Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 2

Implementasi Metode Convolutional Neural Network Untuk Deteksi Penyakit Pada Tanaman Kopi Arabika Melalui Citra Daun Berbasis Android

Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi · Vol. 4 No. 1 (2023) · pp. 41–51

DOI
10.51454/decode.v4i1.231
ISSN
2775-1813, 2775-2984
Published
2023-10-04
Publisher
Universitas Muhammadiyah Kendari
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Penyakit pada tanaman kopi arabika merupakan masalah serius yang dapat menyebabkan kerugian bagi petani jika tidak terdeteksi dan ditangani secara tepat waktu. Dalam penelitian ini, digunakan metode Convolutional Neural Network (CNN) untuk mendeteksi penyakit pada tanaman kopi arabika. Metode CNN dipilih karena kemampuannya dalam memproses data citra dan mempelajari pola yang kompleks, terutama dalam konteks identifikasi penyakit pada tanaman. Dataset yang digunakan berupa citra daun kopi arabika yang dikategorikan menjadi tiga kelas: Penyakit Bercak Daun, Karat Daun, dan Daun Sehat dengan jumlah total 2829 citra daun yang kemudian dibagi dengan skenario 80:20 untuk data latih dan data uji. Pada penelitian ini dilakukan pengujian hyperparameter dengan memvariasikan jumlah epoch, nilai batch size dan optimizer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan jumlah epoch dan nilai batch size berdampak terhadap akurasi model CNN. Dari pengujian hyperparameter didapatkan model optimum dengan menggunakan 50 epoch, batch size 32, dan optimizer Adam yang mencetak akurasi sebesar 94.33% pada proses pengujian.

Collaboration network of the authors

11 authors · 18 co-authorship links · 3 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Jambi
  • Universitas Gadjah Mada
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Benedika Ferdian HutabaratUniversitas Jambi2
Notasonda Soni PutraUniversitas Jambi1
Mutia Fadhila PutriAffiliation unknown1
Shally YanovaAffiliation unknown1
Pradita Eko Prasetyo UtomoUniversitas Gadjah Mada1
Muksin AlfalahUniversitas Jambi1
Tesa Ananda PutriUniversitas Jambi1
Tri SuratnoUniversitas Jambi1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

This record comes from Crossref (what the publisher deposited), because the journal's own OAI-PMH endpoint could not be harvested.

Metadata source: Crossref API (cadangan, berdasarkan ISSN) https://api.crossref.org/journals/2775-1813/works, first harvested 26 Okt 2026, last seen 26 Okt 2026.
Metadata as oai_dc, converted from Crossref
<oai_dc:dc xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"><dc:title>Implementasi Metode Convolutional Neural Network Untuk Deteksi Penyakit Pada Tanaman Kopi Arabika Melalui Citra Daun Berbasis Android</dc:title><dc:creator>Saputra, Andre Ilham</dc:creator><dc:creator>Weni, Indra</dc:creator><dc:creator>Khaira, Ulfa</dc:creator><dc:description>&lt;jats:p&gt;Penyakit pada tanaman kopi arabika merupakan masalah serius yang dapat menyebabkan kerugian bagi petani jika tidak terdeteksi dan ditangani secara tepat waktu. Dalam penelitian ini, digunakan metode Convolutional Neural Network (CNN) untuk mendeteksi penyakit pada tanaman kopi arabika. Metode CNN dipilih karena kemampuannya dalam memproses data citra dan mempelajari pola yang kompleks, terutama dalam konteks identifikasi penyakit pada tanaman. Dataset yang digunakan berupa citra daun kopi arabika yang dikategorikan menjadi tiga kelas: Penyakit Bercak Daun, Karat Daun, dan Daun Sehat dengan jumlah total 2829 citra daun yang kemudian dibagi dengan skenario 80:20 untuk data latih dan data uji. Pada penelitian ini dilakukan pengujian hyperparameter dengan memvariasikan jumlah epoch, nilai batch size dan optimizer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan jumlah epoch dan nilai batch size berdampak terhadap akurasi model CNN. Dari pengujian hyperparameter didapatkan model optimum dengan menggunakan 50 epoch, batch size 32, dan optimizer Adam yang mencetak akurasi sebesar 94.33% pada proses pengujian.&lt;/jats:p&gt;</dc:description><dc:publisher>Universitas Muhammadiyah Kendari</dc:publisher><dc:date>2023-10-04</dc:date><dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type><dc:format>application/pdf</dc:format><dc:identifier>https://doi.org/10.51454/decode.v4i1.231</dc:identifier><dc:identifier>10.51454/decode.v4i1.231</dc:identifier><dc:source>Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi; Vol 4 No 1 (2023); 41-51</dc:source><dc:source>2775-1813</dc:source><dc:source>2775-2984</dc:source><dc:relation>https://journal.umkendari.ac.id/index.php/decode/article/download/231/104</dc:relation><dc:rights>https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights></oai_dc:dc>