Jurnal
Penciptaan Motif Batik Kuliner Khas Semarang Dengan Aplikasi Autodesk Sketchbook
Fashion and Fashion Education Journal · Vol. 13 No. 2 (2024) · hlm. 85–95
- ISSN
- 2828-0237, 2252-6803
- Terbit
- 2024-10-08
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Motif batik adalah landasan dari sebuah rancangan dalam karya batik. Peneliti tertarik untuk mengambil sumber ide dari berbagai kuliner khas yang ada di Kota Semarang seperti: Lumpia, Bandeng Presto, dan Kue Moaci Gemini. Belum banyak yang menggunakan motif kuliner khas Semarang sebagai motif batik di Semarang, kebanyakan menggunakan motif bangunan yang ada di Semarang. Penciptaan motif batik ini dipercepat dengan penggunaan aplikasi desain bernama Autodesk Sketchbook. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penciptaan motif batik menggunakan aplikasi Autodesk Sketchbook serta mengetahui kekurangan dan kelebihan dalam aplikasi ini dan mendeskripsikan motif batik dalam aspek bentuk, warna dan komposisi dengan sumber ide kuliner khas Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dan metode penciptaan. Dengan dilakukanya beberapa tahapan penelitian yaitu tahap eksplorasi, tahap perancangan, dan tahap perwujudan. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa batik Semarangan diantaranya adalah batik motif asem, warak ngendhog, motif bangunan ikon kota, motif burung blekok, burung merak, motif bunga sepatu, daun johar dan motif kuliner seperti lumpia, bandeng dan wingko babad, namun motif kuliner tidak laku di pasaran karena kurang diminati masyarakat. Dihasilkan juga tiga karya motif batik kuliner khas Semarang yang diciptakan dengan aplikasi Autodesk Sketchbook, karya-karya tersebut diantaranya ada batik lumpia dengan judul “Andrawina Lumpia Semarang”, batik bandeng presto dengan judul “Gesang Ing Mada”, batik kue moaci dengan judul “Jatukrama Moaci Gemini”. Karya yang dihasilkan menunjukan kelayakan untuk dijadikan batik dan perlu dikembangkan. Kedua motif yang dihasilkan sebaiknya disusun lebih dinamis agar tidak terkesan monoton dan menggunakan warna yang cerah sehingga motif lebih jelas. Ahli batik atau perajin batik sebaiknya turut mengembangkan lebih banyak lagi motif-motif kuliner khas Semarang agar semakin beragam motif batik yang memberikan kekhasan kuliner Semarang.
Kata kunci
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 96 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- University of Brawijaya
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Ade Novi Nurul Ihsani | Afiliasi tidak diketahui | 6 |
| Marwiyah Marwiyah | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Trisnani Widowati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Eko Sugiarto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Nadia Sigi Prameswari | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Anik Maghfiroh | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Wulansari Prasetyaningtyas | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Okta Purnawirawan | University of Brawijaya | 1 |
| Mia Hafizah Tumangger | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Indah Indi Afifah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yulia Khoirun Nisa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dyah Ayu Ratna Dewi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fatimah Azzahra | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dewi Mustikaningtyas | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Taofan Ali Achmadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nanda Delva Fitriyah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Linda Tri Hamidah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hazrina Hayya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sri Endah Wahyuningsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nelly Setyowati Anggraeni | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nur Qudus | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Lenita Eka Mayasari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sri Endah Wahyuningsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ksaktiana Marantika | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Bias Pantura Fiandea Ananda | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Kharisma Isnaigi Maerda Kurniawan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| nurjanah nurjanah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Vita Maulia Virgita | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ajeng Nurlita Aprillia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Reska Ayu Novitasari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ratna Wahyu Setyani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ghina Nurul Azmi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Putri Pujiyanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Erni Eka Ariyanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| YENI KUSNIAH | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| ayu umi fitria | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.