Akses terbuka Jurnal
Pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) sebagai Substrat Alternatif dalam Transplantasi Karang Acropora di Pulau Pahawang
MAXIMUS Journal of Biological and Life Sciences · Vol. 3 No. 2 (2025) · hlm. 41–45
- ISSN
- 3021-8195
- Terbit
- 2025-11-07
- Penerbit
- Institut Teknologi Sumatra
Abstrak
Degradasi terumbu karang akibat perubahan iklim dan aktivitas manusia memicu perlunya upaya rehabilitasi. Saat ini upaya rehabilitasi yang umum dilakukan adalah transplantasi karang dengan substrat buatan. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) sebagai substrat alternatif dibandingkan beton konvensional dalam transplantasi karang Acropora di Pulau Pahawang. Substrat dibuat dengan rasio beton:FABA (80:20) dan diuji terhadap parameter pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup fragmen karang selama enam bulan. Hasil menunjukkan bahwa substrat berbasis FABA mendukung pertumbuhan karang lebih baik dibandingkan substrat beton, dengan nilai Geometry Mean Dimension (GMD) yang lebih tinggi secara signifikan (p
Jaringan kolaborasi para penulis
34 penulis · 99 tautan kepenulisan bersama · 1 lintas organisasi
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Universitas Jember
- Sebelas Maret University
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Winati Nurhayu | Afiliasi tidak diketahui | 6 |
| Gres Maretta | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Jeane Siswitasari Mulyana | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Dian Anggria Sari | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Yanti Ariyanti | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Abdul Aziz | Sebelas Maret University | 1 |
| Khairul Anam | Universitas Jember | 1 |
| Juliana Esteria Tumangger | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| David Hutauruk | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sindy Malewa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Agustina Marhaeni | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ruth Dabukke | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ridha Azhima | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Agitha Safrilia Defy | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Meriza Ananda | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Intan Sutari Br. Sigalingging | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| M Khairul Anam | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mayang Rosi Dwi Sari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| FARAISHA PUTRI ARIANA | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hendry Wijayanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| RIKA RAFFIUDIN | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| TRI HERU WIDARTO | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| KANTHI ARUM WIDAYATI | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| SARAH NILA | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Isa Ananta | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Indra Maulana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Suhendra Pakpahan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Isnaini Anggraini Putri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Permesyawari Muktiono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nur Badriah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.