Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Perbandingan Daya Dukung Lahan Pertanian Padi di Kabupaten Grobogan

Geo-Image Journal · Vol. 12 No. 2 (2023) · hlm. 99–107

DOI
10.15294/geoimage.v12i2.66264
ISSN
2549-0362, 2252-6285
Terbit
2023-08-31
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Kabupaten Grobogan merupakan kabupaten terpadat kedua di Provinsi Jawa Tengah dengan luas wilayah mencapai 197.586,42 dengan tanah sawah seluas 63.955. Kajian kali ini akan berfokus pada perhitungan kebutuhan lahan pertanian di setiap Kecamatan di wilayah Kabupaten Grobogan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh indeks daya dukung padi di Kabupaten Grobogan tahun 2017 dan 2022 melalui studi dokumentasi. Metode deskriptif kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dalam memperoleh data. Pada tahun 2017 rata-rata daya dukung lahan padi di Kabupaten Grobogan yaitu 3,96 (surplus) dan pada tahun 2022 yaitu 3,59 (surplus). Artinya, meskipun wilayah tersebut mampu melaksanakan swasembada pangan atau jumlah penduduk yang berada dalam jangkauan penduduk ideal, namun ada fluktuasi yang terjadi di beberapa daerah. Penurunan indeks selain karena terjadinya penurunan luas lahan panen, juga disebabkan oleh bertambahnya jumlah penduduk. Selain itu, penurunan produksi lahan juga turut serta dalam penurunan klasifikasi kelas pada kecamatan tersebut. Tantangan implementasi daya dukung lahan pertanian berbasis ekoregion adalah data yang masih berbasis administrasi, contohnya adalah data jumlah penduduk dan produktivitas padi. Guna mensiasati hal tersebut, data dapat diintegrasikan dengan pendekatan penginderaan jauh. Pendekatan tersebut bisa dengan transformasi citra indeks vegetasi seperti NDVI maupun EVI.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 142 tautan kepenulisan bersama · 21 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • University of Brawijaya
  • Diponegoro University
  • University of Edinburgh
  • Indonesia University of Education
  • Omdurman Islamic University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Rifa’ AtunnisaState University of Semarang7
Amnan HarisAfiliasi tidak diketahui6
Cintiya Egi PurwadiAfiliasi tidak diketahui6
Fathia LutfianandaUniversity of Edinburgh5
Andhina Putri HeriyantiDiponegoro University5
Mahendra GunawanAfiliasi tidak diketahui4
Dhiyanita ShabrinaAfiliasi tidak diketahui4
Lenny Helmalia MustikawatiAfiliasi tidak diketahui4
Andin IrsadiState University of Semarang3
Andin Vita AmaliaAfiliasi tidak diketahui3
Putri Alifa KholilAfiliasi tidak diketahui3
Bambang Eko SusiloState University of Semarang2
Sri SukaesihState University of Semarang2
Nuni WidiartiState University of Semarang2
Siti WahyuniAfiliasi tidak diketahui2
Aditya MariantiAfiliasi tidak diketahui2
Virgania SariAfiliasi tidak diketahui2
Niki AstriaAfiliasi tidak diketahui2
Murbangun NuswowatiState University of Semarang2
Sergi Fernandez AlejandroAfiliasi tidak diketahui2
Rizal Setya PerdanaUniversity of Brawijaya1
Aryo PinanditoUniversity of Brawijaya1
Multohadi HamzaturrazakUniversity of Brawijaya1
Abdul JabbarState University of Semarang1
Andin Vita AmaliaState University of Semarang1
Haikal Muhammad IhsanIndonesia University of Education1
Purwanto PurwantoDiponegoro University1
Hartuti PurnaweniDiponegoro University1
Partaya PartayaAfiliasi tidak diketahui1
Amar Sharaf Eldin KhairOmdurman Islamic University1
Nur Kusuma DewiAfiliasi tidak diketahui1
Dadang SomantriAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/geoimage/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Perbandingan Daya Dukung Lahan Pertanian Padi di Kabupaten Grobogan</dc:title>
	<dc:creator>Rahmawati, Dwi</dc:creator>
	<dc:creator>Ershanti, Agnes Dewi Wuri</dc:creator>
	<dc:creator>Sultan, Habil</dc:creator>
	<dc:creator>Akmal, Muhamad Roihan</dc:creator>
	<dc:creator>Aini, Maqfiroh Intan Nurul</dc:creator>
	<dc:creator>Rahmalidya, Alfia</dc:creator>
	<dc:creator>Fariz, Trida Ridho</dc:creator>
	<dc:creator>Jabbar, Abdul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kabupaten Grobogan merupakan kabupaten terpadat kedua di Provinsi Jawa Tengah dengan luas wilayah mencapai 197.586,42 dengan tanah sawah seluas 63.955. Kajian kali ini akan berfokus pada perhitungan kebutuhan lahan pertanian di setiap Kecamatan di wilayah Kabupaten Grobogan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh indeks daya dukung padi di Kabupaten Grobogan tahun 2017 dan 2022 melalui studi dokumentasi. Metode deskriptif kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dalam memperoleh data. Pada tahun 2017 rata-rata daya dukung lahan padi di Kabupaten Grobogan yaitu 3,96 (surplus) dan pada tahun 2022 yaitu 3,59 (surplus). Artinya, meskipun wilayah tersebut mampu melaksanakan swasembada pangan atau jumlah penduduk yang berada dalam jangkauan penduduk ideal, namun ada fluktuasi yang terjadi di beberapa daerah. Penurunan indeks selain karena terjadinya penurunan luas lahan panen, juga disebabkan oleh bertambahnya jumlah penduduk. Selain itu, penurunan produksi lahan juga turut serta dalam penurunan klasifikasi kelas pada kecamatan tersebut. Tantangan implementasi daya dukung lahan pertanian berbasis ekoregion adalah data yang masih berbasis administrasi, contohnya adalah data jumlah penduduk dan produktivitas padi. Guna mensiasati hal tersebut, data dapat diintegrasikan dengan pendekatan penginderaan jauh. Pendekatan tersebut bisa dengan transformasi citra indeks vegetasi seperti NDVI maupun EVI.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2023-08-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/geoimage/article/view/66264</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/geoimage.v12i2.66264</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Geo-Image Journal; Vol 12 No 2 (2023): Vol 12 No 2 (2023): Geo-Image : Spatial - Ecological - Regional; 99-107</dc:source>
	<dc:source>2549-0362</dc:source>
	<dc:source>2252-6285</dc:source>
	<dc:source>10.15294/geoimage.v12i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/geoimage/article/view/66264/25114</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Geo-Image Journal</dc:rights>
</oai_dc:dc>