Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Tingkat Ketelitian Citra Terhadap Variasi Tinggi Terbang Menggunakan Wahana UAV Quadcopter di Kampus Universitas Negeri Semarang

Geo-Image Journal · Vol. 10 No. 1 (2021) · hlm. 39–45

ISSN
2549-0362, 2252-6285
Terbit
2021-06-11
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

The growing use of maps demands innovation in accurate and fast map creation. There is aQuadcopter UAV ride which is a medium to get aerial photos quickly and precisely. But in itsimplementation there is still a discrepancy in the accuracy of the image with the conditions on thefield. The purpose of this study is to find out the level of accuracy of the imagery towards the flyingaltitude of the drone and the effectiveness of mapping using UAVs. This research is a quantitativedescriptive study with field data analysis methods. The analysis unit is 5 aerial photo images ofSemarang State University Campus with different heights. The results of this study are mappingunnes campus with Quadcopter UAV rides can produce detailed imagery with GSD <5 cm anddrone flying altitude below 150 m. The lower the flying altitude, the narrower the scope and thehigher the flying altitude, the wider the scope of the photo imagery obtained. Pemanfaatan peta yang semakin berkembang, menuntut inovasi dalam pembuatan petasecara akurat dan cepat. Adanya wahana UAV Quadcopter yang merupakan mediauntuk mendapatkan foto udara secara cepat dan tepat. Namun dalam pelaksanaannyamasih terdapat ketidaksesuaian ketelitian citra dengan kondisi di lapangan. Tujuanpenelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat ketelitian citra terhadap ketinggian terbangdrone dan efektivitas pemetaan menggunakan UAV. Penelitian ini adalah penelitiandeskriptif kuantitatif dengan metode analisis data lapangan. Unit analisisya yaitu 5 citrafoto udara Kampus Universitas Negeri Semarang dengan ketinggian yang berbeda. Hasilpenelitian ini yaitu pemetaan kampus Unnes dengan wahana UAV Quadcopter dapatmenghasilkan citra yang detail dengan GSD <5 cm dan ketinggian terbang dronedibawah 150 m. Semakin rendah ketinggian terbang maka semakin sempit cakupannyadan semakin tinggi ketinggian terbang maka semakin luas cakupan citra foto yangdidapatkan.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 98 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Sumatera Utara
  • University of August 17, 1945 Banyuwangi
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Tjaturahono Budi SanjotoAfiliasi tidak diketahui5
Aprillia FindayaniAfiliasi tidak diketahui4
Ananto AjiAfiliasi tidak diketahui4
Suroso SurosoAfiliasi tidak diketahui2
Sriyono SriyonoAfiliasi tidak diketahui2
Erni SuhariniAfiliasi tidak diketahui2
AnifahtunAfiliasi tidak diketahui2
Tazkia Salsabiela SofuanAfiliasi tidak diketahui1
Edi KurniawanUniversitas Sumatera Utara1
Tegar Iis RomadhonAfiliasi tidak diketahui1
R SugiyantoAfiliasi tidak diketahui1
Eka Anjar SariAfiliasi tidak diketahui1
Nina RosianaAfiliasi tidak diketahui1
Moch. ArifienAfiliasi tidak diketahui1
Fandi Yusuf MaldiniAfiliasi tidak diketahui1
Apik Budi SantosoAfiliasi tidak diketahui1
Sisna Yuliana Diah Utami PutriAfiliasi tidak diketahui1
Dwi Utami PutriAfiliasi tidak diketahui1
Sunarko SunarkoUniversity of August 17, 1945 Banyuwangi1
Elvita SafitriAfiliasi tidak diketahui1
Mohammad Nur supraptoAfiliasi tidak diketahui1
Ratna Dewi AnisaAfiliasi tidak diketahui1
Nida Sayyidatul IzzaAfiliasi tidak diketahui1
Ainun Hinggis Nur WulansariAfiliasi tidak diketahui1
Tri IndriyanaAfiliasi tidak diketahui1
Muhdi MahdavikyaAfiliasi tidak diketahui1
Anggi Galih PratamaAfiliasi tidak diketahui1
Riza Arnellia AvontaAfiliasi tidak diketahui1
Andriana Hetty CahyaningtyasAfiliasi tidak diketahui1
Mail AndriyantoAfiliasi tidak diketahui1
Januar WijayaAfiliasi tidak diketahui1
Damar SianturrahmanAfiliasi tidak diketahui1
Wahyu SetyaningsihAfiliasi tidak diketahui1
Fifi PrasetyoAfiliasi tidak diketahui1
Novi Ike SusantlAfiliasi tidak diketahui1
Agus SiswantoAfiliasi tidak diketahui1
Saptono PutroAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/geoimage/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Tingkat Ketelitian Citra Terhadap Variasi Tinggi Terbang Menggunakan Wahana UAV Quadcopter di Kampus Universitas Negeri Semarang</dc:title>
	<dc:creator>Mustofa, Moh. Zaenal Aripin</dc:creator>
	<dc:creator>Tjahjono, Heri</dc:creator>
	<dc:creator>Hanafi, Fahrudin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">The growing use of maps demands innovation in accurate and fast map creation. There is aQuadcopter UAV ride which is a medium to get aerial photos quickly and precisely. But in itsimplementation there is still a discrepancy in the accuracy of the image with the conditions on thefield. The purpose of this study is to find out the level of accuracy of the imagery towards the flyingaltitude of the drone and the effectiveness of mapping using UAVs. This research is a quantitativedescriptive study with field data analysis methods. The analysis unit is 5 aerial photo images ofSemarang State University Campus with different heights. The results of this study are mappingunnes campus with Quadcopter UAV rides can produce detailed imagery with GSD &amp;lt;5 cm anddrone flying altitude below 150 m. The lower the flying altitude, the narrower the scope and thehigher the flying altitude, the wider the scope of the photo imagery obtained.
Pemanfaatan peta yang semakin berkembang, menuntut inovasi dalam pembuatan petasecara akurat dan cepat. Adanya wahana UAV Quadcopter yang merupakan mediauntuk mendapatkan foto udara secara cepat dan tepat. Namun dalam pelaksanaannyamasih terdapat ketidaksesuaian ketelitian citra dengan kondisi di lapangan. Tujuanpenelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat ketelitian citra terhadap ketinggian terbangdrone dan efektivitas pemetaan menggunakan UAV. Penelitian ini adalah penelitiandeskriptif kuantitatif dengan metode analisis data lapangan. Unit analisisya yaitu 5 citrafoto udara Kampus Universitas Negeri Semarang dengan ketinggian yang berbeda. Hasilpenelitian ini yaitu pemetaan kampus Unnes dengan wahana UAV Quadcopter dapatmenghasilkan citra yang detail dengan GSD &amp;lt;5 cm dan ketinggian terbang dronedibawah 150 m. Semakin rendah ketinggian terbang maka semakin sempit cakupannyadan semakin tinggi ketinggian terbang maka semakin luas cakupan citra foto yangdidapatkan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2021-06-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/geoimage/article/view/47321</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Geo-Image Journal; Vol 10 No 1 (2021): Geo-Image; 39-45</dc:source>
	<dc:source>2549-0362</dc:source>
	<dc:source>2252-6285</dc:source>
	<dc:source>10.15294/geoimage.v10i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/geoimage/article/view/47321/19156</dc:relation>
</oai_dc:dc>