Penelitian ini bertujuan membuat sistem informasi monitoring santri berbasis website sebagai sentralisasi informasi data santri yang dapat dijadikan pusat informasi bagi wali santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan terstruktur dalam pembuatan sistem dan mengadopsi pengembangan perangkat lunak dengan metode Rapid Application Development (RAD). Dalam penelitian ini diterapkan langkah-langkah RAD untuk membangun aplikasi Sistem Informasi Monitoring Santri yang efisien dan responsif. Tahap awal melibatkan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pengguna yang kemudian digunakan untuk merancang prototipe awal. Prototipe ini dievaluasi oleh pengguna akhir untuk mendapatkan umpan balik yang digunakan untuk memperbaiki dan mengembangkan aplikasi lebih lanjut. Selama pengembangan, kolaborasi antara pengembang dan pengguna sangat penting. Metode RAD memungkinkan fleksibilitas dalam perubahan kebutuhan dan prioritas, sehingga memungkinkan aplikasi untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan lingkungan. Proses pengembangan berlangsung dengan iterasi berulang yang memungkinkan perbaikan dan peningkatan berkelanjutan. Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi Sistem Informasi Monitoring Santri yang siap digunakan dan responsif terhadap kebutuhan pengguna. Metode RAD memungkinkan pengembangan aplikasi dengan waktu yang lebih singkat dibandingkan dengan metode tradisional, sehingga memungkinkan penyedia layanan pendidikan untuk lebih efisien dalam memantau dan mengelola data santri. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode RAD efektif dalam mengembangkan aplikasi Sistem Informasi Monitoring Santri berbasis website.
Collaboration network of the authors
5 authors ·
6 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.