Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Effect of the Chemical Treatment on the Oxalate Content during the Preparation of Starch Flour from Beneng Taro (Xanthosoma undipes K.Koch)

Indonesian Journal of Chemical Science · Vol. 14 No. 3 (2025) · hlm. 1–7

DOI
10.15294/ijcs.v14i3.20001
ISSN
2502-6844, 2252-6951
Terbit
2025-11-20
Penerbit
Prodi Kimia
Bahasa
eng

Abstrak

Indonesia memiliki beragam jenis umbi-umbian salah satunya yaitu talas beneng. Hal yang menjadi kendala dalam pemanfaatan talas ini yaitu terdapatnya senyawa oksalat. Pada penelitian ini, larutan kimia seperti NaCl, NaHCO3, dan CH3COOH dengan berbagai konsentrasi digunakan untuk mengetahui pengaruh perlakuan kimia terhadap kadar oksalat pada proses pembuatan tepung pati talas beneng (Xanthosoma undipes K.Koch). Umbi talas direndam dalam larutan tersebut dan di dalam aquadest sebagai kontrol lalu dijadikan tepung pati. Filtrat hasil perendamannya dianalisis dengan metode titrasi permanganometri untuk mengetahui kadar oksalat terlarut. Tepung patinya dianalisis kadar oksalat larut dan total menggunakan metode HPLC. Filtrat hasil perendaman umbi talas di dalam CH3COOH 20% memiliki kadar oksalat tertinggi sebesar 3630,32 mg/100g umbi segar. Tepung patinya yang memiliki kadar oksalat larut paling tinggi yaitu umbi yang sebelumnya direndam dalam NaCl 20% dengan kadar sebesar 0,0421 mg/100g tepung pati. Sampel tepung pati tersebut dianalisis lebih lanjut untuk mengetahui kadar oksalat total, kadar oksalat totalnya sebesar 0,5320 mg/100g tepung pati. Berdasarkan nilai kadar oksalat larut dan total dapat dihitung kadar oksalat tidak larutnya, umbi yang sebelumnya direndam dalam NaCl 20% memiliki kadar oksalat tidak larut sebesar 0,4899 mg/100g tepung pati

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

32 penulis · 62 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Agung Tri PrasetyaState University of Semarang5
Eko Budi SusatyoAfiliasi tidak diketahui3
Wisnu SunartoAfiliasi tidak diketahui2
Charisma ChalifAfiliasi tidak diketahui1
Zaneta Nur FaidaAfiliasi tidak diketahui1
Anida Hasna RahmatikaAfiliasi tidak diketahui1
Sistia Asfa FiqrotinnisaAfiliasi tidak diketahui1
HarjonoState University of Semarang1
F. ‪Widhi MahatmantiAfiliasi tidak diketahui1
Riska Putri MawarniAfiliasi tidak diketahui1
Erwin Budi PamungkasAfiliasi tidak diketahui1
Gayuh Ganata Imam SofyanAfiliasi tidak diketahui1
Riera Asti WulaningrumAfiliasi tidak diketahui1
Himnil KhusnaAfiliasi tidak diketahui1
Novilla AnggasariAfiliasi tidak diketahui1
Winarni PratjojoAfiliasi tidak diketahui1
Arfah Ratna Puri GustianAfiliasi tidak diketahui1
Ervina Nur HidayatiAfiliasi tidak diketahui1
Nova Shintia BokauAfiliasi tidak diketahui1
Dyah SetyaningrumAfiliasi tidak diketahui1
Aurelia Anggit Widya MunikaAfiliasi tidak diketahui1
Endang SusilaningsihState University of Semarang1
Zumrotus Sa’adahAfiliasi tidak diketahui1
Suryat Hadi KusumaAfiliasi tidak diketahui1
Amallia KurniawatiAfiliasi tidak diketahui1
Puji RizqiAfiliasi tidak diketahui1
Nydia Ashfi AuhaAfiliasi tidak diketahui1
Nuril HudaAfiliasi tidak diketahui1
Ridho PrasetyoAfiliasi tidak diketahui1
Martin SulistyaniAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/ijcs/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Effect of the Chemical Treatment on the Oxalate Content during the Preparation of Starch Flour from Beneng Taro (Xanthosoma undipes K.Koch)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Az-Zahra, Hanifah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Alauhdin, Mohammad</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Talas beneng </dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en"> Kadar oksalat </dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en"> Pati talas</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Indonesia memiliki beragam jenis umbi-umbian salah satunya yaitu talas beneng. Hal yang menjadi kendala dalam pemanfaatan talas ini yaitu terdapatnya senyawa oksalat. Pada penelitian ini, larutan kimia seperti NaCl, NaHCO3, dan CH3COOH dengan berbagai konsentrasi digunakan untuk mengetahui pengaruh perlakuan kimia terhadap kadar oksalat pada proses pembuatan tepung pati talas beneng (Xanthosoma undipes K.Koch). Umbi talas direndam dalam larutan tersebut dan di dalam aquadest sebagai kontrol lalu dijadikan tepung pati. Filtrat hasil perendamannya dianalisis dengan metode titrasi permanganometri untuk mengetahui kadar oksalat terlarut. Tepung patinya dianalisis kadar oksalat larut dan total menggunakan metode HPLC. Filtrat hasil perendaman umbi talas di dalam CH3COOH 20% memiliki kadar oksalat tertinggi sebesar 3630,32 mg/100g umbi segar. Tepung patinya yang memiliki kadar oksalat larut paling tinggi yaitu umbi yang sebelumnya direndam dalam NaCl 20% dengan kadar sebesar 0,0421 mg/100g tepung pati. Sampel tepung pati tersebut dianalisis lebih lanjut untuk mengetahui kadar oksalat total, kadar oksalat totalnya sebesar 0,5320 mg/100g tepung pati. Berdasarkan nilai kadar oksalat larut dan total dapat dihitung kadar oksalat tidak larutnya, umbi yang sebelumnya direndam dalam NaCl 20% memiliki kadar oksalat tidak larut sebesar 0,4899 mg/100g tepung pati</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Prodi Kimia</dc:publisher>
	<dc:date>2025-11-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/ijcs/article/view/20001</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijcs.v14i3.20001</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Indonesian Journal of Chemical Science; Vol. 14 No. 3 (2025): Indonesian Journal of Chemical Science; 1-7</dc:source>
	<dc:source>2502-6844</dc:source>
	<dc:source>2252-6951</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijcs.v14i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/ijcs/article/view/20001/7056</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Indonesian Journal of Chemical Science</dc:rights>
</oai_dc:dc>