Jurnal
Students' Knowledge and Perceptions of Heroic Values in History Education: A Case Study of Mohamad Hatta in Post-Colonial Indonesia
Indonesian Journal of History Education · Vol. 11 No. 1 (2026) · hlm. 79–94
- ISSN
- 2549-0354, 2252-6641
- Terbit
- 2026-03-15
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Abstract: This study critically examines students' knowledge and perceptions of the heroic values embodied by Mohamad Hatta, Indonesia's first Vice President and a key figure in the Proclamation of Independence. Drawing on quantitative survey data from 34 students at SMA Negeri 1 Candiroto, the research investigates two dimensions: factual knowledge of Hatta's biography and roles, and perceptions of his heroic values including courage, responsibility, discipline, sacrifice, patriotism, mutual assistance, and perseverance. The findings reveal high levels of both knowledge (84.7%) and perception (88.14%), suggesting effective transmission of nationalist narratives. However, this study argues that high scores on declarative knowledge and value affirmation do not necessarily indicate deep historical understanding or internalised commitment. The research contributes to broader international conversations about how post-colonial societies construct and transmit heroic narratives through history education, and the tensions between knowledge transmission and critical historical consciousness development. Abstrak: Studi ini mengkaji pengetahuan dan persepsi siswa mengenai nilai-nilai kepahlawanan Mohamad Hatta, Wakil Presiden pertama Indonesia dan tokoh kunci Proklamasi. Berdasarkan survei kuantitatif terhadap 34 siswa di SMA Negeri 1 Candiroto, penelitian menyelidiki dua dimensi, yaitu pengetahuan faktual tentang biografi Hatta dan persepsi terhadap nilai kepahlawanan seperti keberanian, tanggung jawab, disiplin, pengorbanan, patriotisme, gotong royong, dan ketekunan. Temuan menunjukkan tingkat pengetahuan tinggi (84,7%) dan persepsi (88,14%), mengindikasikan transmisi narasi nasionalis yang efektif. Namun, studi berargumen bahwa skor tinggi pada pengetahuan deklaratif tidak otomatis menunjukkan pemahaman historis mendalam atau komitmen terinternalisasi. Penelitian ini berkontribusi pada diskusi tentang bagaimana masyarakat pascakolonial mengonstruksi dan mentransmisikan narasi kepahlawanan melalui pendidikan sejarah.
Kata kunci
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 95 tautan kepenulisan bersama · 1 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Universitas Media Nusantara Citra
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Arief Yulianto | Universitas Media Nusantara Citra | 5 |
| Ridwan Arifin | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Tsabit Azinar Ahmad | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Atno Atno | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Junaidi Fery Lusianto | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Nanda Julian Utama | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Joko Sutarto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Anna Fitri Ningrum | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Jayusman Jayusman | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Bain Bain | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Agustinus Sugeng Priyanto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Masrukhi Masrukhi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Budi Argap Situngkir | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Ibnu Sodiq | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Nanik Wijayati | State University of Semarang | 1 |
| Muhammad Asnawi Sabil | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Heri Yanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Aditya Hendra Sukmana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yuli Utanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Noor Hudallah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Soesanto Soesanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Agnees Dyah Rachmawatie | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Luthfia Qothrun Nada | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fakhruddin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dona Muhammad Syukur | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rodiyah | State University of Semarang | 1 |
| Eko Krismianto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fitri Nurjannah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fathur Rokhman | State University of Semarang | 1 |
| Nina Oktarina | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Widiyanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Abdul Muklis | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Subagyo Subagyo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nurul Ainna | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Awalya Awalya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Himdani Himdani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ferdinandus Durhan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.