Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pergeseran Nilai Masyarakat Samin (Sedulur Sikep) Dukuh Bombong

Journal of Educational Social Studies · Vol. 6 No. 1 (2017) · hlm. 29–36

DOI
10.15294/jess.v6i1.16252
ISSN
2502-4442, 2252-6390
Terbit
2017-08-09
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Seiring kemajuan teknologi dan interaksi dengan masyarakat sekitar tidak menutup kemungkinan bahwa ajaran Samin mengalami pergeseran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pergeseran nilai yang terjadi pada masyarakat Samin. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ajaran Samin mengacu pada unsur religi, sistem dan organisasi kemasyarakatan, bahasa, kesenian, serta sistem mata pencaharian hidup belum mengalami pergeseran. Masyarakat Samin di Dukuh Bombong masih hidup dengan nilai religius, kesederhanaan, kesopanan, kejujuran, saling tolong-menolong, mligi, humanis, tidak suka menerima pemberian barang dari orang lain, setia, dan rukun. Sedangkan, pada sistem teknologi dan peralatan serta sistem pengetahuan mengalami pergeseran, yang ditandai dengan penghargaan masyarakat Samin terhadap alam mulai berkurang dan sudah mementingkan nilai ekonomis.As technology advances and the interaction with the surrounding community does not rule out the possibility that the Samin’s rule have a change. This research aims to analyze the change values of Samin community in Dukuh Bombong. This research uses a qualitative approach. Method of collecting data in this research is deep interview, observation, and documentation. The result of the research shows Samin’s rule refer of the religious elements, systems and social organization, language, art, life and livelihood systems have not experienced a change. Samin community in Dukuh Bombong still alive with values of religious, simplicity, decency, honesty, help each other, mligi, humanist, does not like to receive gifts from the goods of others, faithful, and harmony. Meanwhile, the technology systems and equipment as well as the knowledge system experienced a change, characterized by the Samin community appreciation for nature began to decrease and has been concerned with economic value.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 86 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Universitas Halu Oleo
  • Diponegoro University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Nugroho Trisnu BrataAfiliasi tidak diketahui3
Ninuk Sholikhah AkhirohAfiliasi tidak diketahui3
Sucihatiningsih Dian Wisika PrajantiState University of Semarang2
Sucihatiningsih Dian Wisika PrajantiAfiliasi tidak diketahui2
Cahyo Budi UtomoAfiliasi tidak diketahui2
Nurul FatimahUniversitas Halu Oleo1
Didi PramonoAfiliasi tidak diketahui1
Heri TjahjonoAfiliasi tidak diketahui1
Munadi MunadiDiponegoro University1
Muhammad Fauzan RamadhanAfiliasi tidak diketahui1
Martitah MartitahAfiliasi tidak diketahui1
Retno UlinnuhaAfiliasi tidak diketahui1
Tjaturahono Budi SanjotoAfiliasi tidak diketahui1
Achmad ZurohmanAfiliasi tidak diketahui1
Anwar Rifa’iAfiliasi tidak diketahui1
Laily Fu’adahAfiliasi tidak diketahui1
Puji Sri Endra KusumawatiAfiliasi tidak diketahui1
Dyah Fatma YuliastutiAfiliasi tidak diketahui1
Moch AmienAfiliasi tidak diketahui1
Nur Indah WahyuniAfiliasi tidak diketahui1
Reni AlfiyahAfiliasi tidak diketahui1
Tri Joko RaharjoAfiliasi tidak diketahui1
Nanang Eko YulistyawanAfiliasi tidak diketahui1
Agustinus Sugeng PriyantoAfiliasi tidak diketahui1
Saka Mahardika Oktav NugrahaAfiliasi tidak diketahui1
Eko HandoyoAfiliasi tidak diketahui1
Sylvia Yunita PrihatiniAfiliasi tidak diketahui1
Malik Ridwan FauziAfiliasi tidak diketahui1
Hamdan Tri AtmadjaAfiliasi tidak diketahui1
FITROTUL FAJRINAfiliasi tidak diketahui1
Agustian Budi PrasetyaAfiliasi tidak diketahui1
Iqbal Reza PratamaAfiliasi tidak diketahui1
Fajar FajarAfiliasi tidak diketahui1
Antari Ayuning ArsiAfiliasi tidak diketahui1
Arsi Antari AyuningAfiliasi tidak diketahui1
Brata Nugroho TrisnuAfiliasi tidak diketahui1
Ni’mah HusnayyaAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jess/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pergeseran Nilai Masyarakat Samin (Sedulur Sikep) Dukuh Bombong</dc:title>
	<dc:creator>Setyaningrum, Dewi</dc:creator>
	<dc:creator>Pudji Astuti, Tri Marhaeni</dc:creator>
	<dc:creator>Alimi, Moh Yasir</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Seiring kemajuan teknologi dan interaksi dengan masyarakat sekitar tidak menutup kemungkinan bahwa ajaran Samin mengalami pergeseran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pergeseran nilai yang terjadi pada masyarakat Samin. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ajaran Samin mengacu pada unsur religi, sistem dan organisasi kemasyarakatan, bahasa, kesenian, serta sistem mata pencaharian hidup belum mengalami pergeseran. Masyarakat Samin di Dukuh Bombong masih hidup dengan nilai religius, kesederhanaan, kesopanan, kejujuran, saling tolong-menolong, mligi, humanis, tidak suka menerima pemberian barang dari orang lain, setia, dan rukun. Sedangkan, pada sistem teknologi dan peralatan serta sistem pengetahuan mengalami pergeseran, yang ditandai dengan penghargaan masyarakat Samin terhadap alam mulai berkurang dan sudah mementingkan nilai ekonomis.As technology advances and the interaction with the surrounding community does not rule out the possibility that the Samin’s rule have a change. This research aims to analyze the change values of Samin community in Dukuh Bombong. This research uses a qualitative approach. Method of collecting data in this research is deep interview, observation, and documentation. The result of the research shows Samin’s rule refer of the religious elements, systems and social organization, language, art, life and livelihood systems have not experienced a change. Samin community in Dukuh Bombong still alive with values of religious, simplicity, decency, honesty, help each other, mligi, humanist, does not like to receive gifts from the goods of others, faithful, and harmony. Meanwhile, the technology systems and equipment as well as the knowledge system experienced a change, characterized by the Samin community appreciation for nature began to decrease and has been concerned with economic value.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2017-08-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/jess/article/view/16252</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jess.v6i1.16252</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JESS (Journal of Educational Social Studies); Vol 6 No 1 (2017): Juni 2017; 29-36</dc:source>
	<dc:source>2502-4442</dc:source>
	<dc:source>2252-6390</dc:source>
	<dc:source>10.15294/jess.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/jess/article/view/16252/8499</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Dewi Setyaningrum, Tri Marhaeni Pudji Astuti, Moh Yasir Alimi</dc:rights>
</oai_dc:dc>