Melola Discovery

← Melola Discovery

Akses terbuka Jurnal

KESIAPAN GURU MENGHADAPI TRANSFORMASI DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI

Elementary School Teacher · Vol. 7 No. 1 (2024) · hlm. 55–70

DOI
10.15294/est.v7i1.64446
ISSN
2580-6912
Terbit
2024-02-28
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng
Lisensi
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstrak

Kemampuan literasi membaca siswa sekolah dasar sekarang ini masih menjadi persoalan penting dalam pembelajaran karena banyak siswa mengalami kesulitan untuk memahami bacaan sederhana, mengenali huruf, serta merangkai kata secara tepat. Kondisi tersebut pun berdampak pada proses belajar siswa di berbagai mata pelajaran yang menuntut kemampuan membaca sebagai dasar utamanya. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab rendahnya kemampuan literasi membaca siswa sekolah dasar berdasarkan kajian literatur. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui literature review terhadap sepuluh artikel jurnal nasional yang dipublikasikan pada rentang tahun 2020–2025. Proses kajian dilakukan dengan menelusuri artikel melalui Google Scholar, menyeleksi artikel berdasarkan kesesuaian topik, serta menganalisis isi penelitian untuk menemukan tema-tema utama yang relevan dengan topik. Analisis dilakukan secara sistematis melalui pengelompokan temuan sehingga diperoleh gambaran menyeluruh mengenai permasalahan literasi membaca. Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya kemampuan literasi membaca dipengaruhi oleh faktor internal yang berupa keterbatasan kosakata, kemampuan fonologis yang belum berkembang optimal, rendahnya motivasi membaca, serta kurangnya kebiasaan membaca. Faktor eksternal mencakup minimnya dukungan keluarga, terbatasnya fasilitas bacaan, strategi pembelajaran yang kurang bervariasi, serta budaya literasi sekolah yang belum terbentuk secara konsisten. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa pembelajaran membaca belum sepenuhnya menyesuaikan dengan perbedaan dari kemampuan siswa. Kajian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kemampuan literasi membaca memerlukan upaya terpadu yang melibatkan peran guru, sekolah, keluarga, maupun lingkungan belajar agar perkembangan literasi siswa dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

28 penulis · 52 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Universitas Amikom Purwokerto
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Sugiyo -Afiliasi tidak diketahui2
Mintarsih ArbariniAfiliasi tidak diketahui1
Eka RiyantiAfiliasi tidak diketahui1
Diana DianaState University of Semarang1
Nur RahadianAfiliasi tidak diketahui1
Widy NurlaeliAfiliasi tidak diketahui1
Sigit YuliantoAfiliasi tidak diketahui1
Solehudin Wahid HidayatAfiliasi tidak diketahui1
Marjuni MarjuniAfiliasi tidak diketahui1
Mulawarman MulawarmanAfiliasi tidak diketahui1
Dwi AsmiartiAfiliasi tidak diketahui1
Dinna IslammeilianiAfiliasi tidak diketahui1
Sri Sularti Dewanti HandayaniAfiliasi tidak diketahui1
Joko SutartoAfiliasi tidak diketahui1
Musyawaroh MusyawarohAfiliasi tidak diketahui1
Dwi Yuwono Puji SugihartoAfiliasi tidak diketahui1
Anggi Riska RamadhantiAfiliasi tidak diketahui1
NurhikmahAfiliasi tidak diketahui1
MulawarmanAfiliasi tidak diketahui1
Eem MunawarohAfiliasi tidak diketahui1
Afifah Ainun NimahAfiliasi tidak diketahui1
Putri HartatiAfiliasi tidak diketahui1
Tri AstutiUniversitas Amikom Purwokerto1
Akhmad JunaediAfiliasi tidak diketahui1
Utoyo UtoyoAfiliasi tidak diketahui1
Sri Ismi RahayuAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/est/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">KESIAPAN GURU MENGHADAPI TRANSFORMASI DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Aeni, Kurotul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Widayanti, Zahrani Intan</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">literasi membaca, sekolah dasar, faktor penyebab, kemampuan membaca rendah, kualitatif</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Kemampuan literasi membaca siswa sekolah dasar sekarang ini masih menjadi persoalan penting dalam pembelajaran karena banyak siswa mengalami kesulitan untuk memahami bacaan sederhana, mengenali huruf, serta merangkai kata secara tepat. Kondisi tersebut pun berdampak pada proses belajar siswa di berbagai mata pelajaran yang menuntut kemampuan membaca sebagai dasar utamanya. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab rendahnya kemampuan literasi membaca siswa sekolah dasar berdasarkan kajian literatur. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui literature review terhadap sepuluh artikel jurnal nasional yang dipublikasikan pada rentang tahun 2020–2025. Proses kajian dilakukan dengan menelusuri artikel melalui Google Scholar, menyeleksi artikel berdasarkan kesesuaian topik, serta menganalisis isi penelitian untuk menemukan tema-tema utama yang relevan dengan topik. Analisis dilakukan secara sistematis melalui pengelompokan temuan sehingga diperoleh gambaran menyeluruh mengenai permasalahan literasi membaca. Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya kemampuan literasi membaca dipengaruhi oleh faktor internal yang berupa keterbatasan kosakata, kemampuan fonologis yang belum berkembang optimal, rendahnya motivasi membaca, serta kurangnya kebiasaan membaca. Faktor eksternal mencakup minimnya dukungan keluarga, terbatasnya fasilitas bacaan, strategi pembelajaran yang kurang bervariasi, serta budaya literasi sekolah yang belum terbentuk secara konsisten. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa pembelajaran membaca belum sepenuhnya menyesuaikan dengan perbedaan dari kemampuan siswa. Kajian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kemampuan literasi membaca memerlukan upaya terpadu yang melibatkan peran guru, sekolah, keluarga, maupun lingkungan belajar agar perkembangan literasi siswa dapat berlangsung secara berkelanjutan. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2024-02-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/est/article/view/64446</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/est.v7i1.64446</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Elementary School Teacher; Vol. 7 No. 1 (2024): Elementary School Teacher Journal; 55-70</dc:source>
	<dc:source>2580-6912</dc:source>
	<dc:source>10.15294/c041v057</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/est/article/view/64446/11523</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 Kurotul Aeni, Zahrani Intan Widayanti (Author)</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>