Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

OPTIMALISASI GREEN ECONOMY DALAM MENGEMBANGKAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH (UMKM) SEBAGAI UPAYA MENSEJAHTERAKAN MASYARAKAT DESA KAWENGEN, KECAMATAN UNGARAN TIMUR, SEMARANG

Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN · Vol. 10 No. 2 (2025) · hlm. 85–90

DOI
10.15294/harmony.v10i2.38920
ISSN
2548-4648, 2548-4621
Terbit
2025-12-15
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Penelitian ini berfokus pada kondisi pemasaran dan perkembangan ekonomi mikro di Desa Kawengen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku UMKM di desa ini masih menghadapi kendala dalam proses pemasaran yang masih bersifat tradisional, terutama dalam hal komunikasi lisan ke lisan. Meskipun desa ini memiliki potensi teknologi dan internet, pemanfaatannya dalam pengembangan ekonomi masyarakat masih terbatas. Selain itu, minimnya informasi yang disampaikan kepada masyarakat desa menjadi tantangan lainnya. Kendala lainnya adalah kurangnya kerjasama pemerintah desa dalam mendukung UMKM, terutama dalam hal alokasi dana desa yang lebih cenderung untuk pengembangan ketahanan hewani ketimbang UMKM. Sulitnya mendapatkan izin pemasaran umum ke daerah lain juga menjadi masalah, terutama karena persyaratan yang ketat seperti izin BPOM, PIRT, SNI, dan sertifikasi halal yang sulit didapatkan dan memerlukan waktu yang lama. Terakhir, minimnya pemahaman dan sosialisasi mengenai proses perizinan serta kurangnya pemahaman teknologi dan informasi oleh masyarakat desa menjadi hambatan dalam pengembangan ekonomi mikro. Oleh karena itu, perlu adanya kerjasama antara pemerintah desa dan pelaku UMKM.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 138 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Tarumanagara University
  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Asep GinanjarAfiliasi tidak diketahui10
Fredy HermantoAfiliasi tidak diketahui9
Noviani Achmad PutriAfiliasi tidak diketahui7
Arif PurnomoAfiliasi tidak diketahui4
Aan Probo WirantoAfiliasi tidak diketahui3
Wasino WasinoTarumanagara University2
Sony ZulfikasariState University of Semarang2
Tio Putra RefiyanAfiliasi tidak diketahui2
Rafi Larepa AlmandaAfiliasi tidak diketahui2
Arif Nur HidayatAfiliasi tidak diketahui1
Ferani MulianingsihAfiliasi tidak diketahui1
Ananto AjiAfiliasi tidak diketahui1
Adila Bunga MewangiAfiliasi tidak diketahui1
Dinok SudiamiAfiliasi tidak diketahui1
Apik Budi SantosoAfiliasi tidak diketahui1
Azizah Nur Aini MuslichahAfiliasi tidak diketahui1
Tri Nur NgaeniAfiliasi tidak diketahui1
Meta FebianiAfiliasi tidak diketahui1
Meigawati .Afiliasi tidak diketahui1
Afif Abdan SyakuroAfiliasi tidak diketahui1
Deny ListiyoAfiliasi tidak diketahui1
Alifia Putri Tisa FandilahAfiliasi tidak diketahui1
Septya NurhayatiAfiliasi tidak diketahui1
Sunarto .Afiliasi tidak diketahui1
Siti FatimahAfiliasi tidak diketahui1
Nugraheni ArumsariAfiliasi tidak diketahui1
Sawitri Indah LestariAfiliasi tidak diketahui1
Arief WahyudiantoAfiliasi tidak diketahui1
Masrukhi MasrukhiAfiliasi tidak diketahui1
Dewi Lisnoor SetyowatiAfiliasi tidak diketahui1
Fery yuliono hadi gunawan HadiAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/harmony/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">OPTIMALISASI GREEN ECONOMY DALAM MENGEMBANGKAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH (UMKM) SEBAGAI UPAYA MENSEJAHTERAKAN MASYARAKAT DESA KAWENGEN, KECAMATAN UNGARAN TIMUR, SEMARANG</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Nisa, Aisyah Nur Sayidatun</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Lestari, Diah Ayu Puji</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Aini, Laila Qurotul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Prasetyaningsih, Yuni</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Shafira, Egidia Aldila</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sabila, Lathifatus</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Muhammad, Rizqullah Sufi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Alhadi, Syahin Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Azifah, Azi Mahtul</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Green Economy</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">UMKM</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Kesejahteraan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini berfokus pada kondisi pemasaran dan perkembangan ekonomi mikro di Desa Kawengen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku UMKM di desa ini masih menghadapi kendala dalam proses pemasaran yang masih bersifat tradisional, terutama dalam hal komunikasi lisan ke lisan. Meskipun desa ini memiliki potensi teknologi dan internet, pemanfaatannya dalam pengembangan ekonomi masyarakat masih terbatas. Selain itu, minimnya informasi yang disampaikan kepada masyarakat desa menjadi tantangan lainnya. Kendala lainnya adalah kurangnya kerjasama pemerintah desa dalam mendukung UMKM, terutama dalam hal alokasi dana desa yang lebih cenderung untuk pengembangan ketahanan hewani ketimbang UMKM. Sulitnya mendapatkan izin pemasaran umum ke daerah lain juga menjadi masalah, terutama karena persyaratan yang ketat seperti izin BPOM, PIRT, SNI, dan sertifikasi halal yang sulit didapatkan dan memerlukan waktu yang lama. Terakhir, minimnya pemahaman dan sosialisasi mengenai proses perizinan serta kurangnya pemahaman teknologi dan informasi oleh masyarakat desa menjadi hambatan dalam pengembangan ekonomi mikro. Oleh karena itu, perlu adanya kerjasama antara pemerintah desa dan pelaku UMKM.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2025-12-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/harmony/article/view/38920</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/harmony.v10i2.38920</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN; Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 Nomor 2 Tahun 2025; 85-90</dc:source>
	<dc:source>2548-4648</dc:source>
	<dc:source>2548-4621</dc:source>
	<dc:source>10.15294/harmony.v10i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/harmony/article/view/38920/7619</dc:relation>
</oai_dc:dc>