Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Estimasi Trend Area Terbakar Pada Hutan dan Lahan Berbasis Citra Radar Sentinel-1 di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan Tahun 2015-2019

Geo-Image Journal · Vol. 10 No. 2 (2021) · hlm. 107–116

ISSN
2549-0362, 2252-6285
Terbit
2021-08-10
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Ogan Komering Ilir (OKI) District is the district that experienced the worst fires in South Sumatra Province. based on hotspot data for 2019 for the period July to November a total of 8,637 points were caused by the ENSO phenomenon due to climate anomalies that caused forest and land fires. The purpose of this study to identify the trend of land and forest fires in the OKI District during 2015, 2017, and 2019 and analyze the impact caused by the forest fires and land in OKI District during 2015, 2017, and 2019. The collection of data by satellite image interpretation, literature study, observation, and documentation. The sampling method is based on research by Projo Danoedoro in 2015 with a total of 194 samples. The data analysis technique used accuracy test analysis and descriptive statistical analysis. These results indicate that in 2015 and 2019 have the same pattern of burned areas, but not in 2017 and the test results indicated the accuracy of the results of image processing Sentinel 1 by 60%. The impact resulting from the existence of land and forest fires is assumed there are changes in land cover. The results of Landsat 8 processing show that the pattern of significant land cover changes occurs in vegetation, open land, and air cover which are affected by the occurrence of forest and forestry forests based on the 2015, 2017, and 2019 time series. Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menjadi kabupaten yang mengalami kebakaran terparah di Provinsi Sumatera Selatan. Berdasarkan data hotspot tahun 2019 periode bulan juli hingga november sejumlah 8.637 titik yang disebabkan oleh fenomena ENSO akibat dari anomali iklim yang memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Tujuan dari penelitian ini untuk Mengidentifikasi trend kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten OKI selama tahun 2015,2017, dan 2019 dan menganalisis dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten OKIr selama tahun 2015, 2017, dan 2019. Pengumpulan data dengan intepretasi citra satelit, studi pustaka, observasi, dan dokumentasi. Metode pengambilan sampel berdasarkan penelitian Projo Danoedoro tahun 2015 dengan total 194 sampel. Teknik analisis data menggunakan analisis uji akurasi dan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada tahun 2015 dan 2019 memiliki kesamaan pola area terbakar namun tidak dengan tahun 2017 dan hasil uji akurasi yang ditunjukan dari hasil pengolahan citra Sentinel 1 sebesar 60%. Dampak yang diakibatkan dari adanya kebakaran hutan dan lahan adalah diasumsikan terdapat perubahan penutup lahan. Hasil dari pengolahan Landsat 8 menunjukan bahwa pola perubahan penutup lahan signifikan terjadi pada penutup lahan vegetasi, lahan terbuka, dan terbangung yang dipengaruhi akibat terjadinya KARHUTLA berdasarkan time series tahun 2015, 2017, dan 2019.

Jaringan kolaborasi para penulis

36 penulis · 112 tautan kepenulisan bersama · 7 lintas organisasi

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • University of Brawijaya
  • Omdurman Islamic University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Nana Kariada Tri MartutiState University of Semarang5
Inaya Sari MelatiState University of Semarang2
Dhita Prasisca MutiatariState University of Semarang2
Satya Budi NugrahaAfiliasi tidak diketahui2
Dhita Pracisca MutiatariAfiliasi tidak diketahui2
Dhoni HartantoAfiliasi tidak diketahui1
Isti HidayahAfiliasi tidak diketahui1
RR. Sri Ratna RahayuAfiliasi tidak diketahui1
Danang Dwi SaputroAfiliasi tidak diketahui1
Fulia Aji GustamanAfiliasi tidak diketahui1
Lelu Dina ApristiaiAfiliasi tidak diketahui1
Dadan BudiansyahAfiliasi tidak diketahui1
Dwi Fiska FalisahAfiliasi tidak diketahui1
Nasir NayamAfiliasi tidak diketahui1
Abdul JabbarUniversity of Brawijaya1
Amar Sharaf Eldin KhairOmdurman Islamic University1
Andin IrsadiState University of Semarang1
Nur Kusuma DewiAfiliasi tidak diketahui1
Dadang SomantriAfiliasi tidak diketahui1
Apik Budi SantosoAfiliasi tidak diketahui1
Aprillia FindayaniAfiliasi tidak diketahui1
Roisyah BudiatiAfiliasi tidak diketahui1
Arifah Nor RohmahAfiliasi tidak diketahui1
Andi Irwan BenardiAfiliasi tidak diketahui1
Venny AmaliaAfiliasi tidak diketahui1
Widya PurwaningsihAfiliasi tidak diketahui1
Iis PurwaningsihAfiliasi tidak diketahui1
Purnomo Adi SaputroAfiliasi tidak diketahui1
Rahma HayatiAfiliasi tidak diketahui1
Toriqo Gusniar RamadhanAfiliasi tidak diketahui1
Arif Khoir MahmudAfiliasi tidak diketahui1
Dewi Liesnoor SetyowatiState University of Semarang1
Wahyu SetyaningsihAfiliasi tidak diketahui1
Nur Laily FauziyahAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/geoimage/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Estimasi Trend Area Terbakar Pada Hutan dan Lahan Berbasis Citra Radar  Sentinel-1 di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan Tahun 2015-2019</dc:title>
	<dc:creator>Ramadhan, Dani</dc:creator>
	<dc:creator>Sidiq, Wahid Akhsin Budi Nur</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Ogan Komering Ilir (OKI) District is the district that experienced the worst fires in South Sumatra Province. based on hotspot data for 2019 for the period July to November a total of 8,637 points were caused by the ENSO phenomenon due to climate anomalies that caused forest and land fires. The purpose of this study to identify the trend of land and forest fires in the OKI District during 2015, 2017, and 2019 and analyze the impact caused by the forest fires and land in OKI District during 2015, 2017, and 2019. The collection of data by satellite image interpretation, literature study, observation, and documentation. The sampling method is based on research by Projo Danoedoro in 2015 with a total of 194 samples. The data analysis technique used accuracy test analysis and descriptive statistical analysis. These results indicate that in 2015 and 2019 have the same pattern of burned areas, but not in 2017 and the test results indicated the accuracy of the results of image processing Sentinel 1 by 60%. The impact resulting from the existence of land and forest fires is assumed there are changes in land cover. The results of Landsat 8 processing show that the pattern of significant land cover changes occurs in vegetation, open land, and air cover which are affected by the occurrence of forest and forestry forests based on the 2015, 2017, and 2019 time series.
Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menjadi kabupaten yang mengalami kebakaran terparah di Provinsi Sumatera Selatan. Berdasarkan data hotspot tahun 2019 periode bulan juli hingga november sejumlah 8.637 titik yang disebabkan oleh fenomena ENSO akibat dari anomali iklim yang memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Tujuan dari penelitian ini untuk Mengidentifikasi trend kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten OKI selama tahun 2015,2017, dan 2019 dan menganalisis dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten OKIr selama tahun 2015, 2017, dan 2019. Pengumpulan data dengan intepretasi citra satelit, studi pustaka, observasi, dan dokumentasi. Metode pengambilan sampel berdasarkan penelitian Projo Danoedoro tahun 2015 dengan total 194 sampel. Teknik analisis data menggunakan analisis uji akurasi dan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada tahun 2015 dan 2019 memiliki kesamaan pola area terbakar namun tidak dengan tahun 2017 dan hasil uji akurasi yang ditunjukan dari hasil pengolahan citra Sentinel 1 sebesar 60%. Dampak yang diakibatkan dari adanya kebakaran hutan dan lahan adalah diasumsikan terdapat perubahan penutup lahan. Hasil dari pengolahan Landsat 8 menunjukan bahwa pola perubahan penutup lahan signifikan terjadi pada penutup lahan vegetasi, lahan terbuka, dan terbangung yang dipengaruhi akibat terjadinya KARHUTLA berdasarkan time series tahun 2015, 2017, dan 2019.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2021-08-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/geoimage/article/view/48976</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Geo-Image Journal; Vol 10 No 2 (2021): Geo-Image; 107-116</dc:source>
	<dc:source>2549-0362</dc:source>
	<dc:source>2252-6285</dc:source>
	<dc:source>10.15294/geoimage.v10i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/geoimage/article/view/48976/19744</dc:relation>
</oai_dc:dc>