Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Survei Tingkat Kondisi Fisik Siswa Peserta Ekstrakurikuler Karate SMA Negeri 1 Grabag Kabupaten Magelang

Indonesian Journal for Physical Education and Sport · Vol. 5 No. 1 (2024) · hlm. 201–208

ISSN
2774-4434, 2723-6803
Terbit
2024-06-30
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Karate adalah bela diri asli Jepang yang berkembang didaerah Okinawa dan memilikinama awal Okinawate sesuai daerah asalnya. Ekstrakurikuler merupakan kegiatansekolah sebagai wadah bagi peserta didik sesuai minatnya dan diselenggarakan olehsekolah. Kondisi fisik adalah kemampuan tubuh untuk melakukan kegiatan sehari-haritanpa ada kelelahan yang terjadi. Berdasarkan hasil observasi yang dengan menggunakanmetode pengamatan dan wawancara kepada pelatih ekstrakurikuler karate SMA Negeri1 Grabag, penting rasanya melaksanakan penelitian mengenai tingkat kondisi fisik parakarateka karena tes tingkat kondisi fisik para karateka ini masih rendah dan sudah lamatidak dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan komponen kondisi fisik pada karate.Tujuan yang akan dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kondisifisik siswa peserta ektrakurikuler karate SMA N 1 Grabag. Teknik pengambilan sampelyang digunakan adalah metode total sampling. Hasil penelitian yang didapatmenunjukkan bahwa peserta ekstrakurikuler karate SMA N 1 Grabag memiliki profilkondisi fisik yang sedang dimana untuk putra dua karateka memiliki kondisi fisik baikdan tiga karateka memiliki kondisi fisik sedang, sedangkan putri enam karateka memilikikondisi fisik sedang dan dua karateka memiliki kondisi fisik kurang.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 198 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Adi SAfiliasi tidak diketahui10
Cahyo YuwonoAfiliasi tidak diketahui9
Tri RustiadiAfiliasi tidak diketahui8
Made Bang Redy UtamaAfiliasi tidak diketahui7
Sri Indah IhsaniAfiliasi tidak diketahui6
Sri NgabektiState University of Semarang5
Sugiharto SugihartoAfiliasi tidak diketahui5
Heny SetyawatiAfiliasi tidak diketahui5
Margareta RahayuningsihAfiliasi tidak diketahui4
Setya RahayuAfiliasi tidak diketahui4
Ranu Baskora Aji PutraAfiliasi tidak diketahui4
Nasuka NasukaAfiliasi tidak diketahui4
Rumini RuminiAfiliasi tidak diketahui4
Endang Sri HananiAfiliasi tidak diketahui4
Saiful RidloState University of Semarang3
Mugiyo HartonoAfiliasi tidak diketahui3
Fajar Awang IrawanAfiliasi tidak diketahui3
Bhayu BilliandriAfiliasi tidak diketahui3
Laily Mita AndrianaAfiliasi tidak diketahui3
Nana Kariada Tri MartutiAfiliasi tidak diketahui2
Dyah Rini IndriyantiAfiliasi tidak diketahui2
Ning SetiatiAfiliasi tidak diketahui2
Dwi Gansar Santi WijayantiAfiliasi tidak diketahui2
Dwi Tiga PutriAfiliasi tidak diketahui2
Nonik RahestiAfiliasi tidak diketahui2
Harry PramonoAfiliasi tidak diketahui2
Hilmy AliriadAfiliasi tidak diketahui2
Erika AfrianaAfiliasi tidak diketahui2
Karina Permata AndhiniAfiliasi tidak diketahui2
Dibyo PramonoAfiliasi tidak diketahui2
Rosa AmaliaAfiliasi tidak diketahui2
Mohamad AnnasAfiliasi tidak diketahui2
Agus PujiantoAfiliasi tidak diketahui2
Soegiyanto SoegiyantoAfiliasi tidak diketahui2
Sri SumartiningsihAfiliasi tidak diketahui2
Ratna Dewi PuspitasariAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/inapes/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 8 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Survei Tingkat Kondisi Fisik Siswa Peserta Ekstrakurikuler Karate SMA Negeri 1 Grabag Kabupaten Magelang</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Rahmawan Adi Wismoyo, Rahmawan Adi Wismoyo</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Tommy Soenyoto</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Bambang Priyono</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Agus Darmawan</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">extracurricular</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Karate</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Physical condition</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Karate adalah bela diri asli Jepang yang berkembang didaerah Okinawa dan memilikinama awal Okinawate sesuai daerah asalnya. Ekstrakurikuler merupakan kegiatansekolah sebagai wadah bagi peserta didik sesuai minatnya dan diselenggarakan olehsekolah. Kondisi fisik adalah kemampuan tubuh untuk melakukan kegiatan sehari-haritanpa ada kelelahan yang terjadi. Berdasarkan hasil observasi yang dengan menggunakanmetode pengamatan dan wawancara kepada pelatih ekstrakurikuler karate SMA Negeri1 Grabag, penting rasanya melaksanakan penelitian mengenai tingkat kondisi fisik parakarateka karena tes tingkat kondisi fisik para karateka ini masih rendah dan sudah lamatidak dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan komponen kondisi fisik pada karate.Tujuan yang akan dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kondisifisik siswa peserta ektrakurikuler karate SMA N 1 Grabag. Teknik pengambilan sampelyang digunakan adalah metode total sampling. Hasil penelitian yang didapatmenunjukkan bahwa peserta ekstrakurikuler karate SMA N 1 Grabag memiliki profilkondisi fisik yang sedang dimana untuk putra dua karateka memiliki kondisi fisik baikdan tiga karateka memiliki kondisi fisik sedang, sedangkan putri enam karateka memilikikondisi fisik sedang dan dua karateka memiliki kondisi fisik kurang.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2024-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/inapes/article/view/3127</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Indonesian Journal for Physical Education and Sport; Vol. 5 No. 1 (2024); 201-208</dc:source>
	<dc:source>2774-4434</dc:source>
	<dc:source>2723-6803</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/inapes/article/view/3127/748</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 Indonesian Journal for Physical Education and Sport</dc:rights>
</oai_dc:dc>