Melola Discovery

← Melola Discovery

Akses terbuka Jurnal

KEARIFAN LOKAL RUMAH TRADISIONAL ACEH SEBAGAI WARISAN BUDAYA UNTUK MITIGASI BENCANA GEMPA DAN TSUNAMI

Journal of Educational Social Studies · Vol. 5 No. 1 (2017) · hlm. 89–96

DOI
10.15294/jess.v5i1.13098
ISSN
2502-4442, 2252-6390
Terbit
2017-02-27
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng
Lisensi
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstrak

Aceh rentan terhadap bencana diperlukan pengetahuan sejak dini berkenaan dengan mitigasi bencana yang tertanam pada masyarakat.Masyarakat Aceh sendiri sebenarnya telah memiliki nilai-nilai kearifan lokal yang jika dikaji dan dimaknai telah mengajarkan masyarakat untuk siap dalam menghadapi bencana dengan warisan budaya rumah tradisional Aceh yang disebut Rumoh Aceh.Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis nilai-nilai kearifan lokal rumah tradisional Aceh untuk mitigasi bencana gempa dan tsunami, dan menganalisis persepsi masyarakat dalam mempertahankan (pengetahuan, sikap dan perilaku) kearifan lokal rumah tradisional Aceh.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwarumoh Aceh memiliki nilai-nilai kearifan lokal untuk mitigasi bencana gempa dan tsunami.nilai-nilai kearifan lokal tersebut ada pada komponen bentuk bangunandan upacara adatrumoh Aceh. Pengetahuan, sikap dan perilaku kearifan lokal rumoh Aceh mengajarkan masyarakat beradaptasi, peduli warisan budaya, dan membentuk sistem kekeluargaan sosial.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 172 tautan kepenulisan bersama · 5 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • University of Brawijaya
  • State University of Semarang
  • Tarumanagara University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Puji HardatiAfiliasi tidak diketahui6
Heri TjahjonoAfiliasi tidak diketahui5
Hamdan Tri AtmajaAfiliasi tidak diketahui5
Juhadi JuhadiAfiliasi tidak diketahui5
Wahyu SetyaningsihAfiliasi tidak diketahui5
Hariyanto HariyantoAfiliasi tidak diketahui4
Erni SuhariniAfiliasi tidak diketahui4
Suroso SurosoAfiliasi tidak diketahui4
Eva BanowatiAfiliasi tidak diketahui4
Sriyanto SriyantoAfiliasi tidak diketahui3
Wasino WasinoTarumanagara University3
Purwadi SuhandiniAfiliasi tidak diketahui3
Vina Nurul HusnaAfiliasi tidak diketahui3
Moch. ArifienAfiliasi tidak diketahui2
Retno Salaras MahatiAfiliasi tidak diketahui2
Satya Budi NugrahaAfiliasi tidak diketahui2
Ananto AjiAfiliasi tidak diketahui2
Fadly HusainAfiliasi tidak diketahui2
Agustinus Sugeng PriyantoAfiliasi tidak diketahui2
Thriwaty ArsalAfiliasi tidak diketahui2
Andi Irwan BenardiAfiliasi tidak diketahui2
Apik Budi SantosoAfiliasi tidak diketahui2
Ariyani IndrayatiAfiliasi tidak diketahui2
Etty SoesilowatiAfiliasi tidak diketahui2
Cahyo Budi UtomoAfiliasi tidak diketahui2
Muhammad AbdullahState University of Semarang1
Luchman HakimUniversity of Brawijaya1
Dian SiswantoUniversity of Brawijaya1
Sarto SartoAfiliasi tidak diketahui1
Afkar Jihad Al-afghani AfkarAfiliasi tidak diketahui1
Erin Dian WinarniAfiliasi tidak diketahui1
Wiwit Lutfita SetianingrumAfiliasi tidak diketahui1
Ummi 'IsyaturadhiyyahAfiliasi tidak diketahui1
Saptono PutroUniversity of Brawijaya1
Dwi JatmikoAfiliasi tidak diketahui1
R SugiyantoAfiliasi tidak diketahui1
Yudi AryantoAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jess/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KEARIFAN LOKAL RUMAH TRADISIONAL ACEH SEBAGAI WARISAN BUDAYA UNTUK MITIGASI BENCANA GEMPA DAN TSUNAMI</dc:title>
	<dc:creator>Hairumini, Hairumini</dc:creator>
	<dc:creator>Setyowati, Dewi Liesnoor</dc:creator>
	<dc:creator>Sanjoto, Tjaturahono Budi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Aceh rentan terhadap bencana diperlukan pengetahuan sejak dini berkenaan dengan mitigasi bencana yang tertanam pada masyarakat.Masyarakat Aceh sendiri sebenarnya telah memiliki nilai-nilai kearifan lokal yang jika dikaji dan dimaknai telah mengajarkan masyarakat untuk siap dalam menghadapi bencana dengan warisan budaya rumah tradisional Aceh yang disebut Rumoh Aceh.Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis nilai-nilai kearifan lokal rumah tradisional Aceh untuk mitigasi bencana gempa dan tsunami, dan menganalisis persepsi masyarakat dalam mempertahankan (pengetahuan, sikap dan perilaku) kearifan lokal rumah tradisional Aceh.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwarumoh Aceh memiliki nilai-nilai kearifan lokal untuk mitigasi bencana gempa dan tsunami.nilai-nilai kearifan lokal tersebut ada pada komponen bentuk bangunandan upacara adatrumoh Aceh. Pengetahuan, sikap dan perilaku kearifan lokal rumoh Aceh mengajarkan masyarakat beradaptasi, peduli warisan budaya, dan membentuk sistem kekeluargaan sosial.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2017-02-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/jess/article/view/13098</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jess.v5i1.13098</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JESS (Journal of Educational Social Studies); Vol 5 No 1 (2016): Juni 2016; 89-96</dc:source>
	<dc:source>2502-4442</dc:source>
	<dc:source>2252-6390</dc:source>
	<dc:source>10.15294/jess.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/jess/article/view/13098/7175</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Dewi Liesnoor Setyowati, Dewi Liesnoor Setyowati, Tjaturahono Budi Sanjoto</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>