Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Kendala dan Rekomendasi Perbaikan Pengembangan Kurikulum di Sekolah Menengah Kejuruan

Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies · Vol. 6 No. 2 (2018) · hlm. 87–97

DOI
10.15294/ijcets.v6i2.26712
ISSN
2527-4597, 2252-6447
Terbit
2018-11-30
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

The changes of curriculums always refer to a philosophical thought (idea) and various basic considerations adopted by the schools. The purpose of this study is to fnd out how the implementation of curriculum development in vocational schools is viewed from the aspect of the foundation of curriculum development. The study was carried out with a survey research design. the research sites are in Vocational Schools in Central Java Province. Data collection technique using questionnaires. Quantitative data were analyzed using quantitative descriptive analysis. Whereas qualitative data was interpreted qualitatively to reveal the meaning. The results showed that the curriculum development process in vocational schools was appropriate and already used the foundations of curriculum development. We also found that there was several supports from various stakeholders but still limited, the curriculum development assistance process was not optimal because each school does no has special resources to develop an appropriate and contextual curriculum from curriculum expert. At least we found various problems on the development of school curriculum such as the lack of stakeholder involvement, the poor quality of human resources and the assistance of the curriculum development that are still limited. Abstrak Perubahan dari setiap kurikulum senantiasa mengacu pada suatu pemikiran flosofs (ide) dan berbagai dasar pertimbangan tertentu yang dianut oleh satuan pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah pelaksanaan pengembangan kurikulum di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ditinjau dari aspek landasan pengembangan kurikulum. Penelitian dilaksanakan dengan desain penelitian survei. Tempat penelitian di SMK di wilayah Provinsi Jawa Tengah. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Data yang bersifat kuantitatif dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif, sedangkan data yang bersifat kualitatif akan diinterpretasikan secara kualitatif untuk mengungkap makna yang tersirat di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengembangan kurikulum di satuan pendidikan SMK telah sesuai dan menggunakan landasan pengembangan kurikulum, terdapat dukungan dari berbagai stakeholder namun masih terbatas, proses pendampingan kurikulum belum maksimal karena di tiap sekolah tidak ada sumber daya khusus ahli pengembang kurikulum. Berbagai permasalahan dalam pengembangan kurikulum sekolah seperti terbatasnya keterlibatan stakeholder, kualitas sumberdaya manusia dan pendampingan kurikulum yang masih terbatas. Keywords: Curriculum assistance; curriculum development; curriculum expert; human resources; vocational school

Jaringan kolaborasi para penulis

28 penulis · 72 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Wardi WardiAfiliasi tidak diketahui1
Achmad FarchanAfiliasi tidak diketahui1
Bagus Winarko NugrohoAfiliasi tidak diketahui1
Viona SantikaAfiliasi tidak diketahui1
Ayuk RonndiyahAfiliasi tidak diketahui1
Disrun Aji PrabowoAfiliasi tidak diketahui1
Ismi ZakiyahAfiliasi tidak diketahui1
Wahyu SusantiAfiliasi tidak diketahui1
Marsaa Alyaa Aufaa AdindaAfiliasi tidak diketahui1
Restu Adhi PamungkasAfiliasi tidak diketahui1
Gracia Eveline CandraAfiliasi tidak diketahui1
Alisa KurniawanAfiliasi tidak diketahui1
Liana Anggi Dwi NingtiasAfiliasi tidak diketahui1
Silmika FaririnAfiliasi tidak diketahui1
Nadia SalsabilaAfiliasi tidak diketahui1
Yahya Nur IfrizaState University of Semarang1
Decky AvriliandaState University of Semarang1
Muarifuddin MuarifuddinAfiliasi tidak diketahui1
Dhela Septian AnggarettaAfiliasi tidak diketahui1
Sugeng PurwantoAfiliasi tidak diketahui1
Basuki SulistioAfiliasi tidak diketahui1
Heri Tri Luqman B. S.Afiliasi tidak diketahui1
Suripto SuriptoAfiliasi tidak diketahui1
Nanang OktaviantoAfiliasi tidak diketahui1
Christian Arief JayaAfiliasi tidak diketahui1
Rafika Bayu KusumandariAfiliasi tidak diketahui1
Istyarini IstyariniAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jktp/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kendala dan Rekomendasi Perbaikan Pengembangan Kurikulum di Sekolah Menengah Kejuruan</dc:title>
	<dc:creator>Wahzudik, Niam</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">The changes of curriculums always refer to a philosophical thought (idea) and various basic considerations adopted by the schools. The purpose of this study is to fnd out how the implementation of curriculum development in vocational schools is viewed from the aspect of the foundation of curriculum development. The study was carried out with a survey research design. the research sites are in Vocational Schools in Central Java Province. Data collection technique using questionnaires. Quantitative data were analyzed using quantitative descriptive analysis. Whereas qualitative data was interpreted qualitatively to reveal the meaning. The results showed that the curriculum development process in vocational schools was appropriate and already used the foundations of curriculum development. We also found that there was several supports from various stakeholders but still limited, the curriculum development assistance process was not optimal because each school does no has special resources to develop an appropriate and contextual curriculum from curriculum expert. At least we found various problems on the development of school curriculum such as the lack of stakeholder involvement, the poor quality of human resources and the assistance of the curriculum development that are still limited.
Abstrak
Perubahan dari setiap kurikulum senantiasa mengacu pada suatu pemikiran flosofs (ide) dan berbagai dasar pertimbangan tertentu yang dianut oleh satuan pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah pelaksanaan pengembangan kurikulum di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ditinjau dari aspek landasan pengembangan kurikulum. Penelitian dilaksanakan dengan desain penelitian survei. Tempat penelitian di SMK di wilayah Provinsi Jawa Tengah. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Data yang bersifat kuantitatif dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif, sedangkan data yang bersifat kualitatif akan diinterpretasikan secara kualitatif untuk mengungkap makna yang tersirat di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengembangan kurikulum di satuan pendidikan SMK telah sesuai dan menggunakan landasan pengembangan kurikulum, terdapat dukungan dari berbagai stakeholder namun masih terbatas, proses pendampingan kurikulum belum maksimal karena di tiap sekolah tidak ada sumber daya khusus ahli pengembang kurikulum. Berbagai permasalahan dalam pengembangan kurikulum sekolah seperti terbatasnya keterlibatan stakeholder, kualitas sumberdaya manusia dan pendampingan kurikulum yang masih terbatas.
Keywords:&amp;nbsp;Curriculum assistance; curriculum development; curriculum expert; human resources; vocational school&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2018-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/jktp/article/view/26712</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijcets.v6i2.26712</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies; Vol 6 No 2 (2018): November 2018; 87-97</dc:source>
	<dc:source>2527-4597</dc:source>
	<dc:source>2252-6447</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijcets.v6i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/jktp/article/view/26712/13067</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies</dc:rights>
</oai_dc:dc>