Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengembangan Sustainable Tourism pada Masyarakat Multikultur di Karimunjawa dengan Pendekatan Blue Economy

Integralistik · Vol. 36 No. 2 (2025)

DOI
10.15294/integralistik.v36i2.29397
ISSN
2549-5011, 0853-7208
Terbit
2025-07-15
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Kondisi degradasi lingkungan dan ketimpangan pembangunan pada akhirnya melahirkan konsep Blue Economy yang mana salah satu sektornya adalah wisata bahari yang berkontribusi besar dalam meningkatkan pendapatan masyarakat dan negara. Akan tetapi, pembangunan pariwisata yang ada di berbagai daerah belum tentu menjamin kesejahteraan masyarakat lokal destinasi wisata, termasuk di Karimunjawa. Maka dari itu, upaya pembangunan pariwisata di Karimunjawa perlu direformulasi sesuai dengan prinsip-prinsip dan konsep Blue Economy. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembangunan pariwisata berkelanjutan di Karimunjawa dengan pendekatan Blue Economy. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-kuantitatif (mix method). Sumber data penelitian terdiri atas sumber data primer dan sekunder yang diperoleh dengan metode observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi. Adapun analisis data dilakukan dengan metode analisis SWOT dan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan pariwisata di Karimunjawa harus diarahkan pada strategi Grow and Build dan atau stretegi Expansion. Pembangunan ini dapat mengkolaborasikan lima actor utama yaitu pemerintah, bisnis, masyarakat, akademisi, dan Lembaga swadaya masyarakat (LSM) dalam konsep pentahelix.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 198 tautan kepenulisan bersama · 6 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Sumatera Utara
  • State University of Semarang
  • Universitas Methodist Indonesia
  • Universitas Halu Oleo
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Sucihatiningsih Dian Wisika PrajantiState University of Semarang3
Apik Budi SantosoAfiliasi tidak diketahui3
Erni SuhariniAfiliasi tidak diketahui3
Talitha WidiatningrumAfiliasi tidak diketahui2
Aprillia FindayaniAfiliasi tidak diketahui2
Andi Irwan BenardiAfiliasi tidak diketahui2
Ervando Tommy Al-hanifAfiliasi tidak diketahui2
Rimbun SiringoringoUniversitas Methodist Indonesia1
SutarmanAfiliasi tidak diketahui1
Dedy ArisandiUniversitas Sumatera Utara1
Erna Budhiarti NababanUniversitas Sumatera Utara1
Saifu SaifuAfiliasi tidak diketahui1
abdul samanUniversitas Halu Oleo1
Munir MunirAfiliasi tidak diketahui1
Abdullah AbdullahAfiliasi tidak diketahui1
Irmayani IrmayaniAfiliasi tidak diketahui1
Sukardi SukardiAfiliasi tidak diketahui1
Sarina SarinaAfiliasi tidak diketahui1
Abd RahimAfiliasi tidak diketahui1
Sri Nur QadriAfiliasi tidak diketahui1
Iradhatullah RahimAfiliasi tidak diketahui1
Bahruddin BahruddinAfiliasi tidak diketahui1
Syamsiar ZamzamAfiliasi tidak diketahui1
Nur HapsaAfiliasi tidak diketahui1
Rahmawati SemaunAfiliasi tidak diketahui1
Ramlayani RamlayaniAfiliasi tidak diketahui1
Sukmawati SukmawatiAfiliasi tidak diketahui1
Suherman SuhermanAfiliasi tidak diketahui1
Endah Fitriani RahayuState University of Semarang1
Purnomo Adi SaputroAfiliasi tidak diketahui1
Eli Dwi AstutiAfiliasi tidak diketahui1
Khoirima Nafi'ahAfiliasi tidak diketahui1
Mohammad Syifauddin SyifauddinAfiliasi tidak diketahui1
Priyanti Handayani PutriAfiliasi tidak diketahui1
Supriyadi SupriyadiAfiliasi tidak diketahui1
Hariyanto HariyantoAfiliasi tidak diketahui1
Aji Prasetya WibawaAfiliasi tidak diketahui1
Mutiara KiranawatiAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/integralistik/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pengembangan Sustainable Tourism pada Masyarakat Multikultur di Karimunjawa dengan Pendekatan Blue Economy</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Mohammad Syifauddin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Edi Kurniawan</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Blue Economy, Karimunjawa, Masyarakat Multikultur, Sustainable Tourism, Wisata Bahari</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Kondisi degradasi lingkungan dan ketimpangan pembangunan pada akhirnya melahirkan konsep Blue Economy yang mana salah satu sektornya adalah wisata bahari yang berkontribusi besar dalam meningkatkan pendapatan masyarakat dan negara. Akan tetapi, pembangunan pariwisata yang ada di berbagai daerah belum tentu menjamin kesejahteraan masyarakat lokal destinasi wisata, termasuk di Karimunjawa. Maka dari itu, upaya pembangunan pariwisata di Karimunjawa perlu direformulasi sesuai dengan prinsip-prinsip dan konsep Blue Economy. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembangunan pariwisata berkelanjutan di Karimunjawa dengan pendekatan Blue Economy. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-kuantitatif (mix method). Sumber data penelitian terdiri atas sumber data primer dan sekunder yang diperoleh dengan metode observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi. Adapun analisis data dilakukan dengan metode analisis SWOT dan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan pariwisata di Karimunjawa harus diarahkan pada strategi Grow and Build dan atau stretegi Expansion. Pembangunan ini dapat mengkolaborasikan lima actor utama yaitu pemerintah, bisnis, masyarakat, akademisi, dan Lembaga swadaya masyarakat (LSM) dalam konsep pentahelix.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2025-07-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/integralistik/article/view/29397</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/integralistik.v36i2.29397</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Integralistik; Vol. 36 No. 2 (2025): July 2025</dc:source>
	<dc:source>2549-5011</dc:source>
	<dc:source>0853-7208</dc:source>
	<dc:source>10.15294/integralistik.v36i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/integralistik/article/view/29397/4902</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Integralistik</dc:rights>
</oai_dc:dc>