Jurnal
JUDICIAL REVIEW SEBAGAI MEKANISME KONTROL TERHADAP PERATURAN PERUNDAN-UNDANGAN: Judicial review, Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi.
Integralistik · Vol. 35 No. 1 (2024)
- ISSN
- 2549-5011, 0853-7208
- Terbit
- 2024-08-19
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Kehadiran lembaga Mahkamah Konstitusi dengan kewenangan yang dimiliknya, telah membawa perubahan yang signifikan dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, di antaranya berkenaan dengan pengujian terhadap peraturan perundang-undangan (judicial review). Kalau sebelumnya pengujian hanya bisa dilakukan oleh Mahkamah Agung atas peraturan-perundang-undangan di bawah undang-undang terhadap undang-undang, dengan munculnya Mahkamah Konstitusi memungkinkan terjadinya pengujian undang-undang terhadap undang-undang dasar. Judicial review yang dilakukan oleh Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi merupakan mekanisme kontrol lembaga yudikatif terhadap produk peraturan perundang-undangan yang dalam pembuatannya tidak lepas dari pegulatan di antara berbagai kepentingan politik Dengan adanya judisial review semua produk hukum berupa peraturan perundang-undangan tidak dapat lepas dari fungsi kontrol oleh lembaga yudikatif sehingga substansi maupun prosedur pembuatannyan lebih dapat dipertanggingjawabkan dari aspek hukum, dan bukan hanya merepresentasikan kepentingan politik semata.
Jaringan kolaborasi para penulis
33 penulis · 77 tautan kepenulisan bersama
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Tutik Wijayanti | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Eko Handoyo | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Slamet Sumarto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Farah Fatiya Khoirunnisaa | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Noorochmat Isdaryanto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Siti Fatimah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nugraheni Arumsari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Aisyah Nur Sayidatun Nisa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sawitri Indah Lestari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Arief Wahyudianto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sutrisno Sutrisno | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ambiro Puji Asmaroini | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Della Futvy Sekarningrum | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rusdarti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Idhar - | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Puji Lestari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Slamet Sunarto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mike Meida Diningrum | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dony Vega Prayogo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Bagus Darmawan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wahyu Beny | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ludia Alfafa Faza | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Agustinus Sugeng Priyanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Elana Rachmawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hasan Ariefien Ilham | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ngesti Sekar Wijayanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Natal Kristiono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ngabiyanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Roudhlotul Jannah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Indes - Rusniawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Iwan Hardi Saputro | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.