Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

FILM MANCUR (MANTEN KENCUR) SEBAGAI PENINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG PERNIKAHAN DINI

Journal of Health Education · Vol. 2 No. 1 (2017) · hlm. 53–59

DOI
10.15294/jhe.v2i1.18826
ISSN
2528-2905, 2527-4252
Terbit
2017-10-27
Penerbit
Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))
Bahasa
eng

Abstrak

Latar Belakang: Kasus pernikahan usia dini masih tergolong tinggi dikarenakan minimnya pengetahuan tentang bahaya pernikahan dini. Sebagai pencegahan, peningkatan pengetahuan lewat media pelajaran perlu dilakukan, maka pada penelitian ini mengunakan media film Mancur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan Media Film sebagai peningkat pengetahuan dan sikap tentang bahaya pernikahan dini di SMA Setia Budhi Semarang.Metode: Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan rancangan Non Equivalent Control Group. Sampel peneltian 25 pada masing-masing kelompok eksperimen dan kontrol. Pengambilan data berupa pretest dan posttest dengan selang waktu 7 hari.Hasil: Hasil penelitian menunjukan ada perbedaan bermakna antara pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah intervensi berupa pemutaran Film Mancur (p value pengethuan = 0,000 dan p value sikap = 0,001). Terdapat perbedaan bermakna antara kelompok eksperimen dan kontrol setelah dilakukan intervensi (p value pengetahuan = 0,000 dan p value sikap = 0,000)Simpulan: Media film mancur efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang pernikahan dini pada remaja di SMA Setia Budhi Semarang.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 74 tautan kepenulisan bersama · 3 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Mahidol University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Efa NugrohoAfiliasi tidak diketahui3
Bambang Budi RaharjoAfiliasi tidak diketahui2
Bertakalswa HermawatiAfiliasi tidak diketahui2
Evi WidowatiAfiliasi tidak diketahui2
Oktia Woro Kasmini HandayaniState University of Semarang2
Arum SiwiendrayantiState University of Semarang1
‪Eram Tunggul Pawenang‬State University of Semarang1
Shobiechah Aldillah WulandhariMahidol University1
Rita AndayaniAfiliasi tidak diketahui1
Susi Dwi Maret TatiAfiliasi tidak diketahui1
Ayu Imade RosdianaAfiliasi tidak diketahui1
Aminatuz ZuhriyahAfiliasi tidak diketahui1
Aniesah AmieratunnisaAfiliasi tidak diketahui1
Naili Akrima FaradisState University of Semarang1
Khusnuddin KhusnuddinAfiliasi tidak diketahui1
Mmustafa Daru AffandiAfiliasi tidak diketahui1
Irwan BudionoAfiliasi tidak diketahui1
Lukman FauziAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad AzinarAfiliasi tidak diketahui1
Maulina IstighfarohAfiliasi tidak diketahui1
Zahra Amalia GardynaAfiliasi tidak diketahui1
Anna NugrahaniAfiliasi tidak diketahui1
Yulia SantiAfiliasi tidak diketahui1
Ratna AnjelikaAfiliasi tidak diketahui1
Septiana Rahma SantiAfiliasi tidak diketahui1
Diva Nadia H. SakkaAfiliasi tidak diketahui1
Linuria Asra LailyState University of Semarang1
Annisa Novanda Maharani UtamiState University of Semarang1
Hayu Retno ParamestiState University of Semarang1
Rico Novian YuswantoroState University of Semarang1
Annisa Vira Nurul MutoharohState University of Semarang1
Fika Khikma FianaState University of Semarang1
Hamidah LismianaAfiliasi tidak diketahui1
Nur Aini AnisaAfiliasi tidak diketahui1
Hikmah Resti UlfianaAfiliasi tidak diketahui1
Nazla Nuril IlmiAfiliasi tidak diketahui1
Qurrotu AinyAfiliasi tidak diketahui1
Azi RiskiyantoAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jhealthedu/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 8 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">FILM MANCUR (MANTEN KENCUR) SEBAGAI PENINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG PERNIKAHAN DINI</dc:title>
	<dc:creator>Kusuma, Fatkhur Rohman</dc:creator>
	<dc:creator>Indarjo, Sofwan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar Belakang: Kasus pernikahan usia dini masih tergolong tinggi dikarenakan minimnya pengetahuan tentang bahaya pernikahan dini. Sebagai pencegahan, peningkatan pengetahuan lewat media pelajaran perlu dilakukan, maka pada penelitian ini mengunakan media film Mancur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan Media Film sebagai peningkat pengetahuan dan sikap tentang bahaya pernikahan dini di SMA Setia Budhi Semarang.Metode: Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan rancangan Non Equivalent Control Group. Sampel peneltian 25 pada masing-masing kelompok eksperimen dan kontrol. Pengambilan data berupa pretest dan posttest dengan selang waktu 7 hari.Hasil: Hasil penelitian menunjukan ada perbedaan bermakna antara pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah intervensi berupa pemutaran Film Mancur (p value pengethuan = 0,000 dan p value sikap = 0,001). Terdapat perbedaan bermakna antara kelompok eksperimen dan kontrol setelah dilakukan intervensi (p value pengetahuan = 0,000 dan p value sikap = 0,000)Simpulan: Media film mancur efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang pernikahan dini pada remaja di SMA Setia Budhi Semarang.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))</dc:publisher>
	<dc:date>2017-10-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/jhealthedu/article/view/18826</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jhe.v2i1.18826</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Health Education; Vol 2 No 1 (2017); 53-59</dc:source>
	<dc:source>2528-2905</dc:source>
	<dc:source>2527-4252</dc:source>
	<dc:source>10.15294/jhe.v2i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/jhealthedu/article/view/18826/8958</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Journal of Health Education</dc:rights>
</oai_dc:dc>