Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Prediksi Daya Dukung Lingkungan Berbasis Jasa Ekosistem Penyedia Pangan di Kabupaten Kendal Tahun 2031: Prediction of Environmental Support Capacity Based on Food Providing Ecosystem Services in Kendal District in 2031

Geo-Image Journal · Vol. 14 No. 2 (2025) · hlm. 69–81

DOI
10.15294/geoimage.v14i2.22102
ISSN
2549-0362, 2252-6285
Terbit
2025-09-03
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Kabupaten Kendal dicanangkan sebagai pembangunan Kawasan Industri Kendal (KIK) dengan total luas 2.700 ha. Seiring dengan pertambahan populasi penduduk dan berkembang pesatnya kegiatan industri di Kabupaten Kendal menyebabkan kualitas dan daya dukung lingkungan menurun. Penilaian daya dukung lingkungan yang mampu menggambarkan kondisi spasial kewilayahan adalah berbasis jasa ekosistem. Tujuan penelitian ini adalah (1) memprediksi kondisi daya dukung lingkungan berbasis jasa ekosistem penyedia pangan di Kabupaten Kendal tahun 2031, (2) memprediksi kondisi daya dukung pangan di Kabupaten Kendal tahun 2031. Metode penelitian menggunakan analisis pola ruang berdasarkan RTRW Kabupaten Kendal Tahun 2011-2031. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya dukung lingkungan berbasis jasa ekosistem penyedia pangan pada tahun 2031 diprediksi didominasi oleh status rendah 33,56% dari total luas wilayah. Sedangkan kondisi daya dukung pangan pada tahun 2031 diprediksi memiliki status surplus dengan persentase luas 54,84% dan status defisit 45,16% dari total luas wilayah Kabupaten Kendal.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 164 tautan kepenulisan bersama · 1 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • University of Brawijaya
  • Universitas Sumatera Utara
  • University of August 17, 1945 Banyuwangi
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Erni SuhariniAfiliasi tidak diketahui7
Hariyanto HariyantoAfiliasi tidak diketahui5
Juhadi JuhadiAfiliasi tidak diketahui4
Puji HardatiAfiliasi tidak diketahui4
Apik Budi SantosoAfiliasi tidak diketahui4
Rahma HayatiAfiliasi tidak diketahui4
Saptono PutroUniversity of Brawijaya3
Purwadi SuhandiniAfiliasi tidak diketahui3
Dewi Liesnoor SetyowatiState University of Semarang3
Ervando Tommy Al-hanifAfiliasi tidak diketahui2
Tjaturahono Budi SanjotoAfiliasi tidak diketahui2
Sriyanto SriyantoAfiliasi tidak diketahui2
Muhammad Fauzan RamadhanAfiliasi tidak diketahui2
Ayu Wulansari PramitaAfiliasi tidak diketahui2
Lina Adi WijayantiAfiliasi tidak diketahui2
Eko HandoyoAfiliasi tidak diketahui2
Etty SoesilowatiAfiliasi tidak diketahui2
Edi KurniawanUniversitas Sumatera Utara2
Andi Irwan BenardiAfiliasi tidak diketahui2
Endah Fitriani RahayuState University of Semarang1
Eli Dwi AstutiAfiliasi tidak diketahui1
Khoirima Nafi'ahAfiliasi tidak diketahui1
Mohammad Syifauddin SyifauddinAfiliasi tidak diketahui1
Priyanti Handayani PutriAfiliasi tidak diketahui1
Isaaf FaadhilahAfiliasi tidak diketahui1
Masyiswa Fatika SariAfiliasi tidak diketahui1
Damai Sinar PertiwiAfiliasi tidak diketahui1
Alifah Al FaridaAfiliasi tidak diketahui1
Anggi Surya DharmaAfiliasi tidak diketahui1
Nur FauziyahAfiliasi tidak diketahui1
Mutmainnah Farida RidwanAfiliasi tidak diketahui1
marlia devi roihanahAfiliasi tidak diketahui1
Sunarko SunarkoUniversity of August 17, 1945 Banyuwangi1
Netti Liana DewiAfiliasi tidak diketahui1
Shintya Wijayati SetianingsihAfiliasi tidak diketahui1
Sudharmono SudharmonoAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/geoimage/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Prediksi Daya Dukung Lingkungan Berbasis Jasa Ekosistem Penyedia Pangan di Kabupaten Kendal Tahun 2031: Prediction of Environmental Support Capacity Based on Food Providing Ecosystem Services in Kendal District in 2031</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Zahro, In Hanifatuz</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Saputro, Purnomo Adi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Banowati, Eva</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sriyanto</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Daya Dukung Pangan, Jasa Ekosistem, Kendal, Prediksi.</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Kabupaten Kendal dicanangkan sebagai pembangunan Kawasan Industri Kendal (KIK) dengan total luas 2.700 ha. Seiring dengan pertambahan populasi penduduk dan berkembang pesatnya kegiatan industri di Kabupaten Kendal menyebabkan kualitas dan daya dukung lingkungan menurun. Penilaian daya dukung lingkungan yang mampu menggambarkan kondisi spasial kewilayahan adalah berbasis jasa ekosistem. Tujuan penelitian ini adalah (1) memprediksi kondisi daya dukung lingkungan berbasis jasa ekosistem penyedia pangan di Kabupaten Kendal tahun 2031, (2) memprediksi kondisi daya dukung pangan di Kabupaten Kendal tahun 2031. Metode penelitian menggunakan analisis pola ruang berdasarkan RTRW Kabupaten Kendal Tahun 2011-2031. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya dukung lingkungan berbasis jasa ekosistem penyedia pangan pada tahun 2031 diprediksi didominasi oleh status rendah 33,56% dari total luas wilayah. Sedangkan kondisi daya dukung pangan pada tahun 2031 diprediksi memiliki status surplus dengan persentase luas 54,84% dan status defisit 45,16% dari total luas wilayah Kabupaten Kendal.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2025-09-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/geoimage/article/view/22102</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/geoimage.v14i2.22102</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Geo-Image Journal; Vol. 14 No. 2 (2025): Special Edition - The Interwoven Landscape: Spatial, Ecological and Regional Insights; 69-81</dc:source>
	<dc:source>2549-0362</dc:source>
	<dc:source>2252-6285</dc:source>
	<dc:source>10.15294/geoimage.v14i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/geoimage/article/view/22102/6026</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Geo-Image Journal</dc:rights>
</oai_dc:dc>