Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 2

Sistem Informasi Deteksi Penyakit Pada Tanaman Padi (Brown Spot, Hispa, Leaf Blast) Menggunakan Metode Convolutional Neural Network (CNN)

Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi · Vol. 4 No. 3 (2024) · pp. 1193–1204

DOI
10.51454/decode.v4i3.846
ISSN
2775-1813, 2775-2984
Published
2024-11-30
Publisher
Universitas Muhammadiyah Kendari
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Sebagai salah satu produsen padi terbesar di dunia, sering menghadapi penurunan produksi akibat serangan penyakit padi. Pendeteksian penyakit secara manual kurang efektif karena keterbatasan pengetahuan petani. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi masalah ini adalah untuk mengembangkan sistem informasi berbasis kecerdasan buatan yang mampu mendeteksi secara otomatis penyakit pada tanaman padi, termasuk Brown Spot, Hispa, dan Leaf Blast, dengan menggunakan metode Convolutional Neural Network (CNN). Sistem ini diharapkan dapat membantu petani dalam melakukan deteksi dini terhadap penyakit padi, sehingga meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi pertanian. Sistemmengolah data gambar padi dan mendeteksi kondisi kesehatannya, termasuk mendeteksi padi sehat serta penyakit Brown Spot, Hispa, dan Leaf Blast. Penelitian ini menggunakan 3.355 dataset yang dibagi menjadi 335 untuk proses training, 335 untuk testing, dan 2.685 untuk validasi. Metode yang digunakan pada pengembangan system menerapkan pendekatan pengembangan perangkat lunak Waterfall, yang mencakup analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan system. Sistem "Paddy-AI" yang dikembangkan mampu mencapai akurasi 85% dalam mendeteksi gambar.

Collaboration network of the authors

4 authors · 6 co-authorship links · 2 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Sebelas Maret University
  • Universitas PGRI Madiun
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

This record comes from Crossref (what the publisher deposited), because the journal's own OAI-PMH endpoint could not be harvested.

Metadata source: Crossref API (cadangan, berdasarkan ISSN) https://api.crossref.org/journals/2775-1813/works, first harvested 26 Okt 2026, last seen 26 Okt 2026.
Metadata as oai_dc, converted from Crossref
<oai_dc:dc xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"><dc:title>Sistem Informasi Deteksi Penyakit Pada Tanaman Padi (Brown Spot, Hispa, Leaf Blast) Menggunakan Metode Convolutional Neural Network (CNN)</dc:title><dc:creator>Rachman, Yusuf Fadlila</dc:creator><dc:creator>Susanti, Pratiwi</dc:creator><dc:creator>Putra, Affriza Brilyan Relo Pambudi Agus</dc:creator><dc:creator>Rahmawati, Nuriya Imroatu</dc:creator><dc:description>&lt;jats:p&gt;Sebagai salah satu produsen padi terbesar di dunia, sering menghadapi penurunan produksi akibat serangan penyakit padi. Pendeteksian penyakit secara manual kurang efektif karena keterbatasan pengetahuan petani. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi masalah ini adalah untuk mengembangkan sistem informasi berbasis kecerdasan buatan yang mampu mendeteksi secara otomatis penyakit pada tanaman padi, termasuk Brown Spot, Hispa, dan Leaf Blast, dengan menggunakan metode Convolutional Neural Network (CNN). Sistem ini diharapkan dapat membantu petani dalam melakukan deteksi dini terhadap penyakit padi, sehingga meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi pertanian. Sistemmengolah data gambar padi dan mendeteksi kondisi kesehatannya, termasuk mendeteksi padi sehat serta penyakit Brown Spot, Hispa, dan Leaf Blast. Penelitian ini menggunakan 3.355 dataset yang dibagi menjadi 335 untuk proses training, 335 untuk testing, dan 2.685 untuk validasi. Metode yang digunakan pada pengembangan system menerapkan pendekatan pengembangan perangkat lunak Waterfall, yang mencakup analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan system. Sistem "Paddy-AI" yang dikembangkan mampu mencapai akurasi 85% dalam mendeteksi gambar.&lt;/jats:p&gt;</dc:description><dc:publisher>Universitas Muhammadiyah Kendari</dc:publisher><dc:date>2024-11-30</dc:date><dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type><dc:format>application/pdf</dc:format><dc:identifier>https://doi.org/10.51454/decode.v4i3.846</dc:identifier><dc:identifier>10.51454/decode.v4i3.846</dc:identifier><dc:source>Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi; Vol 4 No 3 (2024); 1193-1204</dc:source><dc:source>2775-1813</dc:source><dc:source>2775-2984</dc:source><dc:relation>https://journal.umkendari.ac.id/decode/article/download/846/474</dc:relation><dc:rights>https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights></oai_dc:dc>