Jurnal
Identifikasi Faktor Penyebab Kemiskinan di Kabupaten Wonosobo Berdasarkan Klasifikasi Perkotaan dan Perdesaan
Economic Education Analysis Journal · Vol. 9 No. 3 (2020) · hlm. 875–891
- ISSN
- 2502-356X, 2252-6544
- Terbit
- 2020-11-05
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Permasalahan kemiskinan masih menjadi perhatian yang serius mengingat tingginya tingkat kemiskinan di beberapa provinsi di Indonesia yaitu diatas 10% pada tahun 2017. Kemiskinan di Pulau Jawa masih tergolong tinggi, yang pertama terdapat di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, diikuti Provinsi Jawa Tengah, dan Provinsi Jawa Timur sedangkan Provinsi Jawa Barat, Provinsi DKI Jakarta, dan Provinsi Banten tergolong rendah di bawah 10%. Kabupaten Wonosobo sebagai predikat kabupaten termiskin di Jawa Tengah dengan persentase penduduk miskin sebesar 20,32%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan dasar dan tingkat pengangguran terbuka berdasarkan klasifikasi perkotaan dan perdesaan terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Wonosobo. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik secara nasional maupun di Kabupaten Wonosobo, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Wonosobo, serta Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Transmigrasi Kabupaten Wonosobo. Metode analisis menggunakan deskriptif kuantitatif dan analisis inferensial regresi linear berganda. Alat analisis yang digunakan untuk menganalisis pengaruh faktor tersebut menggunakan data cross section dengan EViews 9. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa pendidikan, pendidikan di perdesaan, serta pengangguran berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Wonosobo. Sedangkan pendidikan di perkotaan, pengangguran di perkotaan dan pengangguran di perdesaan tidak berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Wonosobo.
Jaringan kolaborasi para penulis
32 penulis · 65 tautan kepenulisan bersama · 2 lintas organisasi
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Diponegoro University
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Nana Kariada Tri Martuti | State University of Semarang | 3 |
| Wahid Akhsin Budi Nur Sidiq | State University of Semarang | 2 |
| Lola Kurnia Pitaloka | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Dhita Prasisca Mutiatari | State University of Semarang | 1 |
| Margunani Margunani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Saringatun Mudrikah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Margunani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ahmad Sehabuddin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rossi Prabowo | Diponegoro University | 1 |
| Muh. Sholeh | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dwi Fiska Falisah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dhita Pracisca Mutiatari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nasir Nayam | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yulhendri Yulhendri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Jean Elikal Marna | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Weni Softazia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Jamaludin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tata Cahyasari Kardiana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Siti Nur Syairotun Nafiah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ermila Firas Nani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Retno Purwati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nina Farliana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Kusumantoro | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rusdarti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Via Amalia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Harnanik Harnanik | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ubaedul Mustofa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Arrizqunnafi' 'Abdillah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Arizha Farras Raihan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ahmad Bukhori | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.