Jurnal
Pengaruh Alih Orientasi Petani Palawija menjadi Petani Tembakau terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Petani di Desa Lambangan Kulon Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang
Geo-Image Journal · Vol. 12 No. 1 (2023) · hlm. 71–77
- ISSN
- 2549-0362, 2252-6285
- Terbit
- 2023-04-29
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Proses transformasi dari pertanian subsisten ke pertanian komersil terjadi di Desa Lambangan Kulon, terbukti dengan trend meningkatnya produksi tanaman tembakau yang masuk ke Desa Lambangan Kulon sejak tahun 2010. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis pengaruh aktivitas pertanian di Desa Lambangan Kulon, (2) menelaah dampak sosial ekonomi masyarakat Desa Lambangan Kulon setelah masuk dan berkembangnya pertanian tembakau. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara alih orientasi petani palawija menjadi petani tembakau terhadap kondisi sosial ekonomi petani. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa tingkat pendapatan petani menanam tembakau di Desa Lambangan Kulon adalah 3,08 kali modal, yaitu memiliki perbandingan sebesar 1,63 kali dari usahatani palawija. Faktor utama petani mengubah orientasinya dalam memilih tanaman yang diusahakan adalah faktor keuntungan yang erat kaitannya dengan harga jual, faktor geografis yang memungkinkan tanaman yang diusahakan tumbuh pada wilayah tersebut, dan faktor tutor sebaya yang menumbuhkan motivasi petani dengan melihat keberhasilan petani sebelumnya. Dampak yang dirasakan petani setelah masuk dan berkembangnya tanaman tembakau antara lain yaitu pendapatan yang meningkat dari sebelumnya, kondisi tempat tinggal lebih baik, memiliki tabungan dari hasil panen, serta harapan untuk menyekolahkan anak ke jenjang lebih tinggi memiliki potensi yang besar untuk diwujudkan. Selain kehidupan sosial ekonomi yang berubah sistem pertanian juga mengalami perubahan yang cukup baik, seperti penggunaan teknologi pertanian cultivator/ traktor tangan dan mesin rajang yang meningkatkan produktivitas pertanian. Kendala utama dalam usahatani tembakau adalah curah hujan yang tinggi, sehingga petani tembakau sebaiknya mempersiapkan lahan dengan membuat got keliling untuk mengantisipasi musim yang tidak dapat diprediksi untuk meminimalisir kematian tanaman tembakau.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 109 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- University of August 17, 1945 Banyuwangi
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Hariyanto Hariyanto | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Erni Suharini | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Juhadi Juhadi | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Puji Hardati | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Purwadi Suhandini | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Apik Budi Santoso | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Tjaturahono Budi Sanjoto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sriyanto Sriyanto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Muhammad Fauzan Ramadhan | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Ayu Wulansari Pramita | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Lina Adi Wijayanti | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Eko Handoyo | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Etty Soesilowati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Dewi Liesnoor Setyowati | State University of Semarang | 2 |
| Rahma Hayati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Anggi Surya Dharma | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andi Irwan Benardi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mutmainnah Farida Ridwan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| marlia devi roihanah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sunarko Sunarko | University of August 17, 1945 Banyuwangi | 1 |
| Netti Liana Dewi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Shintya Wijayati Setianingsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sudharmono Sudharmono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ratna Dwi Setyowati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Danang Sarjono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dwi Novi Susanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dedy Hendra Prastia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhamad Roudhotul Ulum | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Haryanto Haryanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Salim Maisaroh | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mugi Lestari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rian Ardiyanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Amalia Fitria | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nur Aliyah Ruhyati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fattika Herawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Devy Ravina Dhiaswari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Arinta Yuni Astanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Destiana Aninditya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.