Jurnal
PEMBUATAN BUBUK WARNA EKSTRAK DAUN PETAI CINA (LAUCAENA LEUCOCEPHALA) SEBAGAI PEWARNA ALAMI KAIN
Fashion and Fashion Education Journal · Vol. 10 No. 1 (2021) · hlm. 24–30
- ISSN
- 2828-0237, 2252-6803
- Terbit
- 2021-07-26
- Penerbit
- Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Abstract. Natural ingredients used as fabric dyes is expected to reduce environmental pollution due to the use of synthetic dyes. Chinese petai leaves contain flavonoids which produce a yellowish green color. This study was conducted to determine and analyze the color quality natural dyes of Chinese petai leaves on primissima mori fabric. This study used descriptive qualitative data methods. The use of water and NaOH-water was used in this study as a variation of solvent. Dyeing was done by soaking the fabric in 15 minutes to 30 minutes, then drying and repeating until 15 times. The dyeing result was tested in term of color difference and type. Based on the research, it can be concluded that Chinese petai leaves extract with NaOH – water solvents achreved value of 85.69% while extract with water solvent achieved value of 72.63%. Keywords: Chinese petai leaves, natural dyes, water, water–NaOH, color Abstract. Bahan alami yang digunakan sebagai pewarna kain, diharapkan dapat mengurangi pencemaran lingkungan akibat penggunaan warna sintetis. Daun petai cina mengandung pigmen warna flavonoid yang menghasilkan warna hijau kekuningan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan menganalisis kualitas ketuaan warna dari zat warna alam daun petai cina pada kain mori primissima. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Penggunaan pelarut air dan NaOH–air digunakan dalam penelitian ini sebagai variasi pelarut. Pewarnaan dilakukan dengan cara merendam kain dalam waktu 15 menit, kemudian dijemur dan diulangi hingga frekuensi pencelupan 15 kali. Hasil pencelupan diuji nilai beda warna dan ketuaan warna yang dihasilkan. Kesimpulan yang diperoleh berdasarkan hasil analisis data bahwa larutan warna daun petai cina dengan pelarut NaOH–air memiliki nilai ketuaan 85.69%, lebih tinggi dibandingkan pelarut air yang memiliki nilai 72.63%. Kata Kunci: Daun Petai Cina, Zat Warna Alami, air, air–NaOH, Ketuaan Warna
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 64 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Sita Nurmasitah | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Sri Endah Wahyuningsih | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Yeri Sutopo | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Retno Marlangen | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Samsudin Anis | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Dwi Widjanarko | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Ade Novi Nurul Ihsani | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Aryo Baskoro Utomo | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Melinda Novitasari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Arlina Lilayanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Keisha Nur Ananda Putri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Zulva Alya Luthfianeza | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rina Rachmawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Zidny Nafila | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Stefanie Ratna Widhasari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sekarlita Hapsari Nolandi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Diyan Satwika Sani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Amelia Sagita | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| HENI FERA WATI | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yovika Okvisia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Laila Nurul Himmah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ayu Nahdiyah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| ELIZABETH HARIANI | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mia Arifah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Octavianti Paramitha | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Gerard Bintang Soemantoro | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Gerard Bintang Soemantoro | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Erika Wahyu Nur Hidayah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Aliyya Raharjanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Suci Meta Handayani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dhea Amelia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Chincyn Hidayah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rofiatul Choirina | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Puja Rahmatika Lingga Putri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fakhma Aniqa Haq | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Revalin Trisany | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wahyu Fitriani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.