasi tidak diketahui1
Galang Rahadian PrabowoAfiliasi tidak diketahui1
Henny MurtiniAfiliasi tidak diketahui1
Linda AgustinaAfiliasi tidak diketahui1
Aditya HernawanAfiliasi tidak diketahui1
Aji KridawanAfiliasi tidak diketahui1
Yacoeb Triandy HudoyoAfiliasi tidak diketahui1
Eko Adi SaputroAfiliasi tidak diketahui1
Pristiani PristianiAfiliasi tidak diketahui1
Elyana Ayu SorayaAfiliasi tidak diketahui1
Thiara FitriyaniAfiliasi tidak diketahui1
Ina Sarah NormalitaAfiliasi tidak diketahui1
Sri Wahyuni HadiningtiyasAfiliasi tidak diketahui1
Aditya Nanda YuliantoAfiliasi tidak diketahui1
Devi MeilindaAfiliasi tidak diketahui1
Hana Sholekha SubagyaAfiliasi tidak diketahui1
Abdul LatifAfiliasi tidak diketahui1
Yuli UtantoAfiliasi tidak diketahui1
Aizzatin AizzatinAfiliasi tidak diketahui1
Fakhruddin FakhruddinAfiliasi tidak diketahui1
Anang YuniyantoAfiliasi tidak diketahui1
Ita AstariniAfiliasi tidak diketahui1
Amrina Bastian RahmahAfiliasi tidak diketahui1
Oky Estiana PutriAfiliasi tidak diketahui1
Khaeriyah KhaeriyahAfiliasi tidak diketahui1
Catur Tias PamungkasAfiliasi tidak diketahui1
Eva OktafikasariAfiliasi tidak diketahui1
Rina NurfauziyahAfiliasi tidak diketahui1
Farah SaufikaAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eeaj/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Peran Self Regulated Learning dalam Hubungan Motivasi Belajar, Prokrastinasi dan Kecurangan Akademik</dc:title>
	<dc:creator>Sagita, Nur Nirmala</dc:creator>
	<dc:creator>Mahmud, Amir</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan penelitian ini ingin mengetahui peran self-regulated learning dalam hubungan motivasi belajar, prokrastinasi, dan kecurangan akademik pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang Angkatan 2015. Populasi penelitian 372 mahasiswa Pendidikan Ekonomi Angkatan 2015 Universitas Negeri Semarang. Penentuan ukuran sampel menggunakan rumus Slovin dengan jumlah sampel 193 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis jalur.Hasil penelitian menunjukan bahwa motivasi belajar berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kecurangan akademik. Sedangkan secara parsial motivasi belajar (-23,2%) berpengaruh secara signifikan terhadap kecurangan akademik dan prokrastinasi (20%) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kecurangan akademik. Kesimpulan penelitian terdapat pengaruh signifikan motivasi belajar, prokrastinasi, dan self regulated learning terhadap kecurangan akademik. Motivasi belajar dan prokrastinasi berpengaruh terhadap kecurangan akademik melalui self regulated learning sebagai variabel intervening yang memediasi secara partial. Saran yang diberikan yaitu mahasiswa hendaknya tidak menunda-nunda tugas kuliah agar dapat mencegah terjadinya perilaku kecurangan akademik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2019-07-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/eeaj/article/view/31482</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/eeaj.v8i2.31482</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Economic Education Analysis Journal; Vol 8 No 2 (2019): Economic Education Analysis Journal; 516-532</dc:source>
	<dc:source>2502-356X</dc:source>
	<dc:source>2252-6544</dc:source>
	<dc:source>10.15294/eeaj.v8i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/eeaj/article/view/31482/13645</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Economic Education Analysis Journal</dc:rights>
</oai_dc:dc>