Jurnal
PENINGKATAN DAYA SAING SEKTOR PERTANIAN TANAMAN PANGAN ANTAR KECAMATAN DI KABUPATEN TEGAL PROVINSI JAWA TENGAH
Geo-Image Journal · Vol. 1 No. 1 (2012)
- ISSN
- 2549-0362, 2252-6285
- Terbit
- 2012-06-29
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Pertambahan penduduk mendorong perubahan tak terbatas pada jumlah penduduk, Penelitian Tujuan penelitian ini untuk: (1) mengetahui perbandingan potensi sektor pertanian tanaman pangan tiap kecamatan di Kabupaten Tegal; (2) mengetahui laju pertumbuhan sektor pertanian tanaman pangan di Kabupaten Tegal; dan (3) mengetahui daya saing sektor pertanian tanaman pangan di Kabupaten Tegal. Hasil analisis Location Quetiont secara regional, wilayah yang memiliki komoditi unggulan terbanyak yaitu Kecamatan Lebaksiu, dengan komoditi unggulan meliputi: padi, jagung, ketela rambat, kacang tanah, kacang kedelai dan kacang hijau. Sedangkan secara sektoral, komoditi tanaman pangan unggulan yang mendominasi penyediaan pangan yaitu ketela pohon.Hasil analisis Shift Share, laju pertumbuhan sektor pertanian tanaman pangan di Kabupaten Tegal tergolong baik dan mempengaruhi nilai tambah bagi pendapatan regional Kabupaten Tegal. Laju pertumbuhan sektor pertanian meningkat 3,60 persen per tahun. Laju pertumbuhan produksi sektor pertanian pangannya jauh lebih cepat dibandingkan pertumbuhan produksi nasional. Padi sebagai motor penggerak pertumbuhan sektor pertanian tanaman pangan. Hasil analisis Scalograme, daya saing sektor pertanian antar kecamatan di Kabupaten Tegal bersaing secara ketat.Tingkat ketersediaan fasilitas pertanian tertinggi terdapat di Kecamatan Kramat.Sedangkan kelengkapan fasilitas pendukung pertanian terendah terdapat di Kecamatan Dukuhturi.The purpose of this study include: (1) to know the ratio of the potential of agricultural crop seach district in Tegal regency, (2) to understand the growth rate of agricultural crops in Tegal regency, and (3)knowing the competitiveness of agricultural crops in Tegal regency. Location analysis results Questiont regional basis,the region has the largest commodity is Lebaksiu District, a leading commodities include rice, maize, sweet potatoes, peanuts, soybeans and greenbeans. While the sector,leading commodity crops that dominate the food supply is cassava. Shift Share analysis results, the growth rate of agricultural crops in Tegal regency quite good and add value to influence the regional income Tegal regency. The growth rate Increased up to 3.60 percent per year. The growth rate of agricultural food production is much faster than the growth in national production. Rice as a motor of growth in agricultural crops. Scalograme analysis results, the competitiveness of the agricultural sector between sub-districts in Tegal regency competeclosely. The highest level of availability of agricultural facilities in the district are Kramat. While the completeness of the lowest agricultural support facilities located in District Dukuhturi.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 113 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- University of Brawijaya
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Puji Hardati | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Ananto Aji | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Apik Budi Santoso | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Eva Banowati | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Erni Suharini | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Dewi Liesnoor Setyowati | State University of Semarang | 2 |
| Saptono Putro | University of Brawijaya | 2 |
| Hariyanto Hariyanto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Imam Hanafi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wiwit Lutfita Setianingrum | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| India Salsabila Zahra Ashifa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Edi Kurniawan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Aprillia Findayani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Risma Martiyani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhamad Fadli | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Chusnul Khotimah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Erna Setyawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dea Halimatus Syadiah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Diyah Wahyuningsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Juhadi Juhadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Anisa Ulul Asmi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Gladiasmoro Jati Subiyantoro | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Moch. Arifien | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Kiki Yudhi Prasetyo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Irfan Maulana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nina Rochaniyah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dwi Nova Hadi Prasetyo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tjaturahono Budi Sanjoto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rini Tri Anjani Nur Faidah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nurahmad Fatoni | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Miftahurridlo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dony Richo Saputra | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Beuty Rosa Melati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Novi Jumatiningrum | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Venny Amalia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rahmatul Fajar Ayuningtyas | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nabilla Geografi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.