Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Agresi Militer Belanda I Dalam Perspektif Sejarah Lokal Untuk Pembelajaran Sejarah di SMA

Historia Pedagogia · Vol. 12 No. 1 (2023) · hlm. 13–23

DOI
10.15294/hisped.v12i1.68726
ISSN
2684-9771, 2301-489X
Terbit
2023-06-12
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Pembelajaran sejarah akan menarik perhatian peserta didik manakala dapat memberikan keberartian terhadap topik yang sedang dibahas. Salah satu strategi yang dapat dilakukan oleh guru adalah dengan mengaitkan dan ”membidik” materi dari sisi sejarah lokal atau kedaerahan. Peristiwa-peristiwa yang jauh dalam pemahaman peserta didik didekatkan oleh guru dengan tinggalan yang terdapat di daerah sekitar. Materi sejarah tentang Mempertahankan Kemerdekaan dan Agresi Militer Belanda di kelas XI semester 1 dapat diupayakan oleh guru dengan tinjauan Sejarah Lokal. Langkah yang dapat dilakukan oleh seorang guru agar dapat melakukan ini adalah memperbanyak literasi dengan membaca dan menggali informasi dari orang-orang di lingkungan sekitar, karena dimungkinkan peristiwa-peristiwa itu belum tertulis pada buku-buku paket. Dengan strategi ini peserta didik akan merasakan keberartian dan sekaligus memberikan kebanggaan terhadap daerahnya. Kata Kunci: mempertahankan kemerdekaan, agresi militer, sejarah lokal The teaching of history will capture the attention of students when it can provide significance to the topics being discussed. One strategy that teachers can employ is by connecting and “targeting” the material from a local or regional historical perspective. Distant events that may be difficult for students to grasp are brought closer by the teacher through artifacts found in the surrounding area. The history curriculum on the Defense of Independence and Dutch Military Aggression in the first semester of eleventh grade can be approached by teachers with a focus on Local History. To accomplish this, a teacher can increase literacy by reading and gathering information from individuals in the local community, as it is possible that these events have not been documented in textbooks. Through this strategy, students will experience the significance of the subject matter and simultaneously develop pride in their region. Keywords: defense of independence, military aggression, local history

Jaringan kolaborasi para penulis

32 penulis · 62 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Arif PurnomoAfiliasi tidak diketahui6
Ganda Febri KurniawanAfiliasi tidak diketahui3
Jayusman JayusmanAfiliasi tidak diketahui2
Tambi TambiAfiliasi tidak diketahui1
Abdul joharAfiliasi tidak diketahui1
Arum Sekar KemuningAfiliasi tidak diketahui1
Ratna ApriliaAfiliasi tidak diketahui1
Rika CahyaniAfiliasi tidak diketahui1
Em SereyrathAfiliasi tidak diketahui1
Adinda Dwita PutriAfiliasi tidak diketahui1
Tesalonika Kristina CendaniAfiliasi tidak diketahui1
Resti PujianiAfiliasi tidak diketahui1
Suwito Eko PramonoAfiliasi tidak diketahui1
Nur Anisa AgustinAfiliasi tidak diketahui1
R. SuharsoAfiliasi tidak diketahui1
Rosa WardayantiAfiliasi tidak diketahui1
Soni SumarsonoAfiliasi tidak diketahui1
Atno AtnoAfiliasi tidak diketahui1
Amalia Sekar KasihAfiliasi tidak diketahui1
Ratna Sri WulandariAfiliasi tidak diketahui1
Muhamad Jufri SuryawanAfiliasi tidak diketahui1
Bain BainAfiliasi tidak diketahui1
Karina Hasbi JantariAfiliasi tidak diketahui1
Qonita FadhilaAfiliasi tidak diketahui1
Amir KarimiAfiliasi tidak diketahui1
Abdul MuntholibAfiliasi tidak diketahui1
Sri Bulan RahmawatiAfiliasi tidak diketahui1
Sinta RahayuAfiliasi tidak diketahui1
Rosa KusumaAfiliasi tidak diketahui1
Nor YulifahAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/hp/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Agresi Militer Belanda I Dalam Perspektif Sejarah Lokal Untuk Pembelajaran Sejarah di SMA</dc:title>
	<dc:creator>Dumadi, Slamet</dc:creator>
	<dc:creator>Romadi, Romadi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pembelajaran sejarah akan menarik perhatian peserta didik manakala dapat memberikan keberartian terhadap topik yang sedang dibahas. Salah satu strategi yang dapat dilakukan oleh guru adalah dengan mengaitkan dan ”membidik” materi dari sisi sejarah lokal atau kedaerahan. Peristiwa-peristiwa yang jauh dalam pemahaman peserta didik didekatkan oleh guru dengan tinggalan yang terdapat di daerah sekitar. Materi sejarah tentang Mempertahankan Kemerdekaan dan Agresi Militer Belanda di kelas XI semester 1 dapat diupayakan oleh guru dengan tinjauan Sejarah Lokal. Langkah yang dapat dilakukan oleh seorang guru agar dapat melakukan ini adalah memperbanyak literasi dengan membaca dan menggali informasi dari orang-orang di lingkungan sekitar, karena dimungkinkan peristiwa-peristiwa itu belum tertulis pada buku-buku paket. Dengan strategi ini peserta didik akan merasakan keberartian dan sekaligus memberikan kebanggaan terhadap daerahnya.
Kata Kunci: mempertahankan kemerdekaan, agresi militer, sejarah lokal
The teaching of history will capture the attention of students when it can provide significance to the topics being discussed. One strategy that teachers can employ is by connecting and “targeting” the material from a local or regional historical perspective. Distant events that may be difficult for students to grasp are brought closer by the teacher through artifacts found in the surrounding area. The history curriculum on the Defense of Independence and Dutch Military Aggression in the first semester of eleventh grade can be approached by teachers with a focus on Local History. To accomplish this, a teacher can increase literacy by reading and gathering information from individuals in the local community, as it is possible that these events have not been documented in textbooks. Through this strategy, students will experience the significance of the subject matter and simultaneously develop pride in their region.
Keywords: defense of independence, military aggression, local history</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2023-06-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/hp/article/view/68726</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/hisped.v12i1.68726</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Historia Pedagogia; Vol 12 No 1 (2023); 13-23</dc:source>
	<dc:source>2684-9771</dc:source>
	<dc:source>2301-489X</dc:source>
	<dc:source>10.15294/hisped.v12i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/hp/article/view/68726/24466</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Historia Pedagogia</dc:rights>
</oai_dc:dc>