Jurnal
Identifikasi Natural Based Solutions Sebagai Upaya Konservasi Lahan Kritis Akibat Pertanian Kentang Di Dataran Tinggi Dieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo
Indonesian Journal of Conservation · Vol. 13 No. 1 (2024) · hlm. 26–35
- ISSN
- 2714-6189, 2252-9195
- Terbit
- 2024-07-02
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Pertanian kentang yang ada di daerah dataran tinggi dieng merupakan salah satu pertanian yang memproduksi jumlah kentang yang cukup banyak dan sudah dikenal oleh masyarakat luas. Salah satu daerah yang mempunyai pertanian kentang yang luas adalah Kecamatan Kejajar di Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah. Namun, dikarenakan pertanian yang dilakukan di lereng yang curam dan selalu ditanam oleh jenis tanaman yang hampir sama, dibutuhkan sebuah metode konservasi lahan yang dapat digunakan guna mengurangi dampak dari lereng curam dan proses penanaman. Untuk itu dilakukan sebuah survey guna mengetahui jenis konservasi lahan kritis akibat pertanian kentang yang sudah dilakukan berdasarkan Natural Based Solutions di Kecamatan Kejajar. Metode penelitian dilakukan dengan observasi lapangan dilakukan dengan cara survey langsung ke setiap desa di Kecamatan Kejajar dan mengidentifikasi serta menganalisis jenis konservasi apa yang sudah dilakukan oleh para petani kentang di desa tersebut dan masih dalam lingkup Nature Based Solutions dan studi pustaka mengenai jenis-jenis konservasi yang dapat dilakukan. Dalam penelitian ini diketahui terdapat 15 desa di Kecamatan Kejajar dan semua desa tersebut sudah melakukan metode konservasi lahan setidaknya satu jenis metode.
Kata kunci
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 126 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Universitas Sumatera Utara
- Bandung Institute of Technology
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Erni Suharini | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Apik Budi Santoso | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Edi Kurniawan | Universitas Sumatera Utara | 2 |
| Fahrudin Hanafi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Heri Tjahjono | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Muh. Sholeh | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Puji Lestari | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Vina Nurul Husna | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Farida Rahmawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ariyati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Juhadi Juhadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Lia Nuraeni | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wahid Akhsin Budi Nur Sidiq | State University of Semarang | 1 |
| Roisyah Budiati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sriyanto Sriyanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tiesya Valvina Pramaysela | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rahma Hayati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Risma Martiyani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Anifahtun | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Anggi Safingah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Virgiawan Dinda Saputra | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Siti Anisah | Bandung Institute of Technology | 1 |
| Hariyanto Hariyanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Azhar Azhari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tjaturahono Budi Sanjoto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Aura Syifa Azzahra | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fanny Pujianti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Gabriel Wijaya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dewi Liesnoor Setyowati | State University of Semarang | 1 |
| Satya Budi Nugraha | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Puji Hardati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Amanah Kartika Ratnaningsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Gilang Sadewa Mahardika Putra | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sanita Carolina Sasea | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.