Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 2

Pengembangan Media Augmented Reality dalam Pembelajaran Alat Musik Tradisional: Angklung, Gong, Saron, Gendang, dan Kenong

Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi · Vol. 5 No. 1 (2025) · pp. 146–158

DOI
10.51454/decode.v5i1.1036
ISSN
2775-1813, 2775-2984
Published
2025-03-31
Publisher
Universitas Muhammadiyah Kendari
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Alat musik tradisional merupakan Instrumen yang diwariskan secara berkelanjutan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Karena perkembangan zaman, Alat musik tradisional semakin terpinggirkan akibat dominasi alat musik modern yang dianggap lebih praktis dan mudah digunakan dibandingkan dengan alat musik tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran yang memanfaatkan teknologi Augmented Reality guna memperkenalkan alat musik tradisional Indonesia kepada siswa secara interaktif dan menarik. Metode penelitian yang digunakan adalah model ADDIE, meliputi tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penilitian ini menghasilkan aplikasi yang dilengkapi fitur-fitur seperti visualisasi 3D alat musik, materi pembelajaran, dan kuis interaktif untuk evaluasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa media pembelajaran ini sangat layak digunakan, dengan tingkat kebermanfaatan, kemudahan, dan kepuasan mencapai 86%. Aplikasi ini tidak hanya mendukung proses pembelajaran yang inovatif tetapi juga berkontribusi pada upaya melestarikan budaya tradisional di era digital. Dengan pendekatan ini, diharapkan siswa lebih memahami dan menghargai keberagaman budaya lokal.

Collaboration network of the authors

7 authors · 16 co-authorship links · 1 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • National Research and Innovation Agency
  • Universitas Teknologi Yogyakarta
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Umi ChasanahNational Research and Innovation Agency1
Gilang Mantara PutraNational Research and Innovation Agency1
Sahid BismantokoNational Research and Innovation Agency1
Sofwan HidayatNational Research and Innovation Agency1
Mohammad RosyidiNational Research and Innovation Agency1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

This record comes from Crossref (what the publisher deposited), because the journal's own OAI-PMH endpoint could not be harvested.

Metadata source: Crossref API (cadangan, berdasarkan ISSN) https://api.crossref.org/journals/2775-1813/works, first harvested 26 Okt 2026, last seen 26 Okt 2026.
Metadata as oai_dc, converted from Crossref
<oai_dc:dc xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"><dc:title>Pengembangan Media Augmented Reality dalam Pembelajaran Alat Musik Tradisional: Angklung, Gong, Saron, Gendang, dan Kenong</dc:title><dc:creator>Febrianto, Zulfikar</dc:creator><dc:creator>Tri Widodo</dc:creator><dc:description>&lt;jats:p&gt;Alat musik tradisional merupakan Instrumen yang diwariskan secara berkelanjutan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Karena perkembangan zaman, Alat musik tradisional semakin terpinggirkan akibat dominasi alat musik modern yang dianggap lebih praktis dan mudah digunakan dibandingkan dengan alat musik tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran yang memanfaatkan teknologi Augmented Reality guna memperkenalkan alat musik tradisional Indonesia kepada siswa secara interaktif dan menarik. Metode penelitian yang digunakan adalah model ADDIE, meliputi tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penilitian ini menghasilkan aplikasi yang dilengkapi fitur-fitur seperti visualisasi 3D alat musik, materi pembelajaran, dan kuis interaktif untuk evaluasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa media pembelajaran ini sangat layak digunakan, dengan tingkat kebermanfaatan, kemudahan, dan kepuasan mencapai 86%. Aplikasi ini tidak hanya mendukung proses pembelajaran yang inovatif tetapi juga berkontribusi pada upaya melestarikan budaya tradisional di era digital. Dengan pendekatan ini, diharapkan siswa lebih memahami dan menghargai keberagaman budaya lokal.&lt;/jats:p&gt;</dc:description><dc:publisher>Universitas Muhammadiyah Kendari</dc:publisher><dc:date>2025-03-31</dc:date><dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type><dc:format>application/pdf</dc:format><dc:identifier>https://doi.org/10.51454/decode.v5i1.1036</dc:identifier><dc:identifier>10.51454/decode.v5i1.1036</dc:identifier><dc:source>Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi; Vol 5 No 1 (2025); 146-158</dc:source><dc:source>2775-1813</dc:source><dc:source>2775-2984</dc:source><dc:relation>https://journal.umkendari.ac.id/decode/article/download/1036/517</dc:relation><dc:rights>https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights></oai_dc:dc>