Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Studi Komparasi Antara Metode Pembelajaran Debat dan Diskusi Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Sejarah Indonesia di SMAN 6 Semarang

Historia Pedagogia · Vol. 7 No. 2 (2019) · hlm. 129–137

DOI
10.15294/hisped.v7i2.31819
ISSN
2684-9771, 2301-489X
Terbit
2019-07-22
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Mengetahui seberapa besar peningkatan hasil yang terjadi dengan menggunakan metode pembelajaran debat terhadap tingkat kemampuan berpikir kritis siswa di kelas eksperimen. (2) Mengetahui seberapa besar peningkatan hasil yang terjadi dengan menggunakan metode pembelajaran diskusi terhadap tingkat kemampuan berpikir kritis siswa di kelas kontrol. (3) Mengetahui perbandingan hasil kemampuan berpikir kritis siswa di kelas eksperimen dengan menggunakan metode debat dengan siswa di kelas kontrol yang menggunakan metode diskusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan data menggunakan teknik tes, observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan hasil kemampuan berpikir kritis siswa di kelas eksperimen dari rata-rata nilai sebesar 62,66, meningkat menjadi 72,49 setelah diberi treatment pembelajaran menggunakan metode debat. Kemampuan berpikir kritis siswa di kelas kontrol menggunakan metode diskusi yang awalnya 62,2 juga mengalami peningkatan menjadi 67,86. Pembelajaran sejarah di SMAN 6 Semarang dengan menggunakan metode pembelajaran debat terbukti lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dibandingkan dengan pembelajaran sejarah dengan menggunakan metode diskusi.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 99 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Tarumanagara University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Wasino WasinoTarumanagara University4
Suwito Eko PramonoAfiliasi tidak diketahui3
Andy SuryadiAfiliasi tidak diketahui3
Anna Fitri NingrumAfiliasi tidak diketahui2
Jayusman JayusmanAfiliasi tidak diketahui2
Ridwan ArifinAfiliasi tidak diketahui2
Tsabit Azinar AhmadAfiliasi tidak diketahui2
Junaidi Fery LusiantoAfiliasi tidak diketahui2
Atno AtnoAfiliasi tidak diketahui2
Sifi Dianing RatriAfiliasi tidak diketahui2
Ibnu SodiqAfiliasi tidak diketahui2
Cahyo Budi UtomoAfiliasi tidak diketahui2
Hamdan Tri AtmajaAfiliasi tidak diketahui2
Avi Budi SetiawanAfiliasi tidak diketahui1
Mochammad YusufAfiliasi tidak diketahui1
Wahyu Ananda PutriAfiliasi tidak diketahui1
Astri YullianiAfiliasi tidak diketahui1
Farida YusrinaAfiliasi tidak diketahui1
Nurasiah NurasiahAfiliasi tidak diketahui1
Ahmad SohabudinAfiliasi tidak diketahui1
Mada Sulistiyo RiniAfiliasi tidak diketahui1
Ummi IndayaniAfiliasi tidak diketahui1
Syaiful Ma'rufAfiliasi tidak diketahui1
Carolina Santi Muji UtamiAfiliasi tidak diketahui1
Rizka Cahyaning Arifin PutriAfiliasi tidak diketahui1
Claudea Cici NindhikaAfiliasi tidak diketahui1
Meilatia KartikasariAfiliasi tidak diketahui1
Mohammad Syaiful BakhriAfiliasi tidak diketahui1
Romadi RomadiAfiliasi tidak diketahui1
Karina Hasbi JantariAfiliasi tidak diketahui1
Ilyasin IlyasinAfiliasi tidak diketahui1
Tri Wardani RahimAfiliasi tidak diketahui1
Jefri Rieski TriyantoAfiliasi tidak diketahui1
Basuki WibowoAfiliasi tidak diketahui1
Retno Yuni DewantiAfiliasi tidak diketahui1
Septian Adi ChandraAfiliasi tidak diketahui1
Edi SuyiknoAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/hp/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 8 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Studi Komparasi Antara Metode Pembelajaran Debat dan Diskusi Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada  Mata Pelajaran Sejarah Indonesia di SMAN 6 Semarang</dc:title>
	<dc:creator>Bain, Bain</dc:creator>
	<dc:creator>Zandagi, Wikky</dc:creator>
	<dc:creator>Amin, Syaiful</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Mengetahui seberapa besar peningkatan hasil yang terjadi dengan menggunakan metode pembelajaran debat terhadap tingkat kemampuan berpikir kritis siswa di kelas eksperimen. (2) Mengetahui seberapa besar peningkatan hasil yang terjadi dengan menggunakan metode pembelajaran diskusi terhadap tingkat kemampuan berpikir kritis siswa di kelas kontrol. (3) Mengetahui perbandingan hasil kemampuan berpikir kritis siswa di kelas eksperimen dengan menggunakan metode debat dengan siswa di kelas kontrol yang menggunakan metode diskusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan data menggunakan teknik tes, observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan hasil kemampuan berpikir kritis siswa di kelas eksperimen dari rata-rata nilai sebesar 62,66, meningkat menjadi 72,49 setelah diberi treatment pembelajaran menggunakan metode debat. Kemampuan berpikir kritis siswa di kelas kontrol menggunakan metode diskusi yang awalnya 62,2 juga mengalami peningkatan menjadi 67,86. Pembelajaran sejarah di SMAN 6 Semarang dengan menggunakan metode pembelajaran debat terbukti lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dibandingkan dengan pembelajaran sejarah dengan menggunakan metode diskusi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2019-07-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/hp/article/view/31819</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/hisped.v7i2.31819</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Historia Pedagogia; Vol 7 No 2 (2018); 129-137</dc:source>
	<dc:source>2684-9771</dc:source>
	<dc:source>2301-489X</dc:source>
	<dc:source>10.15294/hisped.v7i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/hp/article/view/31819/13702</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Historia Pedagogia</dc:rights>
</oai_dc:dc>