Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Estimasi Perubahan Cadangan Karbon Menggunakan Metode Stock Difference Tahun 2014–2024 di Kawasan Gunung Lawu, Tawangmangu, Jawa Tengah

Geo-Image Journal · Vol. 15 No. 2 (2026) · hlm. 101–110

DOI
10.15294/geoimage.v15i2.65710
ISSN
2549-0362, 2252-6285
Terbit
2026-08-31
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Cadangan karbon merupakan indikator penting dalam menilai kemampuan ekosistem hutan menyerap karbon dan menjaga keseimbangan iklim. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis perubahan cadangan karbon di Kecamatan Tawangmangu selama periode 2014–2024 serta keterkaitannya dengan dinamika penutupan lahan. Metode yang digunakan adalah analisis spasial berbasis citra satelit dan perhitungan stock difference untuk mengestimasi total cadangan karbon pada tiap kelas tutupan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total cadangan karbon meningkat sebesar 8,97% dalam sepuluh tahun terakhir. Peningkatan ini terutama dipengaruhi oleh keberadaan hutan tanaman dan hutan lahan kering sekunder, yang berperan sebagai penyerap karbon tertinggi. Sebaliknya, penurunan luas pada kelas pertanian lahan kering sebesar 49,09% dan hutan sekunder 42,61% menunjukkan potensi kehilangan karbon di wilayah tertentu. Hasil uji regresi juga memperlihatkan bahwa aktivitas ekonomi berpengaruh besar terhadap dinamika tutupan lahan dengan nilai R² = 0,921.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 128 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • University of Brawijaya
  • State University of Semarang
  • Universitas Sumatera Utara
  • University of August 17, 1945 Banyuwangi
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Tjaturahono Budi SanjotoAfiliasi tidak diketahui7
Fahrudin HanafiAfiliasi tidak diketahui5
Ananto AjiAfiliasi tidak diketahui4
Erni SuhariniAfiliasi tidak diketahui4
Suroso SurosoAfiliasi tidak diketahui4
Dewi Liesnoor SetyowatiState University of Semarang3
Saptono PutroUniversity of Brawijaya3
Sriyono SriyonoAfiliasi tidak diketahui3
Aprillia FindayaniAfiliasi tidak diketahui2
Heri TjahonoAfiliasi tidak diketahui2
Apik Budi SantosoAfiliasi tidak diketahui2
Moch. ArifienAfiliasi tidak diketahui2
Rudiyanto RudiyantoAfiliasi tidak diketahui1
AnifahtunAfiliasi tidak diketahui1
Indah Nur SyafiraAfiliasi tidak diketahui1
Edi KurniawanUniversitas Sumatera Utara1
Tegar Iis RomadhonAfiliasi tidak diketahui1
Wahid Akhsin Budi NursidiqAfiliasi tidak diketahui1
Anisa ShofianaAfiliasi tidak diketahui1
R SugiyantoAfiliasi tidak diketahui1
Eka Anjar SariAfiliasi tidak diketahui1
ika budhi haryantoAfiliasi tidak diketahui1
Nina RosianaAfiliasi tidak diketahui1
Fandi Yusuf MaldiniAfiliasi tidak diketahui1
Sisna Yuliana Diah Utami PutriAfiliasi tidak diketahui1
Aji Setiyo NugrohoAfiliasi tidak diketahui1
Ati AstutiAfiliasi tidak diketahui1
Tukidi TukidiAfiliasi tidak diketahui1
Siva SafitriAfiliasi tidak diketahui1
Arsi Surya PrasantaAfiliasi tidak diketahui1
Dwi Utami PutriAfiliasi tidak diketahui1
Sunarko SunarkoUniversity of August 17, 1945 Banyuwangi1
Elvita SafitriAfiliasi tidak diketahui1
Waid Agus PurwantoAfiliasi tidak diketahui1
Sriyanto SriyantoAfiliasi tidak diketahui1
Habibah RochmatunAfiliasi tidak diketahui1
Mohammad Nur supraptoAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/geoimage/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Estimasi Perubahan Cadangan Karbon Menggunakan Metode Stock Difference Tahun 2014–2024 di Kawasan Gunung Lawu, Tawangmangu, Jawa Tengah</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Prasetyo, Fifi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wahyu Setyaningsih</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Heri Tjahjono</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Cadangan Karbon</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Gunung Lawu</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Penutup Lahan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Cadangan karbon merupakan indikator penting dalam menilai kemampuan ekosistem hutan menyerap karbon dan menjaga keseimbangan iklim. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis perubahan cadangan karbon di Kecamatan Tawangmangu selama periode 2014–2024 serta keterkaitannya dengan dinamika penutupan lahan. Metode yang digunakan adalah analisis spasial berbasis citra satelit dan perhitungan stock difference untuk mengestimasi total cadangan karbon pada tiap kelas tutupan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total cadangan karbon meningkat sebesar 8,97% dalam sepuluh tahun terakhir. Peningkatan ini terutama dipengaruhi oleh keberadaan hutan tanaman dan hutan lahan kering sekunder, yang berperan sebagai penyerap karbon tertinggi. Sebaliknya, penurunan luas pada kelas pertanian lahan kering sebesar 49,09% dan hutan sekunder 42,61% menunjukkan potensi kehilangan karbon di wilayah tertentu. Hasil uji regresi juga memperlihatkan bahwa aktivitas ekonomi berpengaruh besar terhadap dinamika tutupan lahan dengan nilai R² = 0,921.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2026-08-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/geoimage/article/view/65710</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/geoimage.v15i2.65710</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Geo-Image Journal; Vol. 15 No. 2 (2026): Spatial - Ecological - Regional; 101-110</dc:source>
	<dc:source>2549-0362</dc:source>
	<dc:source>2252-6285</dc:source>
	<dc:source>10.15294/geoimage.v15i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/geoimage/article/view/65710/11929</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 Geo-Image Journal</dc:rights>
</oai_dc:dc>