Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Mitigasi Pra Bencana Tsunami Akibat Gempa Megathrust di Pesisir Kabupaten Cilacap

Geo-Image Journal · Vol. 13 No. 1 (2024) · hlm. 35–43

ISSN
2549-0362, 2252-6285
Terbit
2024-04-30
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Kabupaten Cilacap merupakan salah satu kabupaten yang berada di garis pantai selatan yang daerah pesisirnya langsung menghadap ke zona tumbukan lempeng Indo-Australia dan lempeng Eurasia yang berpotensi terjadi gempa megathrust dimasa yang akan datang sehingga diperlukan upaya mitigasi untuk menghadapi potensi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan mitigasi pra bencana penduduk di pesisir Kabupaten Cilacap. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan kuesioner. menggunakan metode non-probabilitas dengan teknik purposive sampling. Kriteria yang digunakan untuk memilih sampel penelitian adalah bahwa mereka merupakan kepala keluarga yang tinggal di wilayah pesisir. Hasil penelitian menunjukan sebanyak 59% penduduk tidak mengetahu1 tentang gempa megathrust. Disekitar lingkungan tempat tinggal mayoritas penduduk (78%) terdapat sistem peringatan dini terkait gempa dan tsunami. Sebanyak 98% dari penduduk sudah memahami tanda-tanda yang mengindikasikan adanya potensi bencana tsunami. Sebanyak 53% penduduk mengatakan pihak berwenang telah melakukan upaya pembangunan infrastruktur. Dari analisis ini dapat diambil kesimpulan bahwa penting untuk meningkatkan komunikasi dan publikasi terkait tindakan pihak berwenang dalam mengembangkan infrastruktur untuk mengurangi dampak bencana. Usaha ini dapat melibatkan kampanye edukasi, peningkatan liputan berita, serta penyediaan informasi yang mudah diakses bagi masyarakat luas.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 113 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Gunadarma University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Dewi Liesnoor SetyowatiState University of Semarang3
Ananto AjiAfiliasi tidak diketahui2
Heri TjahonoAfiliasi tidak diketahui2
Saptono PutroAfiliasi tidak diketahui2
Erni SuhariniAfiliasi tidak diketahui2
Tjaturahono Budi SanjotoAfiliasi tidak diketahui2
Suroso SurosoAfiliasi tidak diketahui2
Rudiyanto RudiyantoAfiliasi tidak diketahui1
Indah Nur SyafiraAfiliasi tidak diketahui1
Wahid Akhsin Budi NursidiqAfiliasi tidak diketahui1
Anisa ShofianaAfiliasi tidak diketahui1
Apik Budi SantosoAfiliasi tidak diketahui1
ika budhi haryantoAfiliasi tidak diketahui1
Moch. ArifienAfiliasi tidak diketahui1
Aji Setiyo NugrohoAfiliasi tidak diketahui1
Ati AstutiAfiliasi tidak diketahui1
Tukidi TukidiAfiliasi tidak diketahui1
Siva SafitriAfiliasi tidak diketahui1
Arsi Surya PrasantaAfiliasi tidak diketahui1
Waid Agus PurwantoAfiliasi tidak diketahui1
Sriyanto SriyantoAfiliasi tidak diketahui1
Habibah RochmatunAfiliasi tidak diketahui1
Hanum Fintya KusumaAfiliasi tidak diketahui1
Diana SariGunadarma University1
Satya Budi NugrahaAfiliasi tidak diketahui1
Puji HardatiAfiliasi tidak diketahui1
Febrina Tasya SabilaAfiliasi tidak diketahui1
Tarisa TariganAfiliasi tidak diketahui1
Ariyani IndrayaniAfiliasi tidak diketahui1
Heri TjahjonoAfiliasi tidak diketahui1
Fifi PrasetyoAfiliasi tidak diketahui1
Ahmad NurrohimAfiliasi tidak diketahui1
Arum UktianiAfiliasi tidak diketahui1
Ajeng KusumaningrumAfiliasi tidak diketahui1
Muhamad KhasyirAfiliasi tidak diketahui1
Qonitath Bella IslamiAfiliasi tidak diketahui1
Akhmad SubkhanAfiliasi tidak diketahui1
Hamas RausyanfikrAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/geoimage/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Mitigasi Pra Bencana Tsunami Akibat Gempa Megathrust di Pesisir Kabupaten Cilacap</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Hasan, Ismuni</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wahyu Setyaningsih</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Mitigasi Bencana</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Tsunami</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Kabupaten Cilacap merupakan salah satu kabupaten yang berada di garis pantai selatan yang daerah pesisirnya langsung menghadap ke zona tumbukan lempeng Indo-Australia dan lempeng Eurasia yang berpotensi terjadi gempa megathrust dimasa yang akan datang sehingga diperlukan upaya mitigasi untuk menghadapi potensi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan mitigasi pra bencana penduduk di pesisir Kabupaten Cilacap. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan kuesioner. menggunakan metode non-probabilitas dengan teknik purposive sampling. Kriteria yang digunakan untuk memilih sampel penelitian adalah bahwa mereka merupakan kepala keluarga yang tinggal di wilayah pesisir. Hasil penelitian menunjukan sebanyak 59% penduduk tidak mengetahu1 tentang gempa megathrust. Disekitar lingkungan tempat tinggal mayoritas penduduk (78%) terdapat sistem peringatan dini terkait gempa dan tsunami. Sebanyak 98% dari penduduk sudah memahami tanda-tanda yang mengindikasikan adanya potensi bencana tsunami. Sebanyak 53% penduduk mengatakan pihak berwenang telah melakukan upaya pembangunan infrastruktur. Dari analisis ini dapat diambil kesimpulan bahwa penting untuk meningkatkan komunikasi dan publikasi terkait tindakan pihak berwenang dalam mengembangkan infrastruktur untuk mengurangi dampak bencana. Usaha ini dapat melibatkan kampanye edukasi, peningkatan liputan berita, serta penyediaan informasi yang mudah diakses bagi masyarakat luas.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2024-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/geoimage/article/view/3953</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Geo-Image Journal; Vol. 13 No. 1 (2024): Spatial - Ecological - Regional; 35-43</dc:source>
	<dc:source>2549-0362</dc:source>
	<dc:source>2252-6285</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/geoimage/article/view/3953/306</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 Geo-Image Journal</dc:rights>
</oai_dc:dc>