Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Profil Kemampuan Fisik Extremitas Atas Pada Kiper Futsal Divisi I & II AFK Semarang Tahun 2023

Indonesian Journal for Physical Education and Sport · Vol. 5 No. 1 (2024) · hlm. 56–63

ISSN
2774-4434, 2723-6803
Terbit
2024-06-30
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Pusat masalah pada Klub Futsal Divisi I & II AFK di Kota Semarang yaitu kiper yang melakukan aktivitas olahraga secara tidak optimal seperti lemparan yang tidak tepat, keterampilan tersebut merupakan aktivitas yang sering digunakan seorang kiper sebagai distribusi bola dalam strategi menyerang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Tetapi hanya menggambarkan kondisi dari variabel tertentu. Metode yang digunakan menggunakan metode survei dan teknik tes serta pengukuran. Penilaian diambil dengan nilai tertinggi setelah melakukan tes pengukuran. Dengan jumlah sampel 35 orang kiper di Kota Semarang. Dengan teknik analisis deskriptif persentase, tes ketepatan diperoleh hasil sebanyak 24 orang dari 35 orang (59%) masuk dalam kategori sedang dan kurang. Kemampuan fisik kekuatan jari diperoleh hasil sebanyak 35 orang (100%) masuk dalam kategori sedang, kurang, dan kurang sekali. Kemudian kekuatan lengan, diperoleh tes push sebanyak 35 orang (100%) masuk ke dalam kategori sedang, kurang, dan kurang sekali. Tes pull sebanyak 35 orang (100%) masuk ke dalam kategori sedang, kurang, dan kurang sekali. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa aspek kekuatan jari dan lengan masih banyak di kategori kurang dan kurang sekali, maka peneliti mengajukan saran sebagai berikut: atlet dan pelatih harus memiliki program latihan untuk meningkatkan kekuatan jari dan kekuatan lengan.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 260 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Adi SAfiliasi tidak diketahui8
Tri NurharsonoAfiliasi tidak diketahui6
Ranu Baskora Aji PutraAfiliasi tidak diketahui6
Dwi Gansar Santi WijayantiAfiliasi tidak diketahui5
Agus PujiantoAfiliasi tidak diketahui5
Tandiyo RahayuAfiliasi tidak diketahui5
Bambang PriyonoState University of Semarang4
Nasuka NasukaAfiliasi tidak diketahui4
Rumini RuminiAfiliasi tidak diketahui4
Made Bang Redy UtamaAfiliasi tidak diketahui4
Harry PramonoAfiliasi tidak diketahui4
SupriyonoAfiliasi tidak diketahui4
Setya RahayuAfiliasi tidak diketahui4
Dwi Tiga PutriAfiliasi tidak diketahui4
Fery DarmantoAfiliasi tidak diketahui4
Endang Sri HananiAfiliasi tidak diketahui4
Tri RustiadiAfiliasi tidak diketahui3
Sri SumartiningsihAfiliasi tidak diketahui3
Sri Indah IhsaniAfiliasi tidak diketahui3
Hilmy AliriadAfiliasi tidak diketahui3
Wahyu Ragil KurniawanAfiliasi tidak diketahui3
Ipang SetiawanAfiliasi tidak diketahui3
Mugiyo HartonoAfiliasi tidak diketahui3
SulaimanAfiliasi tidak diketahui2
Roas IrsyadaAfiliasi tidak diketahui2
Bhayu BilliandriAfiliasi tidak diketahui2
Ahmad Fahmi HidayatullahAfiliasi tidak diketahui2
Sugiharto SugihartoAfiliasi tidak diketahui2
Tommy SoenyotoAfiliasi tidak diketahui2
Dicky Budhi SetyawanAfiliasi tidak diketahui2
Martin SudarmonoAfiliasi tidak diketahui2
Mohamad AnnasAfiliasi tidak diketahui2
Agus Widodo SuriptoAfiliasi tidak diketahui2
Agus DarmawanAfiliasi tidak diketahui2
Ricko IrawanAfiliasi tidak diketahui2
Danti PutriAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/inapes/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Profil Kemampuan Fisik Extremitas Atas Pada Kiper Futsal Divisi I &amp; II AFK Semarang Tahun 2023</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Daffa Tryan Widiarto</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Agung Wahyudi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Cahyo Yuwono</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Moch Fahmi Abdulaziz</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">physical fitness</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Upper extremitas</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Pusat masalah pada Klub Futsal Divisi I &amp;amp; II AFK di Kota Semarang yaitu kiper yang melakukan aktivitas olahraga secara tidak optimal seperti lemparan yang tidak tepat, keterampilan tersebut merupakan aktivitas yang sering digunakan seorang kiper sebagai distribusi bola dalam strategi menyerang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Tetapi hanya menggambarkan kondisi dari variabel tertentu. Metode yang digunakan menggunakan metode survei dan teknik tes serta pengukuran.  Penilaian diambil dengan nilai tertinggi setelah melakukan tes pengukuran. Dengan jumlah sampel 35 orang kiper di Kota Semarang. Dengan teknik analisis deskriptif persentase, tes ketepatan diperoleh hasil sebanyak 24 orang dari 35 orang (59%) masuk dalam kategori sedang dan kurang. Kemampuan fisik kekuatan jari diperoleh hasil sebanyak 35 orang (100%) masuk dalam kategori sedang, kurang, dan kurang sekali. Kemudian kekuatan lengan, diperoleh tes push sebanyak 35 orang (100%) masuk ke dalam kategori sedang, kurang, dan kurang sekali. Tes pull sebanyak 35 orang (100%) masuk ke dalam kategori sedang, kurang, dan kurang sekali. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa aspek kekuatan jari dan lengan masih banyak di kategori kurang dan kurang sekali, maka peneliti mengajukan saran sebagai berikut: atlet dan pelatih harus memiliki program latihan untuk meningkatkan kekuatan jari dan kekuatan lengan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2024-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/inapes/article/view/1651</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Indonesian Journal for Physical Education and Sport; Vol. 5 No. 1 (2024); 56-63</dc:source>
	<dc:source>2774-4434</dc:source>
	<dc:source>2723-6803</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/inapes/article/view/1651/733</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 Indonesian Journal for Physical Education and Sport</dc:rights>
</oai_dc:dc>