Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Daya Layan dan Pola Sebaran Pasar Tradisional Terhadap Tingkat Kepuasan Pembeli di Pasar Tradisional Kota Semarang

Geo-Image Journal · Vol. 9 No. 2 (2020) · hlm. 121–130

DOI
10.15294/geoimage.v9i2.39682
ISSN
2549-0362, 2252-6285
Terbit
2020-07-27
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Keberadaan pasar tradisional di Kota Semarang mulai tergeser oleh keberadaan pasar modern, untuk mempertahankan eksistensi pasar tradisional maka keberadaan pasar tradisional dan pelayanan fasilitasnya seharusnya sudah dapat melayani penduduk secara keseluruhan agar penduduk tetap tertarik berbelanja di pasar tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui daya layan pasar tradisional di Kota Semarang. (2) mengetahui pola sebaran pasar tradisional di Kota Semarang. (3) mengetahui tingkat kepuasan pembeli di pasar tradisional. Penelitian ini berlokasi di 12 pasar tradisional yang ada di Kota Semarang. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis fungsi pelayanan, analisis tetangga terdekat, dan analisis tingkat kepuasan pembeli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya layan pasar tradisional Kota Semarang tidak efektif untuk melayani penduduk yang ada, dengan nilai agregat efektivitas daya layan sebesar 0,11 untuk pasar lingkungan, 0,42 untuk pasar wilayah, dan 0,79 untuk pasar kota. Pola sebaran pasar tradisional di Kota Semarang membentuk pola tersebar tidak merata dengan nila T sebesar 0,90. Dan untuk tingkat kepuasan pembeli di pasar tradisional didapatkan nilai sebesar 78% yang berarti pembeli sudah merasa puas dengan pelayanan dan kinerja yang diberikan oleh pedagang dan pengelola pasar.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 108 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Universitas Gadjah Mada
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Erni SuhariniAfiliasi tidak diketahui7
Eva BanowatiAfiliasi tidak diketahui5
Saptono PutroAfiliasi tidak diketahui5
Dewi Liesnoor SetyowatiState University of Semarang4
Puji HardatiAfiliasi tidak diketahui3
Sriyono SriyonoAfiliasi tidak diketahui3
Ananto AjiAfiliasi tidak diketahui2
Suroso SurosoAfiliasi tidak diketahui2
Andi Irwan BenardiAfiliasi tidak diketahui2
Salahuddin SalahuddinUniversitas Gadjah Mada1
Nurhayu MalikAfiliasi tidak diketahui1
Supriyadi SupriyadiAfiliasi tidak diketahui1
Ervando Tommy Al-hanifAfiliasi tidak diketahui1
Mohammad SyifauddinAfiliasi tidak diketahui1
Herlambang Fadlan SejatiAfiliasi tidak diketahui1
Puneet IyerAfiliasi tidak diketahui1
Juhadi JuhadiAfiliasi tidak diketahui1
Afkar Jihad Al-afghani AfkarAfiliasi tidak diketahui1
Muh. SholehAfiliasi tidak diketahui1
Bella Zulfia Aisyatul WahidahAfiliasi tidak diketahui1
R SugiyantoAfiliasi tidak diketahui1
tahmid fitriantoAfiliasi tidak diketahui1
Agus ArifinAfiliasi tidak diketahui1
Tukidi TukidiAfiliasi tidak diketahui1
Moch. ArifienAfiliasi tidak diketahui1
Fajar RianawatiAfiliasi tidak diketahui1
Nurdianto NurdiantoAfiliasi tidak diketahui1
Dewi Liesnoor SetyawatiAfiliasi tidak diketahui1
Sudharmono SudharmonoAfiliasi tidak diketahui1
Dedy Hendra PrastiaAfiliasi tidak diketahui1
Mas Aditia NugrohoAfiliasi tidak diketahui1
Ganes NalisaAfiliasi tidak diketahui1
Eldo Rado SilabanAfiliasi tidak diketahui1
Inka Wahyu SafitriAfiliasi tidak diketahui1
Irna Nur Fita SariAfiliasi tidak diketahui1
Arinta Yuni AstantiAfiliasi tidak diketahui1
Mila WardaniAfiliasi tidak diketahui1
Dennis Rachmad PutrantoAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/geoimage/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Daya Layan dan Pola Sebaran Pasar Tradisional Terhadap Tingkat Kepuasan Pembeli di Pasar Tradisional Kota Semarang</dc:title>
	<dc:creator>Pratami, Nola Irna</dc:creator>
	<dc:creator>Hariyanto, Hariyanto</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Keberadaan pasar tradisional di Kota Semarang mulai tergeser oleh keberadaan pasar modern, untuk mempertahankan eksistensi pasar tradisional maka keberadaan pasar tradisional dan pelayanan fasilitasnya seharusnya sudah dapat melayani penduduk secara keseluruhan agar penduduk tetap tertarik berbelanja di pasar tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui daya layan pasar tradisional di Kota Semarang. (2) mengetahui pola sebaran pasar tradisional di Kota Semarang. (3) mengetahui tingkat kepuasan pembeli di pasar tradisional. Penelitian ini berlokasi di 12 pasar tradisional yang ada di Kota Semarang. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis fungsi pelayanan, analisis tetangga terdekat, dan analisis tingkat kepuasan pembeli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya layan pasar tradisional Kota Semarang tidak efektif untuk melayani penduduk yang ada, dengan nilai agregat efektivitas daya layan sebesar 0,11 untuk pasar lingkungan, 0,42 untuk pasar wilayah, dan 0,79 untuk pasar kota. Pola sebaran pasar tradisional di Kota Semarang membentuk pola tersebar tidak merata dengan nila T sebesar 0,90. Dan untuk tingkat kepuasan pembeli di pasar tradisional didapatkan nilai sebesar 78% yang berarti pembeli sudah merasa puas dengan pelayanan dan kinerja yang diberikan oleh pedagang dan pengelola pasar.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2020-07-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/geoimage/article/view/39682</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/geoimage.v9i2.39682</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Geo-Image Journal; Vol 9 No 2 (2020): Geo-Image; 121 -130</dc:source>
	<dc:source>2549-0362</dc:source>
	<dc:source>2252-6285</dc:source>
	<dc:source>10.15294/geoimage.v9i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/geoimage/article/view/39682/16511</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Geo-Image</dc:rights>
</oai_dc:dc>