Jurnal
SYSTEMATIC MANAGEMENT OF OFFICE EQUIPMENT AND EQUIPMENT TO SUPPORT LEARNING IN IT MUTIARA HATI ELEMENTARY SCHOOL
Indonesian Journal of Devotion and Empowerment · Vol. 2 No. 1 (2020) · hlm. 19–25
- ISSN
- 2721-2645, 2827-7724
- Terbit
- 2020-10-31
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
In its development, SD IT Mutiara Hati has not systematically management of equipment and equipment, such systematic means by implementing logistics management. Logistics management at SD IT Mutiara Hati purchased items are still recorded simply and no coding has been affixed to the consumables. Poor logistics management can have an impact on the inadebe of logistics managers to identify exchanged or lost goods. Both teachers and school staff do not understand the functioning of equipment handling and good performance by implementing five stages in good logistics management consisting of: 1) record the data as accurately as possible, 2) make inventory forecast, 3) do a check before the goods are stored, 4) provide the code in each item, 5) separate the new stock and the old stock. The recording that is currently done is still using a simple way that is recorded manually in the book of goods in and out. In the management of incoming goods and goods out of elementary school (elementary school) IT Mutiara Hati has not implemented logistics management. Poor logistics management can have an impact on the inability of logistics managers and to identify items that are exchanged or lost so as to have a long-term impact that can hinder the ongoing learning process. Pada perkembangannya SD IT Mutiara Hati belum melakukan pengelolaan peralatan dan perlengkapan secara sistematis, cara sistematis tersebut dengan menerapkan manajemen logistik. Pengelolaan logistik pada SD IT Mutiara Hati barang-barang yang dibeli masih dicatat dengan sederhana dan belum ada pengkodean yang ditempel pada barang-barang tidak habis pakai tersebut. Manajemen logistik yang tidak baik dapat berdampak pada ketidak mampuan pengelola logistik untuk melakukan identifikasi barang-barang yang tertukar ataupun hilang. Baik guru dan staf sekolah belum memahami keberfungsian penanganan peralatan dan perlengakapan yang baik dengan menerapkan lima tahapan dalam pengelolaan logistik yang baik yang terdiri dari: 1) pencatatan data seakurat mungkin, 2) membuat forecast persediaan, 3) lakukan pengecekan sebelum barang disimpan, 4) memberikan kode di setiap barang, 5) pisahkan stok baru dan stok lama. Pencatatan yang saat ini dilakukan masih menggunakan dengan cara sederhana yaitu dicatat secara manual di buku barang masuk dan keluar. Pada pengelolaan barang masuk dan barang keluar Sekolah Dasar (SD) IT Mutiara Hati belum menerapkan manajemen logistik. Manajemen logistik yang tidak baik dapat berdampak pada ketidakmampuan pengelola logistik serta melakukan identifikasi barang-barang yang tertukar ataupun hilang sehingga memiliki dampak jangka panjang yang bisa menghambat proses pembelajaran yang sedang berlangsung.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 58 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- IAIN Kudus
- University of Brawijaya
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Ismiyati Ismiyati | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Aan Ikhsananto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Anis Susanti | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Masfufati Azizah | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Arif Wahyu Wirawan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tusyanah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhamad Nukha Murtadlo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tri Murwaningsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nadia Anggraeni Nadia Anggraeni | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Riza Nur Rizqi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nisrina Nur Amalia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Adhitya Irvan Wardaka | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Luthfiana Nurul Wakhidah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tri Hartati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mintasih Indriayu | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Soetarno Joyoatmojo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hery Sawiji | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ketut Sudarma | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Chusnul Mananni | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ade Rustiana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Partono Partono | IAIN Kudus | 1 |
| Ichsan Arbai | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ayu Fitria Yanida | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rupik Arofah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nartika Puspita Febriarti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sari Dian Martha | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Stefhani Tantra Sintara | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Novia Arum Hidayatri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rizkia Yulikasari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Israyati Tresna Ningsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Abdul Malik Karim Amrulloh | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Chrisman Darianto Siahaan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Eka Fitriyani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nur Ika Hidayah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Maylani Putri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wahyu Nursiswo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rahma Nissa Oktaviani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rizal Maulana | University of Brawijaya | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.