Melola Discovery

← Melola Discovery

Akses terbuka Jurnal

GAYA HIDUP REMAJA KELAS MENENGAH KOTA PEKALONGAN

Journal of Educational Social Studies · Vol. 5 No. 2 (2017) · hlm. 97–103

DOI
10.15294/jess.v5i2.14072
ISSN
2502-4442, 2252-6390
Terbit
2017-04-17
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng
Lisensi
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstrak

Derasnya arus globalisasi dan modernisasi membawa dampak pada berubahnya gaya hidup masyarakat di Kota Pekalongan. Perubahan gaya hidup ini sering dialami oleh remaja, khususnya remaja yang berasal dari golongan ekonomi kelas menengah. Hal ini disebabkan karena remaja tersebut memiliki modal yang cukup dari pendapatan ekonomi orang tuanya. Penelitian ini mengambil lokasi di Kota Pekalongan dengan pertimbangan bahwa kota ini adalah salah satu kota kelas menengah yang mempunyai keunikan tersendiri. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pola pendidikan keluarga keluarga kelas menengah, sekolah dan masyarakat. Selain itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pergaulan, perilaku konsumsi dan komunikasi remaja kelas menengah yang akan menggambarkan gaya hidupnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan memanfaatkan teknik analisis data interaktif dalam pembahasannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya hidup remaja kelas menengah yang terlihat dari pergaulan, pilihan konsumsi dan komunikasi merupakan cerminan hasil dari pendidikan yang dilakukan oleh keluarga, sekolah dan lingkungan masyarakat. The rise of globalization and modernization bring the effect to the changes of the lifestyle in the people of Pekalongan. These lifestyle changes are often experienced by teenagers, especially young people who come from the middle-class economy. These happen because they have sufficient capital from their parent income. This study took place in Pekalongan considering that this city is one of the middle-class cities that has its own uniqueness. The purpose of this research is to determine the educational pattern of the family, school and the community from the middle-class. In addition this research is conducted to determine the social intercourse, consumption behavior and the communication of the middle-class teenagers which will describe their lifestyle. The method used in this research is a qualitative research by using interactive data analysis techniques to the discussion. The result of the research showed that the lifestyle of middle-class teenager which can be seen from the social intercourse, the choice of consumption and communication are a reflection of the education result by the family, school and society environment.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 125 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • University of August 17, 1945 Banyuwangi
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Hariyanto HariyantoAfiliasi tidak diketahui5
Erni SuhariniAfiliasi tidak diketahui5
Juhadi JuhadiAfiliasi tidak diketahui4
Puji HardatiAfiliasi tidak diketahui4
Purwadi SuhandiniAfiliasi tidak diketahui3
Tjaturahono Budi SanjotoAfiliasi tidak diketahui3
Eko HandoyoAfiliasi tidak diketahui3
Dewi Liesnoor SetyowatiState University of Semarang3
Grace Natalia MarpaungAfiliasi tidak diketahui2
Yozi Aulia RahmanAfiliasi tidak diketahui2
Apik Budi SantosoAfiliasi tidak diketahui2
Sriyanto SriyantoAfiliasi tidak diketahui2
Muhammad Fauzan RamadhanAfiliasi tidak diketahui2
Ayu Wulansari PramitaAfiliasi tidak diketahui2
Lina Adi WijayantiAfiliasi tidak diketahui2
Joko WidodoAfiliasi tidak diketahui2
Thriwaty ArsalAfiliasi tidak diketahui2
Rahma HayatiAfiliasi tidak diketahui2
Maman RachmanAfiliasi tidak diketahui2
Sucihatiningsih Dian Wisika PrajantiState University of Semarang2
Rusdarti RusdartiAfiliasi tidak diketahui2
Agung Yudhi PramonoAfiliasi tidak diketahui1
Gita Yuliantina ParameswariAfiliasi tidak diketahui1
Assafrul Ali AdhimAfiliasi tidak diketahui1
Rizki NafisaAfiliasi tidak diketahui1
Tania WicaksanaAfiliasi tidak diketahui1
Yustiko Arvan Gilang PangestuAfiliasi tidak diketahui1
Anggi Surya DharmaAfiliasi tidak diketahui1
Andi Irwan BenardiAfiliasi tidak diketahui1
Mutmainnah Farida RidwanAfiliasi tidak diketahui1
marlia devi roihanahAfiliasi tidak diketahui1
Sunarko SunarkoUniversity of August 17, 1945 Banyuwangi1
Netti Liana DewiAfiliasi tidak diketahui1
Shintya Wijayati SetianingsihAfiliasi tidak diketahui1
Sudharmono SudharmonoAfiliasi tidak diketahui1
Ratna Dwi SetyowatiAfiliasi tidak diketahui1
Danang SarjonoAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jess/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 8 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">GAYA HIDUP REMAJA KELAS MENENGAH KOTA PEKALONGAN</dc:title>
	<dc:creator>Wahyuni, Retno Budi</dc:creator>
	<dc:creator>Soesilowati, Etty</dc:creator>
	<dc:creator>Banowati, Eva</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Derasnya arus globalisasi dan modernisasi membawa dampak pada berubahnya gaya hidup masyarakat di Kota Pekalongan. Perubahan gaya hidup ini sering dialami oleh remaja, khususnya remaja yang berasal dari golongan ekonomi kelas menengah. Hal ini disebabkan karena remaja tersebut memiliki modal yang cukup dari pendapatan ekonomi orang tuanya. Penelitian ini mengambil lokasi di Kota Pekalongan dengan pertimbangan bahwa kota ini adalah salah satu kota kelas menengah yang mempunyai keunikan tersendiri. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pola pendidikan keluarga keluarga kelas menengah, sekolah dan masyarakat. Selain itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pergaulan, perilaku konsumsi dan komunikasi remaja kelas menengah yang akan menggambarkan gaya hidupnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan memanfaatkan teknik analisis data interaktif dalam pembahasannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya hidup remaja kelas menengah yang terlihat dari pergaulan, pilihan konsumsi dan komunikasi merupakan cerminan hasil dari pendidikan yang dilakukan oleh keluarga, sekolah dan lingkungan masyarakat.
The rise of globalization and modernization bring the effect to the changes of the lifestyle in the people of Pekalongan. These lifestyle changes are often experienced by teenagers, especially young people who come from the middle-class economy. These happen because they have sufficient capital from their parent income. This study took place in Pekalongan considering that this city is one of the middle-class cities that has its own uniqueness. The purpose of this research is to determine the educational pattern of the family, school and the community from the middle-class. In addition this research is conducted to determine the social intercourse, consumption behavior and the communication of the middle-class teenagers which will describe their lifestyle. The method used in this research is a qualitative research by using interactive data analysis techniques to the discussion. The result of the research showed that the lifestyle of middle-class teenager which can be seen from the social intercourse, the choice of consumption and communication are a reflection of the education result by the family, school and society environment.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2017-04-17</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/jess/article/view/14072</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jess.v5i2.14072</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JESS (Journal of Educational Social Studies); Vol 5 No 2 (2016): Desember 2016; 97-103</dc:source>
	<dc:source>2502-4442</dc:source>
	<dc:source>2252-6390</dc:source>
	<dc:source>10.15294/jess.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/jess/article/view/14072/7691</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Retno Budi Wahyuni, Etty Soesilowati, Eva Banowati</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>