Jurnal
ANALISIS KERAPATAN VEGETASIMENGGUNAKAN TEKNIK PENGINDERAAN JAUH SEBAGAI BASIS EVALUASI KERUSAKAN HUTAN DI TAMAN NASIONAL GUNUNG GEDE PANGRANGO
Geo-Image Journal · Vol. 1 No. 1 (2012)
- ISSN
- 2549-0362, 2252-6285
- Terbit
- 2012-06-29
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mengetahui tingkat kerapatan vegetasi, mengetahui persebaran dan luasan kerusakan hutan di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango tahun 1999, tahun 2005 dan tahun 2010 dengan menggunakan teknik penginderaan jauh. Dalam penelitian ini, citra landsat ETM tahun perekaman 1999, landsat TM tahun perekaman 2005 dan citra quickbirs hasil dari google map tahun perekaman 2010 digunakan sebagai dasar informasi tutupan lahan dan dari hasil penilaian kerapatan vegetasi dan Masing–masing kelas kerusakan vegetasi mempunyai interval dengan standart kelas kerusakan hutan, nilai kerusakan berat mempunyai nilai kerapatan vegetasi antara -1 s/d 0.32, kerusakan sedang mempunyai nilai Kerapatan Vegetasi antara > 0.32 s/d 0.42 dan kerusakan tidak rusak mempunya nilai Kerapatan Vegetasi antara > 0.42 s/d 1. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan Kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango mengalami penurunan kerapatan vegetasi yang disebabkan oleh penebangan liar di daerah Ciambar Kabupaten Sukabumi, penambangan pasir yang semakin mengancam daerah penyangga taman nasional di daerah Cugenang Kabupaten Cianjur dan Illegal Loging yang semakin tinggi intensitasnya di Nagrak Kabupaten Sukabumi.This study aimed to examine determine the density of vegetation, determine the distribution and extent of damage to forests in the National Park of Mount Gede Pangrango 1999, 2005 and 2010 by using remote sensing techniques. In this study, Landsat ETM image recording in 1999, Landsat TM images in 2005 and recording the results of google map quickbirs recording year 2010 is used as the basis of information of land cover and vegetation density assessment and each class has a vegetation damage interval with standard class destruction of forests, the value of heavy damage vegetation density has a value between -1 to 0:32, moderate damage vegetation density has a value between> 0:32 to 0:42 and the damage is not damaged possessed vegetation density values between> 0:42 to 1. The results of this study indicate that changes in Gunung Gede National Park area Pangrango vegetation density decrease caused by illegal logging in the area Ciambar Sukabumi, sand mining is increasingly threatening the buffer zones of national parks in the area Cugenang Cianjur and illegal logging of the higher intensity in Nagrak Sukabumi.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 140 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- University of Brawijaya
- University of August 17, 1945 Banyuwangi
- State University of Semarang
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Heri Tjahjono | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Sriyanto Sriyanto | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Apik Budi Santoso | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Eva Banowati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Moch. Arifien | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Retno Salaras Mahati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Vina Nurul Husna | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Wahyu Setyaningsih | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Ananto Aji | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Juhadi Juhadi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Dewi Liesnoor Setyowati | State University of Semarang | 2 |
| Hairumini Hairumini | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Musyafari Waluyo | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Saptono Putro | University of Brawijaya | 2 |
| Sunarko Sunarko | University of August 17, 1945 Banyuwangi | 2 |
| Erni Suharini | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Andi Irwan Benardi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Erin Dian Winarni | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dwi Jatmiko | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| eko ahmad riyanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Septiana Mardhikawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hartini Hartini | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Kahfiani Irdoka | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| wahono wahono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ratna Dwi Setyowati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Suroso Suroso | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Edi Pranoto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Eko Adi Saputro | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Putri Inmas P | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nurrahim Adhadina Eka Putri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ruhaniah Atma Sari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sriyono Sriyono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Isnaini Rahmatia Irnawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Leksahawa Pramawidya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ariyani Indrayati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rini Tri Anjani Nur Faidah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ainun Hinggis Nur Wulansari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.