Jurnal
Krisis Ekonomi di Banyumas 1930-1935 Sampai Perpindahan Pusat Pemerintahan dari Banyumas ke Purwokerto Tahun 1937
Journal of Indonesian History · Vol. 6 No. 1 (2017)
- ISSN
- 2549-0370, 2252-6633
- Terbit
- 2017-12-26
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Perpindahan pusat pemerintahan dari Banyumas ke Purwokerto diakibatkan oleh krisis ekonomi tahun 1930-1935, karena kemampuan kas keuangan pemerintah Kolonial Belanda yang tidak mampu lagi untuk membiayai anggaran ekonomi akibat krisis ekonomi era tahun 1930an. Tujuan dari penelitian ini (1) Bagaimana kondisi krisis ekonomi di Banyumas tahun 1930-1935, (2) mengetahui dampak krisis ekonomi di Banyumas tahun 1935-1937. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang mencakup empat hal yaitu, heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini mencakup studi pustaka, observasi, wawancara, dan dokumen. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perpindahan pusat pemerintahan dari Banyumas ke Purwokerto pada tahun 1937 diakibatknan oleh krisis ekonomi pada tahun 1930-1935 yang disebut dengan Malaise. Perpindahan pusat pemerintahan dari Banyumas ke Purwokerto memberikan dampak yang sangat baik karena yang sebelumnya berada di Banyumas dengan keadaan Banyumas yang terisolasi oleh pegunungan tidak berkembang.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 81 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Universitas Halu Oleo
- Tarumanagara University
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Arif Purnomo | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Ferani Mulianingsih | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Hamdan Tri Atmaja | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Andy Suryadi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Putri Agus Wijayanti | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Cahyo Budi Utomo | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Luluk Maknunah Fahruddin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Bambang Rakhmanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Jefri Aristiadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fansuri Nur Hidayat | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Exsan Ali Setyonugroho | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Zahra Fitri Ainiyyah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Aulia Gita Fitriani Nur Azizah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Chengxu Sun | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Siti Nurjanah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Siswati Siswati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Novianan Afiqoh | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sofnia Nurul Mahmudah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Yusuf | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Tsabit Azinar Ahmad | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nurul Riri Saputri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ria Erlita Sari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ahmad Rifai | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ibnu Sodiq | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Romadi Romadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sri Bulan Rahmawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yakobus Riwi Wijaya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Jayusman Jayusman | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andre Kurniawan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Eny Setyowati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Kurnia Dewi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wasino Wasino | Tarumanagara University | 1 |
| Lisa Novia Handani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Taufik Silvan Wijanarko | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nur Widya Ningrum | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nina Witasari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Resti Eka Prastiwi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.