Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Training for Making Hand Sanitizer Based on Natural Materials at Housewares, Dukuh Jetak, Kudus

Indonesian Journal of Devotion and Empowerment · Vol. 4 No. 1 (2022) · hlm. 23–27

DOI
10.15294/ijde.v4i1.49897
ISSN
2721-2645, 2827-7724
Terbit
2022-07-31
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

The rise of the Covid-19 virus has made many people quite uneasy, especially with restrictions on every activity involving communities or community organizations. Therefore, to suppress the spread of the Covid-19 virus, the empowerment of the habit of washing or cleaning hands every time they carry out activity makes many people buy cleaning equipment such as hand soap and hand sanitizer. Knowledge of the procedures for making natural hand sanitizers is essential to provide easy and inexpensive means of self-cleaning. Dukuh Jetak, Kedungdowo Kudus Village, is an area where the community still upholds religious values so that some religious activities are still carried out during the pandemic but by complying with existing health protocols. It makes the people of Dukuh Jetak still gather to respect and enliven the culture of local wisdom preserved from generation to generation. Therefore, by organizing training activities for making hand sanitizers using natural ingredients for the people of Dukuh Jetak, Kedungdowo Village, it is hoped that in addition to increasing public skills and awareness of the importance of washing hands, it also makes the community less dependent on the availability of cleaning equipment on the market. Maraknya virus Covid-19 membuat banyak masyarakat cukup resah, apalagi dengan adanya pembatasan-pembatasan pada setiap kegiatan baik yang menyangkut komunitas atau organisasi masyarakat. Oleh karena itu, untuk menekan penyebaran virus Covid-19 diberdayakannya kebiasaan mencuci atau membersihkan tangan setiap melakukan suatu kegiatan, hal ini membuat banyak masyarakat membeli perlengkapan kebersihan seperti sabun cuci tangan dan hand sanitizer. Pengetahuan mengenai tata cara pembuatan hand sanitizer alami menjadi penting sebagai upaya menyediakan sarana kebersihan secara mandiri dengan mudah dan murah. Dukuh Jetak Desa Kedungdowo Kudus merupakan daerah yang masyarakatnya masih menjunjung tinggi nilai agama sehingga beberapa kegiatan keagamaan tetap dilaksanakan pada masa pandemi namun dengan mematuhi protokol kesehatan yang ada. Hal ini membuat masyarakat Dukuh Jetak tetap berkumpul untuk menghormati dan memeriahkan budaya kearifan lokal yang dilestarikan secara turun-temurun. Oleh karena itu, dengan penyelenggaraan kegiatan pelatihan pembuatan hand sanitizer menggunakan bahan alami kepada masyarakat Dukuh Jetak Desa Kedungdowo diharapkan selain menambah keterampilan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya mencuci tangan, juga menjadikan masyarakat tidak terlalu bergantung terhadap ketersediaan perlengkapan kebersihan di pasaran.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 117 tautan kepenulisan bersama · 1 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Universitas Media Nusantara Citra
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Fathur RokhmanState University of Semarang5
Eko HandoyoAfiliasi tidak diketahui5
Joko WidodoAfiliasi tidak diketahui5
Rusdarti RusdartiAfiliasi tidak diketahui5
Dian Fithra PermanaAfiliasi tidak diketahui4
RusdartiAfiliasi tidak diketahui3
Kardoyo KardoyoAfiliasi tidak diketahui3
Ade RustianaAfiliasi tidak diketahui3
Edy SuryantoAfiliasi tidak diketahui2
Angga Pandu WijayaAfiliasi tidak diketahui2
Syakila MaulidaAfiliasi tidak diketahui2
Amanda Dewi PuspitaAfiliasi tidak diketahui2
Agus WahyudinAfiliasi tidak diketahui2
Arief YuliantoUniversitas Media Nusantara Citra2
Noor HudallahAfiliasi tidak diketahui2
Rizqi Mustika WatiAfiliasi tidak diketahui2
Murwatiningsih MurwatiningsihAfiliasi tidak diketahui2
Heri YantoAfiliasi tidak diketahui2
Vitradesie NoekentAfiliasi tidak diketahui1
kris Brantas AbiprayuAfiliasi tidak diketahui1
Syam WidiaAfiliasi tidak diketahui1
Nina FarlianaAfiliasi tidak diketahui1
Teguh Hardi RaharjoAfiliasi tidak diketahui1
Pingkan Anggia KinaryosihAfiliasi tidak diketahui1
Radini SintaAfiliasi tidak diketahui1
Moh. UyubAfiliasi tidak diketahui1
Dian Fithra PermanaAfiliasi tidak diketahui1
SuharjaAfiliasi tidak diketahui1
Angga WijayaAfiliasi tidak diketahui1
Liza Dwi AnggraeniAfiliasi tidak diketahui1
Syaefa Habsyah Nur MaulidaAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Nukha MurtadloAfiliasi tidak diketahui1
Angga Dwi ArdiantoAfiliasi tidak diketahui1
Yohana Endang TrirahayuAfiliasi tidak diketahui1
Tafriyadhur Risa BillahAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ijde/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Training for Making Hand Sanitizer Based on Natural Materials at Housewares, Dukuh Jetak, Kudus</dc:title>
	<dc:creator>Damayanti, Lutfia</dc:creator>
	<dc:creator>Oktarina, Nina</dc:creator>
	<dc:creator>Kurniawan, Ferry</dc:creator>
	<dc:creator>Fadhalia, Nyata Nabela</dc:creator>
	<dc:creator>Maulana, Alan Ragil</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">The rise of the Covid-19 virus has made many people quite uneasy, especially with restrictions on every activity involving communities or community organizations. Therefore, to suppress the spread of the Covid-19 virus, the empowerment of the habit of washing or cleaning hands every time they carry out activity makes many people buy cleaning equipment such as hand soap and hand sanitizer. Knowledge of the procedures for making natural hand sanitizers is essential to provide easy and inexpensive means of self-cleaning. Dukuh Jetak, Kedungdowo Kudus Village, is an area where the community still upholds religious values so that some religious activities are still carried out during the pandemic but by complying with existing health protocols. It makes the people of Dukuh Jetak still gather to respect and enliven the culture of local wisdom preserved from generation to generation. Therefore, by organizing training activities for making hand sanitizers using natural ingredients for the people of Dukuh Jetak, Kedungdowo Village, it is hoped that in addition to increasing public skills and awareness of the importance of washing hands, it also makes the community less dependent on the availability of cleaning equipment on the market.
Maraknya virus Covid-19 membuat banyak masyarakat cukup resah, apalagi dengan adanya pembatasan-pembatasan pada setiap kegiatan baik yang menyangkut komunitas atau organisasi masyarakat. Oleh karena itu, untuk menekan penyebaran virus Covid-19 diberdayakannya kebiasaan mencuci atau membersihkan tangan setiap melakukan suatu kegiatan, hal ini membuat banyak masyarakat membeli perlengkapan kebersihan seperti sabun cuci tangan dan hand sanitizer. Pengetahuan mengenai tata cara pembuatan hand sanitizer alami menjadi penting sebagai upaya menyediakan sarana kebersihan secara mandiri dengan mudah dan murah. Dukuh Jetak Desa Kedungdowo Kudus merupakan daerah yang masyarakatnya masih menjunjung tinggi nilai agama sehingga beberapa kegiatan keagamaan tetap dilaksanakan pada masa pandemi namun dengan mematuhi protokol kesehatan yang ada. Hal ini membuat masyarakat Dukuh Jetak tetap berkumpul untuk menghormati dan memeriahkan budaya kearifan lokal yang dilestarikan secara turun-temurun. Oleh karena itu, dengan penyelenggaraan kegiatan pelatihan pembuatan hand sanitizer menggunakan bahan alami kepada masyarakat Dukuh Jetak Desa Kedungdowo diharapkan selain menambah keterampilan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya mencuci tangan, juga menjadikan masyarakat tidak terlalu bergantung terhadap ketersediaan perlengkapan kebersihan di pasaran.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2022-07-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/ijde/article/view/49897</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijde.v4i1.49897</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Indonesian Journal of Devotion and Empowerment; Vol 4 No 1 (2022): June 2022; 23-27</dc:source>
	<dc:source>2721-2645</dc:source>
	<dc:source>2827-7724</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijde.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/ijde/article/view/49897/22197</dc:relation>
</oai_dc:dc>